Mencari headphone nirkabel tipe over-ear (menutupi seluruh telinga) yang bagus dengan harga terjangkau sering kali terasa seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Kadang kita menemukan yang murah, tapi suaranya sember. Giliran suaranya lumayan, baterainya cepat habis atau materialnya bikin telinga sakit saat dipakai lama.
Namun, Xiaomi melalui lini Redmi sepertinya ingin menjawab keluhan tersebut lewat kehadiran Redmi Headphones Neo. Produk ini hadir dengan janji yang sangat menggoda, fitur peredam bising yang pintar, desain nyaman, dan yang paling fantastis adalah daya tahan baterainya yang diklaim bisa menyentuh angka 72 jam.
Lantas, apakah headphone ini benar-benar layak untuk dipakai untuk menemani rutinitas harian kamu?
Simak review Redmi Headphones Neo berikut ini.
Desain dan Kenyamanan

Kesan pertama penulis saat melihat Redmi Headphones Neo adalah desainnya yang sangat minimalis dan bersih. Masih ada logo di lengan headphone, namun tidak mencolok atau berbentuk aneh-aneh yang membuatnya terlihat berlebihan.
Headphone ini tersedia dalam dua pilihan warna yang netral, yaitu Obsidian Black (hitam) yang klasik dan Sand White (putih pasir) yang terlihat lebih elegan.
Banyak orang khawatir headphone murah akan terasa ringkih atau seperti plastik murahan. Untungnya, Redmi Headphones Neo terasa cukup solid meski bahan utamanya memang plastik.
Pemilihan material ini sebenarnya menguntungkan, karena membuat bobot headphone ini sangat ringan, yakni hanya sekitar 263 gram. Bayangkan meletakkan dua buah Apel Malang di atas kepala, rasanya hampir tidak membebani leher sama sekali.
Bagian paling penting dari sebuah headphone tentu saja kenyamanan saat dipakai. Redmi menggunakan bantalan telinga yang terbuat dari bahan protein leather (kulit sintetis bertekstur lembut yang menyerupai kulit asli). Di dalamnya, terdapat busa empuk yang dirancang khusus untuk tidak memberikan tekanan berlebih pada telinga.


Bagi yang berkacamata,, headphone ini cukup ramah dan tidak membuat gagang kacamata menekan kepala terlalu keras. Selain itu, bagian atasnya (headband) bisa dipanjangkan atau dipendekkan agar pas dengan ukuran kepala kamu. Headphone ini juga cukup fleksibel karena earcup bukan hanya bisa diputar, tetapi juga bisa dilipat dan bisa dimasukkan ke dalam tas khusus headphone.
Kualitas Suara
Bicara soal audio, kita tidak perlu menggunakan istilah rumit. Pada intinya, Redmi Headphones Neo menggunakan “mesin penghasil suara” berukuran 40 mm yang dilapisi bahan titanium. Artinya, headphone ini mampu menghasilkan suara yang lantang, bertenaga, namun tetap jernih.
Jika kamu suka mendengarkan musik pop, hip-hop, atau EDM yang banyak dentuman drumnya, pasti akan menyukai headphone ini. Suara bass-nya (nada rendah) terasa sangat dalam dan nendang, tapi tidak sampai menutupi suara penyanyinya.
Suara vokal tetap terdengar maju dan jelas, sementara suara alat musik seperti petikan gitar atau desis simbal (nada tinggi) terdengar renyah tanpa membuat telinga pening atau sakit.
Salah satu nilai tambah terbesarnya adalah headphone ini terhubung dengan aplikasi Xiaomi Earbuds di ponsel cerdas kamu. Bagi pengguna awam, aplikasi ini sangat membantu karena kamu bisa mengubah gaya suara semudah menekan satu tombol. Ada beberapa pilihan yang disediakan:
- Balanced: Cocok untuk mendengarkan semua jenis musik secara umum.
- Enhance Bass: Pilih ini jika kamu ingin dentuman bass yang lebih menggelegar.
- Enhance Treble: Cocok untuk musik akustik atau klasik agar suara alat musik lebih bening.
- Voice: Sangat pas dipakai saat mendengarkan podcast atau buku audio (audiobook) agar suara orang berbicara lebih lantang.

Meskipun ini headphone nirkabel (tanpa kabel), Redmi tetap menyediakan opsi untuk menggunakan kabel colokan USB Type-C. Jika kamu menyambungkannya menggunakan kabel ke laptop atau ponsel, kualitas suaranya akan meningkat drastis menjadi sekelas “Hi-Res” atau setara dengan mendengarkan kaset CD orisinal yang sangat jernih.
Fitur Peredam Bising (ANC) dan Mikrofon

Fitur Active Noise Cancellation (ANC) atau peredam bising aktif biasanya hanya ada di headphone mahal. Fitur ini bekerja seperti keajaiban, ia mendengarkan suara berisik di sekitar Kamu, lalu mengeluarkan gelombang suara untuk “menghapus” kebisingan tersebut sebelum masuk ke telinga Kamu.
Redmi Headphones Neo mampu meredam suara bising hingga tingkat 42 dB. Dalam bahasa sehari-hari, kamu memakai headphone ini di dalam kereta KRL atau bus TransJakarta, suara gemuruh mesin kendaraan akan berkurang drastis menjadi seperti bisikan pelan.
Jika memakainya di kafe, suara obrolan orang-orang di sekitar meja akan nyaris tidak terdengar, memungkinkan kamu untuk fokus bekerja atau belajar. Ada tiga tingkatan peredam bising yang bisa Kamu atur melalui aplikasi, tergantung seberapa berisik lingkungan Kamu.
Penulis sangat menyarankan untuk selalu menghidupkan ANC karena jika dimatikan, suara yang dihasilkan headphone terasa pecah dan berantakan pada detailnya.
Bagaimana jika dipakai untuk menelepon atau meeting online (Zoom/Google Meet)? Headphone ini dibekali tiga buah mikrofon kecil dan dibantu oleh kecerdasan buatan (AI) untuk mengenali suara penulis. Hebatnya lagi, ada fitur penangkal suara angin.
Jadi, kalau kamu sedang menerima telepon sambil berjalan di luar ruangan atau duduk di dekat kipas angin, lawan bicara akan tetap mendengar suara penulis dengan sangat jelas tanpa terganggu oleh suara tiupan angin.
Koneksi dan Daya Tahan Baterai
Di zaman sekarang, kita butuh perangkat yang serba cepat dan tidak merepotkan. Redmi menyematkan teknologi Bluetooth terbaru (versi 5.4) yang membuat koneksi antara headphone dan ponsel sangat stabil. Tidak ada lagi cerita tentang suara putus-putus saat kamu berjalan beberapa meter dari ponsel.
Fitur favorit bagi penulis yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari adalah kemampuannya untuk terhubung ke dua perangkat secara bersamaan. Contoh skenarionya seperti ini: penulis sedang asyik menonton drama Korea di laptop menggunakan headphone ini. Tiba-tiba ada panggilan masuk di smartphone, penulis tidak perlu repot-repot memutus koneksi di laptop dan menyambungkannya ke smartphone. Headphone ini akan otomatis berpindah suara ke smartphone, dan setelah telepon ditutup, suaranya kembali lagi ke film di laptop penulis. Sangat praktis!
Redmi mengklaim baterainya bisa bertahan hingga 72 jam (jika fitur peredam bising dimatikan). Berarti, jika penulis menggunakan headphone ini untuk mendengarkan musik dan bekerja selama 4 jam setiap hari, baru perlu mengecas headphone ini setelah hampir tiga minggu pemakaian!
Dalam pemakaian sebenarnya di kantor, berdurasi 1-2 jam untuk kebutuhan editing video, mendengarkan musik, dan sesekali bermain game, serta Noise Cancelling selalu menyala. Dalam dua hari baterai bisa berkurang 15%, termasuk sangat baik untuk harganya.
Penulis sangat menyarankan koneksi kabel ketika bermain game, dibandingkan dengan menggunakan Bluetooth. Meskipun agak ribet, ini menjadi pilihan terbaik karena latensi pada koneksi Bluetooth cukup mengganggu ketika bermain game dan mengedit video.
Untuk pengisian daya menggunakan kabel USB Type-C (sama dengan kabel casan HP Android dan iPhone pada umumnya) sambil beristirahat 30 menit, headphone sudah siap digunakan kembali selama berjam-jam.
Informasi Ketersediaan
Saat ini, Redmi Headphone Neo sudah tersedia di pasar Indonesia. Berdasarkan situs resmi Xiaomi, headphone ini dijual dengan harga Rp1.499.000
Kesimpulan
Review Summary
Jika kamu adalah seorang pelajar yang butuh fokus belajar di kosan yang berisik, pekerja kantoran yang sering naik kendaraan umum (KRL/Bus), atau seseorang yang sering bekerja jarak jauh (WFH) dari satu kafe ke kafe lain, Redmi Headphones Neo adalah investasi yang sangat tepat. Baterainya yang awet dan peredam bisingnya yang pintar akan menjadi penyelamat "kewarasan" kamu di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari.
Criteria
- Daya tahan baterai super awet (hingga 72 jam)
- Fitur peredam bising (ANC) bekerja sangat baik menghalau suara sekitar
- Busa telinga sangat empuk dan ringan di kepala
- Bisa terhubung ke dua perangkat (laptop dan ponsel) sekaligus
- Ada aplikasi pengatur suara yang mudah dipahami pemula
- Tidak ada lubang audio bulat (Jack 3.5mm) konvensional
- semuanya mengandalkan USB Type-C
- USB Type-C tidak tersedia dalam paket penjualan




Bales ke