Eksekutif Ubisoft Mundur dari Jabatannya Karena Kasus Pelecehan

in ,
Eksekutif Ubisoft Mundur Dari Jabatannya
Eksekutif Ubisoft Mundur Dari Jabatannya | Leader Gamer

Beberapa waktu ini, kasus pelecehan seksual selalu menyelimuti industri video game. Sebelumnya, salah satu caster terbaik DOTA 2, TobiWan tersandung kasus pelecehan di masa lalu yang membuat dirinya harus keluar dari dunia eSport. Hal ini menjadi salah satu titik balik di mana perusahaan atau pengembang game ikut melakukan investigasi agar industri game yang mereka jalani bisa bersih.

Tak lama berselang, kini kita mendapatkan kabar baru yang mengatakan bahwa salah satu eksekutif Ubisoft juga melakukan pengunduran diri karena kasus yang serupa. Bagaimana ceritanya? Mari simak di bawah ini.

Undur Diri dari Jabatannya

Maxime Beland Undur Diri Dari Ubisoft
Maxime Beland Undur Diri Dari Ubisoft | Gameplay Mechanix

Baru-baru ini, Ubisoft ikut melakukan investigasi tentang sexual harrashment mulai dari karyawan hingga eksekutif atau jabatan tertinggi di perusahaan. Dari sanalah, mereka mendapati dua orang eksekutif yang tersandung masalah pelecehan seksual.

Salah satu dari dua orang tersebut sudah terbukti bersalah. Dia adalah Maxime Beland yang merupakan Vice President of Editorial sekaligus mantan Creative Director Splinter Cell. Karena perbuatannya tersebut, dia mengambil keputusan untuk keluar dari perusahaan besar ini. Meski begitu, pihak Ubisoft akan terus melanjutkan investigasi dari tuduhan yang ditujukan untuk Beland.

Di sisi lain, nama eksekutif yang juga menjadi perbincangan adalah Tommy Francois. Meski pun masih dalam tahap investigasi, Ubisoft tampaknya juga bakal menjatuhi hukuman yang serupa dengan Beland. Pihak perusahaan juga akan sudah menyatakan dengan tegas bahwa tidak akan ada keringanan bagi siapa saja yang melakukan tindakan pelecehan, diskriminasi hingga perlakuan tak menyenangkan.

JANGAN LEWATKAN •
Penjualan The Division 2 Gagal Memenuhi Harapan Ubisoft!

Banyak Perusahaan yang Mulai Investigasi

Splinter Cell Vr
Splinter Cell VR | Black Xperience

Hal ini tampaknya tidak hanya dilakukan oleh Ubisoft saja. Beberapa perusahaan game besar lainnya mungkin saat ini juga sedang melakukan investigasi terkait dengan masalah pelecehan yang sering terjadi.

Tentu saja hal ini dilakukan agar industri game yang saat ini dijalani menjadi semakin bersih. Investigasi ini juga bisa menjadi salah satu tempat mengadu bagi sebagian besar korban yang pernah merasakan pelecehan, diskriminasi atau perilaku tidak menyenangkan lainnya.

Bagaimana menurutmu tentang kasus-kasus pelecehan di dunia game ini? Semoga saja, ke depannya tidak tidak akan mendengarkan kasus yang seperti ini lagi ya.

Bagikan jika kamu suka