Berita TeknologiTekno

Listrik Yang Dibutuhkan Untuk Menambang Bitcoin Setara dengan 20 Negara Eropa

Selain nilai bitcoin saat ini sedang melonjak, kebutuhan listrik juga ikut meningkat untuk kegiatan penambangan mata uang digital tersebut.

Seperti yang dilaporkan oleh peniliti asal Inggris dari situs Ubergizmo, pengerjaan penambangan bitcoin sekarang membutuhkan listrik yang banyak diumpamakan seperti penggunaan listrik di 20 negara Eropa.

Menambang Bitcoin Memerlukan Listrik Setara dengan 20 Negara Eropa

Penambangan Bitcoin

Jangan mengira menambang bitcoin disini bukan secara fisik, dimana ada lahan atau tanah yang digali. Penambang bitcoin adalah dimana proses komputer yang terus bekerja untuk menjaga transaksi di blockchain.

Kebutuhan daya listrik untuk membuat komputer itu menyala lebih besar dari pada memberikan pasokan listrik pada 20 negara di Eropa. Jika perbandingan nya hanya ada tiga negara di Afrika yang menggunakan listrik lebih banyak dari pada listrik yang dibutuhkan untuk menambang bitcoin, yaitu Aljazair, Mesir, dan Afrika Selatan.

 

Sampai saat ini diperkirakan penggunaan listrik untuk menambang bitcoin selama setahun membutuhkan pasokan listrik sebesar 29,05 TWh (1TWh sama dengan 1.000.000.000 KWh). Dan angka tersebut setara dengan 0,13 persen pemakaian listrik pertahun di dunia.

 

Dalam laporan tersebut juga memuat komsumsi daya listrik pada penambangan bitcoin mengalami peningkatan sebesar 30 persen dalam sebulan terakhir. Hal tersebut diperkirakan karena nilai bitcoin juga terus meningkat selama beberapa bulan terakhir ini.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment