Yoshi Yatabe Salahkan Kurangnya Festival Film Membuat Tema Perjalanan waktu dan Gadis Sekolah Menjamur

in , ,
Dafunda Otaku - Yoshi Yatabe Salahkan Kurangnya Festival Film Membuat Tema Perjalanan waktu dan Gadis Sekolah Menjamur

Sepertinya ada kritikan panas datang dari direktur bagian Kompetisi Tokyo International Film Festival. dia adalah direktur pemrograman yang sangat berpengaruh. Sejak tahun 2007, ketika ia mengambil alih sebagai direktur pemrograman bagian Kompetisi Tokyo International Film Festival. Yoshi Yatabe telah menjadi orang titik dalam TIFF untuk meningkatkan statusnya di kawasan dan dunia.

Saat kita mendengar Film anime yang sedang naik daun seperti,Your name, Koe no katachi dan Kono Sekai no Katasumi ni. Tidak membuat direktur satu ini menghindari pandanganya mengenai kisah perjalanan waktu dan gadis sekolah.

Dafunda Otaku Film Koe no katachi, Your name, dan Kono Sekai no Katasumi ni masuk dalam Festival Film di Tokyo

Yoshi Yatabe mengatakan bahwa dia melihat lebih dari cukup perjalanan waktu dan gadis sekolah. Secara khusus ia mengatakan bahwa terlalu banyak di jepang membuat karya bergantung pada citra,

“Langit biru musim panas, awan berbulu, dan pakaian pelaut.

Sementara ia mengakui bahwa Your name adalah Film yang indah. Ia mencatat bahwa dibandingkan dengan pencipta luar negeri, kiasanya diangap sebagai kekanak-kanakan. Yatabe selalu membuat dorongan besar untuk memiliki anime termasuk di TIFF. Tetapi juga ingin melihat lebih banyak animasi asing mendapatkan perhatian. Namun, ia mencatat bahwa pasar anime menunjukkan “sedikit minat dalam animasi asing”.

Tokyo International Film Festival adalah sebuah festival perfilman di jepang yang memutar lebih dari 150 film dari seluruh dunia, termasuk film-film terbaru dan Film classic. Mungkin jika Dafunda Otaku jabarkan, seperti Festival Film Cannes tapi berada dijepang. 

Dafunda Otaku juga memiliki pikiran yang sama mengenai Anime saat ini. Tapi jika masuk dalam sudut pandang Dafunda Otaku. Genre Isekai (Ke dunia lain) adalah yang paling menjamur di jepang, Hingga akhirnya di banned dalam lomba Light Novel dijepang.

kita tidak bisa menyalahkan apa yang dibuat orang lain. Meskipun begitu, sebuah masukan adalah hal yang paling berharga dimata kreator agar meningkatkan mutu karya yang dibuatnya.

Ayo mulai berdiksusi