Proyek game Gang of Dragon karya Toshihiro Nagoshi dilaporkan berada dalam kondisi tidak menentu setelah kanal YouTube dan seluruh trailer resminya menghilang secara tiba-tiba. Meskipun halaman Steam masih aktif, hilangnya konten promosi tersebut memicu spekulasi mengenai keberlanjutan pengembangan proyek ini di masa depan.
Proyek game terbaru dari kreator Yakuza, Toshihiro Nagoshi, berjudul Gang of Dragon, kini dikabarkan berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan temuan komunitas di Reddit, kanal YouTube resmi game tersebut beserta seluruh trailer-nya tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan.
Meski begitu, halaman Steam Gang of Dragon masih tersedia, menjadi satu-satunya tanda bahwa proyek ini mungkin belum sepenuhnya dihentikan.

Sudah Bermasalah Sejak Awal?

Gang of Dragon sendiri baru diumumkan beberapa bulan lalu dalam ajang The Game Awards 2025. Namun, di balik pengumumannya, proyek ini ternyata sudah menghadapi berbagai kendala.
Setelah keluar dari SEGA pada 2021, Nagoshi mendirikan studio baru dengan dukungan NetEase. Sayangnya, pada awal 2025 muncul laporan bahwa NetEase mulai mengurangi pendanaan untuk sejumlah proyek, termasuk yang melibatkan Nagoshi.
Tak lama setelah pengumuman game, diketahui bahwa Nagoshi Studio akan menerbitkan game ini secara mandiri. Artinya, mereka tetap membutuhkan pendanaan tambahan untuk menyelesaikan pengembangan.
Hilangnya kanal YouTube dan trailer resmi pun memunculkan dugaan bahwa upaya mencari pendanaan tersebut tidak berjalan mulus. Meski begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait nasib proyek ini.

Setting Kabukicho dan Cerita Dunia Bawah

Gang of Dragon mengambil latar di Kabukicho, distrik hiburan malam ikonik di Shinjuku, Tokyo—lokasi yang sudah tidak asing bagi penggemar seri Yakuza.
Pemain akan mengikuti kisah Shin Ji-seong, seorang anggota tingkat tinggi sindikat kriminal Korea yang beroperasi di Jepang. Karakter ini diperankan oleh aktor Korea-Amerika ternama, Ma Dong-seok, yang juga dikenal lewat film Train to Busan dan Eternals.
Cerita berfokus pada konflik dunia bawah, pengkhianatan, serta perebutan kekuasaan, sekaligus perjalanan pribadi Shin dalam menemukan makna hidupnya. Menariknya, penggunaan protagonis Korea di setting kriminal Jepang menjadi pendekatan baru dibanding karya-karya Nagoshi sebelumnya yang identik dengan karakter utama Jepang.
Gameplay: Brutal, Intens, dan Penuh Aksi

Dari sisi gameplay, Gang of Dragon mengusung genre action-adventure dengan sudut pandang third-person yang memungkinkan pemain melihat aksi secara lebih luas dan sinematik. Fokus utamanya terletak pada pertarungan jarak dekat yang intens dan brutal, dengan penekanan pada kekuatan fisik sang protagonis, Shin Ji-seong. Setiap pukulan terasa berat dan berdampak, menciptakan sensasi combat yang lebih “grounded” dibandingkan sekadar aksi cepat tanpa bobot.
Pertarungan tidak hanya soal menyerang, tetapi juga membaca pergerakan lawan, menghindar di waktu yang tepat, serta memanfaatkan lingkungan sekitar. Pemain kemungkinan bisa berinteraksi dengan berbagai objek di sekitar arena untuk digunakan sebagai senjata improvisasi, sebuah elemen yang mengingatkan pada gaya khas game-game sebelumnya garapan Nagoshi.
Selain pertarungan tangan kosong, pemain juga akan dibekali berbagai jenis senjata. Mulai dari senjata tajam seperti pisau dan pedang, hingga senjata api dengan berbagai variasi. Bahkan, kehadiran minigun portabel menunjukkan bahwa game ini tidak ragu untuk menghadirkan momen aksi yang over-the-top dan penuh adrenalin. Variasi senjata ini membuka kemungkinan gaya bermain yang lebih fleksibel, baik untuk pendekatan agresif maupun taktis.
Tidak hanya itu, kendaraan juga disebut akan memainkan peran penting dalam gameplay. Aksi kejar-kejaran mobil di jalanan kota menjadi salah satu elemen yang disorot, lengkap dengan mekanik berkendara yang dirancang sebagai bagian inti dari pengalaman bermain. Hal ini mengindikasikan bahwa eksplorasi kota tidak hanya dilakukan dengan berjalan kaki, tetapi juga melalui kendaraan yang dapat digunakan dalam berbagai situasi, baik untuk melarikan diri maupun mengejar musuh.
Dengan kombinasi combat intens, variasi senjata, serta penggunaan kendaraan yang signifikan, Gang of Dragon tampaknya ingin menghadirkan pengalaman aksi yang lebih luas dan dinamis, sekaligus mempertahankan ciri khas drama kriminal yang kuat dalam setiap momennya.
Bagi kamu yang masih penasaran dengan trailernya setelah dihapus, kamu bisa menontonnya kembali melalui video resmi dari kanal The Game Awards di bawah ini.



Bales ke