Penggemar JRPG klasik akhirnya mendapat kabar yang sudah lama dinantikan. Suikoden II resmi mendapatkan adaptasi anime lewat proyek berjudul Suikoden The Anime. Setelah sebelumnya hanya diumumkan akan hadir pada 2026, jadwal penayangan anime Suikoden tayang Oktober 2026.
Bagi penggemar game keluaran Konami tersebut, adaptasi ini tentu menjadi momen spesial. Pasalnya, Suikoden II dikenal sebagai salah satu JRPG dengan cerita politik, peperangan, persahabatan, dan pengkhianatan yang sangat kuat.
Menariknya, anime ini tidak hanya mengandalkan nama besar gamenya. Sejumlah karakter ikonik seperti Riliu, Jowy, Nanami, Viktor, Flik, hingga Luca Blight juga akan hadir dengan jajaran pengisi suara baru.
Anime Suikoden Tayang Oktober 2026
1. Suikoden The Anime tayang Oktober 2026

Kabar paling penting bagi penggemar adalah jadwal tayangnya. Suikoden: The Anime dijadwalkan mulai mengudara pada Oktober 2026 di Jepang. Kepastian tersebut diumumkan melalui situs resmi anime pada Maret 2026.
Sebelumnya, proyek ini memang baru disebut akan hadir pada 2026. Kini, penggemar sudah memiliki patokan waktu yang lebih jelas untuk menantikan kisah adaptasi Suikoden II tersebut.
Anime ini diproduksi oleh KONAMI animation dengan YUZO sebagai chief director. Michihiro Tsuchiya menangani komposisi serial, sementara desain karakter game dikerjakan berdasarkan karya Fumi Ishikawa dari Konami Digital Entertainment.
Dengan materi cerita Suikoden II yang cukup panjang dan kompleks, menarik untuk melihat seberapa jauh anime ini akan mengadaptasi perjalanan karakter-karakternya.
2. Ceritanya berpusat pada Riliu dan Jowy

Suikoden: The Anime mengangkat kisah dua sahabat, Riliu dan Jowy, yang merupakan anggota brigade pemuda dari Highland Kingdom.
Pada awalnya, keduanya hanya berharap perang segera berakhir sehingga mereka bisa kembali menjalani kehidupan normal. Namun, harapan tersebut berubah ketika mereka terseret ke dalam pusaran konflik dan takdir.
Perjalanan mereka kemudian berkaitan dengan dua kekuatan besar yang dikenal sebagai True Runes. Riliu dan Jowy pun harus menghadapi situasi yang perlahan membuat jalan hidup mereka terpisah.
Latar cerita mengambil tempat di wilayah Dunan yang dilanda konflik antara Highland Kingdom dan berbagai kekuatan di sekitarnya. Persahabatan, peperangan, kekuasaan, serta pilihan moral menjadi bagian penting dari kisahnya.
Buat yang pernah memainkan Suikoden II, premis tersebut tentu sudah sangat familiar. Sementara bagi penonton baru, kisah ini berpotensi menjadi pintu masuk menarik ke dunia Suikoden.
3. Karakter ikonik ikut hadir

Salah satu daya tarik terbesar adaptasi ini adalah kemunculan banyak karakter populer dari Suikoden II.
Pengisi suara yang telah diumumkan antara lain Toshiki Kumagai sebagai Riliu, Shinba Tsuchiya sebagai Jowy, Ayumi Hinohara sebagai Nanami, Katsuyuki Konishi sebagai Viktor, dan Yuichi Nakamura sebagai Flik.
Karakter penting lainnya juga telah mendapatkan pemeran, termasuk Luca Blight yang disuarakan Taku Yashiro dan Jillia Blight yang diperankan Chika Anzai. Selain itu, terdapat Ayumu Murase sebagai Luc, Takeo Otsuka sebagai Shu, Yoshino Aoyama sebagai Apple, serta Masato Niwa sebagai Mukumuku.
Kehadiran karakter-karakter tersebut menjadi salah satu alasan kenapa adaptasi ini begitu menarik untuk ditunggu oleh penggemar lama.
4. Di mana bisa menonton Suikoden The Anime?

Pertanyaan berikutnya yang tidak kalah penting adalah di mana menonton Suikoden: The Anime.
Untuk saat ini, jadwal penayangan Jepang sudah dikonfirmasi, tetapi informasi resmi mengenai platform streaming global masih perlu ditunggu. Jadi, penggemar Indonesia sebaiknya tidak langsung berasumsi bahwa anime ini pasti tersedia di platform tertentu.
Crunchyroll memang telah aktif memberitakan Suikoden: The Anime, tetapi pengumuman resmi mengenai ketersediaan streaming global perlu menunggu informasi dari pihak terkait. Artinya, bagi penonton Indonesia, informasi platform resmi sebaiknya dipantau mendekati jadwal premiere pada Oktober 2026.
Hindari menonton dari situs ilegal hanya karena ingin menjadi penonton pertama. Selain kualitas gambar dan subtitle yang belum tentu baik, mendukung platform resmi juga menjadi salah satu cara menghargai karya dan industri anime.


Bales ke