Kemenag Larang Umrah Digital, Begini Penjelasan Menkominfo

in ,
Umrah Digital

Belakangan ini ada kabar bahwa Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) akan membuat umrah digital, tapi Kementerian Agama melarang rencana tersebut. Rudiantara, selaku Menkominfo menegaskan konsep dari umrah digital tidak sama dengan badan penyelenggara haji dan umrah.

” Intinya kerjasama di bidang digital. Karena kita melihatnya sebetulnya dari sisi Saudi Arabia sendiri. Kita kan mau umrah ke Saudi Arabia enggak mungkin ke negara lain. Jadi bargaining power ada di mereka. Nah mereka sendiri mempunyai keinginan atau menyiapkan umrah itu jumlahnya menjadi 30 juta tahun 2030 .”

Rudiantara

Rencana ini telah dibahas sebelumnya bersama Kementrian Agama, bahkan pengembangan umrah digital ini juga ikut dipantau oleh Kementrian Luar Negeri (Kemenlu). Dia juga menambahkan, yang sedang disiapkan saat ini adalah proses travel atau cara bepergian untuk berumrah, bukan malah mencampuri soal ibadah.

“Hanya ada proses umrah tambahan nanti, bukan yang existing. Jika yang sekarang tetap jalan. Misalkan seperti nambah umrah di Saudi 20 juta bagaimana? gimana dengan hotelnya cukup enggak? itu yang dipikirkan cara baru ini homestay kah? lalu transportasinya juga dengan cara baru. Misalkan model Uber, Gocar” Cetusnya

Dengan begitu Kominfo berencana untuk membuat umrah digital. Wacana tersebut juga akan dilaksanakan setelah ada kesepakatan dengan pemerintah otoritas Arab Saudi. Pengembangan layanan ini juga akan bekerja sama dengan Traveloka dan Tokopedia.

Hingga kini, Kementerian Agama sudah memiliki prosesnya tersendiri, yaitu lewat PPIU. Jika ada market place yang ingin bergabung, mereka menyarankan menggunakan platform yang sudah ada dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Ayo mulai berdiksusi