Ponsel Black Market Sudah Mulai Diblokir Lewat IMEI

in ,
Ponsel Black Market
Ponsel Black Market | arnnet.com.au

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo mulai uji coba pemblokiran ponsel ilegal (black market/BM) melalui IMEI. Berita soal pemblokiran ponsel black market ini sebelumnya pernah menjadi bahan perbincangan hangat. Akhirnya pemerintah mulai melakukan uji coba langkah tersebut supaya menjaga para produsen dalam memproduksi perangkatnya.

Jadwal uji coba awalnya dimulai dari tanggal 13-14 Februari, namun karena ada beberapa perdebatan soal use case atau skenario serta indikator keberhasilan.

Menurut Mochamad Hadiyana selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika (SPPI). Uji coba yang dilakukan beberapa use case, seperti bagaimana cara mengatasi IMEI clonning atau ponsel milik para wisatawan dari luar negeri.

BACA JUGA:

Menggunakan Sampel Dummy

Kasubdit Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Kominfo Nur Akbar Said menyebutkan jika uji coba ini dilakukan oleh lima operator di Indonesia. Uji coba ini bakal menggunakan mesin Equipment Identity Register (EIR).

Mesin tersebut juga bakal dipakai untuk mendeteksi IMEI yang digunakan untuk memblokir ponsel BM. Sementara data yang dipakai pada uji coba tersebut diambil dari sampel dummy. Maksud dari sampel dummy, perangkat yang saat ini terhubung dengan layanan seluler tidak akan terganggu.

Blacklist dan Whitelist

Uji coba pemblokiran ponsel BM ini menggunakan dua metode pemblokiran yaitu whitelist dan blacklist.

Jika metode blacklist maka secara langsung memblokir ponsel-ponsel yang terdeteksi ilegal oleh mesin EIR. Metode ini bakal membuat para konsumen tahu ponselnya ilegal atau tidak setelah beberapa hari pembelian.

Sedangkan metode whitelist, konsumen bakal diharuskan mengecek apakah IMEI ponsel sudah terdaftar atau belum saat melakukan pembelian di konter. Metode ini berguna bagi konsumen untuk mengetahui ponsel yang bakal dibeli itu ilegal atau tidak sebelum transaksi.

Menteri Kominfo Johnny G Plate mengungkapkan, jika saat ini pemerintah bakal segera menimbang lagi mekanisme dari pemblokiran mana yang terbaik nanti.

Tinggalkan Balasan