Fakta Diana PRAGMATA menjadi topik yang ramai dibicarakan gamer sejak PRAGMATA resmi dirilis. Karakter gadis kecil bernama Diana berhasil mencuri perhatian berkat desain futuristik, kepribadian unik, dan kemampuan hacking canggih yang dimilikinya. Meski tampil imut dan polos, Diana ternyata memiliki peran penting dalam perjalanan cerita game.
Tak sedikit pemain yang penasaran dengan latar belakang Diana, mulai dari asal-usulnya sebagai android hingga alasan di balik penampilannya yang khas. Selain memiliki hubungan erat dengan Hugh Williams, Diana juga menyimpan berbagai fakta menarik yang membuat karakternya terasa lebih emosional dan misterius sepanjang permainan.
Fakta Diana PRAGMATA yang Jarang Diketahui
Berikut ada beberapa fakta Diana PRAGMATA, karakter kecil imut yang jadi kesayangan para gamer sekarang.
1. Diana Selalu Memakai Jaket Biru Ikonik

Salah satu fakta Diana PRAGMATA yang paling mudah dikenali adalah jaket biru besar yang selalu ia kenakan. Ternyata, jaket tersebut diberikan langsung oleh Dr. Higgins setelah Diana diciptakan. Meski ukurannya terlalu besar, Diana terus memakainya ke mana pun pergi.
2. Tubuh Diana Tidak Bisa Bertumbuh

Walau memiliki kecerdasan dan pengetahuan seperti manusia biasa, Diana tidak dapat tumbuh dewasa. Hal ini karena ia merupakan android eksperimental yang dirancang dengan tubuh anak kecil dan akan mempertahankan bentuk tersebut selamanya.
3. Pertemuan Diana dan Hugh Berawal dari Sinyal Darurat

Fakta Diana PRAGMATA berikutnya adalah bagaimana ia bertemu Hugh Williams. Setelah bangun dari mode tidur panjang, Diana mendeteksi sinyal kerusakan dari suit milik Hugh. Berkat bantuan teknologi miliknya, Hugh berhasil selamat dari kondisi berbahaya.
4. Diana Dibuat oleh Dr. Neil Higgins

Diana memiliki kode identitas D-I-0336-7 dan merupakan android ciptaan Dr. Neil Higgins. Ia dibuat sebagai bagian dari proyek penelitian di fasilitas Cradle untuk menemukan solusi penyembuhan penyakit serius.
5. Berjalan Tanpa Alas Kaki Punya Alasan Khusus

Banyak pemain heran mengapa Diana selalu bertelanjang kaki di dalam fasilitas Cradle. Rupanya, telapak kaki Diana memiliki fungsi untuk menyerap energi dari lantai fasilitas sebagai sumber daya tubuhnya.
6. Sempat Tertidur Lama di Gudang Penyimpanan

Saat awal cerita dimulai, Diana sebenarnya baru terbangun dari mode Sleep Mode setelah tersimpan cukup lama di gudang fasilitas Cradle. Karena itu, ia tidak mengetahui kehancuran yang terjadi di tempat tersebut.
7. Diana Diisi oleh Pengisi Suara Populer

Karakter Diana atau D-I-0336-7 memiliki dua pengisi suara untuk versi bahasa berbeda. Pada dub Inggris, Diana disuarakan oleh Grace Saif yang dikenal lewat perannya sebagai Ani Achola dalam serial Netflix 13 Reasons Why.
Sementara itu, versi Jepang Diana diisi oleh Nao Toyama, seiyuu populer yang pernah mengisi suara Aoi Sakamoto di Sakamoto Days, Lyria di Granblue Fantasy: Relink, serta Suma dalam Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles 2.
Itulah beberapa fakta Diana PRAGMATA yang membuat karakternya semakin menarik di mata gamer. Dengan latar belakang cerita yang unik dan perannya yang penting dalam game, Diana berhasil menjadi salah satu karakter paling ikonik di Pragmata.
Baca Juga:



Bales ke