TeknoBerita TeknologiHardware

Resmi Rilis, Ini Spesifikasi AMD Ryzen AI 400 Series di Indonesia

AMD resmi rilis prosesor mobile AMD Ryzen AI 400 Series di Indonesia. Simak spesifikasi, varian TOPS, dan keunggulan fitur AI terbarunya!

Pasar teknologi komputasi tanah air kembali kedatangan inovasi mutakhir. Advanced Micro Devices (AMD) secara resmi memboyong lini prosesor mobile terbaru mereka, AMD Ryzen AI 400 Series, ke pasar Indonesia pada Rabu (20/5/2026).

Peluncuran resmi ini dilakukan setelah lini cip tersebut melakukan debut globalnya di ajang pameran teknologi bergengsi Consumer Electronics Show (CES) pada Januari 2026 lalu.

Kehadiran prosesor terbaru ini ditujukan khusus untuk mentenagai laptop ultra-tipis masa kini yang membutuhkan efisiensi daya tinggi, namun tetap mampu menangani kebutuhan multitasking berat.

Tidak hanya itu, chipset ini dirancang tangguh untuk menjalankan berbagai fitur canggih berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara lokal langsung di dalam perangkat laptop tanpa harus selalu bergantung pada jaringan internet (komputasi awan).

“Kami memiliki dua pilar bisnis bersama Microsoft, yaitu mempertahankan dominasi Windows di pasar dan mempertahankan kepemimpinan AI kami,” kata Matthew Carr,

selaku Head of Sales Consumer Business APAC AMD, dalam acara peluncuran megah yang berlangsung di ballroom hotel Shangri-La, Jakarta Pusat.

“Untuk bagian AI, kini kami menghadirkan AMD Ryzen AI 400 Series, produk Ryzen AI terbaru kami agar kami tetap mendominasi,” lanjut Carr secara optimis.


Menawarkan Pengalaman AI untuk Produktivitas harian

Dalam pemaparannya, Carr memastikan bahwa lewat arsitektur AMD Ryzen AI 400 Series, para pengguna bakal mendapatkan pengalaman AI yang nyata dan fungsional untuk kehidupan sehari-hari, bukan sekadar fitur hiburan biasa seperti menghasilkan gambar unik atau membuat animasi sederhana.

Menurut pihak AMD, teknologi kecerdasan buatan kini telah bertransformasi menjadi alat bisnis sekaligus ekosistem komputasi yang membuat pengalaman penggunaan PC menjadi jauh lebih menyenangkan, produktif, dan efisien.

“Karena itu kami akan fokus memperluas kerja sama dengan berbagai ISV (Independent Software Vendor) dan menghadirkan pengalaman AI baru bersama Microsoft dan Copilot,” ujar Carr menambahkan.

Sebagai informasi, ISV merupakan perusahaan pengembang software pihak ketiga yang menciptakan aplikasi khusus agar optimal saat berjalan di platform AMD. Beberapa mitra raksasa yang sudah terintegrasi antara lain Adobe, Autodesk, VMWare, dan masih banyak lagi.

Contoh nyata dari optimalisasi pengalaman AI yang ditawarkan lewat komputasi AMD Ryzen AI 400 Series ini adalah kemampuan meningkatkan frame rate saat bermain game berat, yang diklaim mampu melonjak hingga dua kali lipat dibanding generasi terdahulu.

Selain itu, efisiensi kerja juga meningkat drastis dengan klaim penghematan waktu kerja hingga 19 jam setiap pekannya.

Penghematan waktu yang masif tersebut dimungkinkan berkat dukungan ekosistem software yang terintegrasi erat dengan sistem prosesor, seperti Microsoft Copilot, LM Studio, hingga aplikasi Amuse.

Ketika pengguna melakukan riset atau penelitian data di laptop bertenaga AMD Ryzen AI 400 Series melalui asisten Copilot, proses pencarian dan pengolahan informasi diklaim bisa berlangsung 27,8 kali lebih cepat dibandingkan perangkat laptop non-AI.

Tidak hanya itu, workflow AI generatif untuk kebutuhan pembuatan video profesional menggunakan tools ComfyUI juga dapat diproses hingga 1,2 kali lebih cepat.


Spesifikasi AMD Ryzen AI 400 Series

Spesifikasi AMD Ryzen AI 400 Series
AMD

Beralih ke sektor jeroan, arsitektur AMD Ryzen AI 400 Series dibangun menggunakan fabrikasi mutakhir berbasis arsitektur CPU “Zen 5”. Komponen CPU tersebut kemudian dipadukan dengan Neural Processing Unit (NPU) AMD XDNA 2 generasi kedua yang sangat bertenaga.

Untuk sektor olah grafis, AMD tidak main-main dengan menyematkan GPU terintegrasi (integrated GPU) berperforma tinggi dari keluarga Radeon 800M Series.

Prosesor ini dilengkapi dengan chip NPU yang mampu menghasilkan performa komputasi luar biasa hingga 60 TOPS (trillion operations per second). Kemampuan pemrosesan data AI yang menembus angka 60 TOPS tersebut diklaim telah melampaui syarat minimum yang ditetapkan oleh Microsoft untuk masuk ke dalam kategori laptop premium bertenaga Copilot+ PC.

AMD menghadirkan beberapa model varian dalam keluarga AMD Ryzen AI 400 Series dengan konfigurasi jumlah core, pengolah grafis, serta kemampuan TOPS yang berbeda-beda untuk menyesuaikan kebutuhan segmen pasar.

Varian tertingginya ditempati oleh seri Ryzen AI 9 HX 475 yang membawa konfigurasi buas 12 core / 24 thread, kecepatan boost clock hingga 5,2 GHz, total cache sebesar 36 MB, serta dukungan GPU Radeon 890M.

Berikut adalah rincian spesifikasi lengkap dari model AMD Ryzen AI 400 Series yang dilepas ke pasaran:

Model ProsesorCore / ThreadsMax BoostCacheMemory SpeedNPU PerformaGraphics CU
Ryzen AI 9 HX 47512 / 245,2 GHz36 MB8533 MT/s60 TOPS16
Ryzen AI 9 HX 47012 / 245,2 GHz36 MB8533 MT/s55 TOPS16
Ryzen AI 9 46510 / 205,0 GHz34 MB8533 MT/s50 TOPS12
Ryzen AI 7 4508 / 165,1 GHz24 MB8533 MT/s50 TOPS8
Ryzen AI 7 4456 / 124,6 GHz14 MB8000 MT/s50 TOPS4
Ryzen AI 5 4356 / 124,5 GHz14 MB8000 MT/s50 TOPS4
Ryzen AI 5 4304 / 84,5 GHz12 MB8000 MT/s50 TOPS4

Sebagai tambahan kekuatan di sektor perangkat lunak, seluruh lini prosesor ini turut didukung penuh oleh software open-source ROCm 7.2.

Menurut penuturan Product Marketing Manager AMD Indonesia, Donnie Brahmandhika, kehadiran software ROCm ini mampu mendongkrak performa pemrosesan AI secara keseluruhan hingga lima kali lipat.

Menariknya, fitur ROCm ini sebelumnya hanya tersedia eksklusif untuk segmen data center skala enterprise atau server, namun kini diwariskan secara komersial ke perangkat konsumen umum.

“Dengan hadirnya ROCm, developer yang sebelumnya punya skill terbatas, menjadi lebih besar. Terutama ketika digunakan untuk image video generation berbasis FTE,” ungkap Donnie menjelaskan kemudahan bagi para pengembang aplikasi lokal.



Ketersediaan Perangkat di Pasar Indonesia

Bagi konsumen di Indonesia yang sudah tidak sabar merasakan ketangguhan perangkat ini, laptop yang mengadopsi prosesor AMD Ryzen AI 400 Series dipastikan akan tersedia secara bertahap di berbagai gerai resmi.

Sejumlah produsen atau OEM laptop global ternama telah berkomitmen untuk membawa perangkat bertenaga chip ini ke tanah air, di antaranya adalah Asus, Acer, HP, Lenovo, dan Gigabyte.

Beberapa model laptop premium yang dipastikan mengadopsi teknologi prosesor bertenaga ini meliputi Asus Zenbook S16 OLED, Vivobook S14 OLED, hingga laptop gaming tipis ROG Zephyrus G14.

Tidak ketinggalan, Acer juga telah menyiapkan amunisi baru mereka melalui lini laptop Aspire 14 AI serta laptop gaming Nitro V 16 AI yang dijadwalkan akan segera melakukan debut penjualannya di Indonesia dalam waktu dekat.


Kesimpulan

Kehadiran lini AMD Ryzen AI 400 Series menandai babak baru dalam persaingan laptop bertenaga AI di Indonesia. Dengan spesifikasi arsitektur Zen 5 dan performa NPU yang mencapai 60 TOPS, prosesor ini siap menjadi standar baru bagi para profesional dan kreator konten yang membutuhkan perangkat kerja super cepat dan efisien.

Dapatkan update informasi teknologi terkini, spesifikasi gadget terbaru, dan berita perangkat keras pilihan setiap hari hanya di Dafunda!


Melihat spesifikasi gahar di atas, apakah tertarik untuk meminang laptop bertenaga prosesor AI terbaru dari AMD ini dalam waktu dekat?