Review REDMI Note 17 Pro 5G: “New Normal” Smartphone di era AI

Tekno Review
Redmi Note 17 Pro 5G - Dafunda Tekno
Komentar

Pasar smartphone kelas menengah di tahun 2026 ini kembali diguncang oleh kehadiran jagoan baru dari Xiaomi, yakni Redmi Note 17 Pro 5G. Sejak pertama kali rumornya beredar, perangkat ini sudah memancing rasa penasaran yang luar biasa di kalangan penikmat gadget. Bagaimana tidak? Di atas kertas, spesifikasi yang ditawarkan seolah menabrak batas wajar untuk sebuah ponsel di rentang harga mid-range.

Pada kesempatan kali ini, penulis akan mengajak kalian semua untuk membedah secara tuntas dan mendalam apa saja yang ditawarkan oleh Redmi Note 17 Pro 5G, khususnya untuk varian warna Ungu yang kebetulan menjadi unit review utama kita kali ini.

Bagi kalian yang sedang mencari ponsel baru dengan fokus pada daya tahan, mungkin akan langsung jatuh cinta dengan perangkat ini. Namun, penulis harus memberikan peringatan di awal: smartphone ini tidaklah sempurna. Ada satu kelemahan krusial di sektor kamera yang wajib kalian ketahui sebelum memutuskan untuk meminangnya, terutama bagi kalian yang gemar mengambil foto di dalam ruangan atau di kamar tidur.

Simak review REDMI Note 17 Pro 5G berikut ini.

Unboxing REDMI Note 17 Pro 5G

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 30
Boks smartphone tampilan depan

Berbeda dari generasi sebelumnya, box smartphone ini menggunakan aksen silver untuk nama produk di bagian depan. Dalam paket penjualannya kalian akan mendapatkan sebagai berikut:

  • REDMI Note 17 Pro 5G
  • Adapter
  • USB A to Type-C Cable
  • SIM Eject Tool
  • Protective Case
  • Quick Start Guide
  • Warranty Card
Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 32
Isi boks penjualan

Estetika Warna Ungu pada Bodi

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 25
HP dalam genggaman

Kesan pertama memang selalu penting, dan REDMI Note 17 Pro 5G tahu persis bagaimana cara menggoda mata penggunanya. Saat pertama kali Penulis mengeluarkan smartphone ini dari dalam kotak penjualannya, varian warna ungu yang membalut bodi belakangnya langsung mencuri perhatian. Ini bukanlah warna ungu yang terlampau mencolok atau norak, melainkan sebuah spektrum warna ungu pastel dengan sentuhan matte yang terlihat sangat elegan dan premium.

Bagi kalian yang sering merasa bosan dengan pilihan warna standar seperti hitam atau perak, varian ungu ini memberikan angin segar yang merepresentasikan jiwa muda dan kreativitas.

Lapisan matte di bagian belakang juga memiliki keunggulan praktis, yaitu tidak ada bekas sidik jari (fingerprint magnet). Kalian tidak perlu terus-menerus mengelap bodi belakangnya hanya untuk membuatnya terlihat bersih. Ketika terkena pantulan cahaya, bodi belakang ini memberikan efek gradasi tipis yang membuatnya tampak semakin mewah, seolah-olah kalian sedang memegang ponsel flagship yang harganya dua kali lipat lebih mahal.

Namun, estetika hanyalah satu sisi dari koin desain. Hal lain yang Penulis rasakan saat menggenggam smartphone ini adalah dimensinya yang cukup berisi. Kalian harus bersiap-siap untuk merasakan bobot yang sedikit lebih berat dan profil ketebalan yang melebihi rata-rata smartphone tipis masa kini. Mengapa demikian? Jawabannya jelas terletak pada kompartemen baterai. Menyematkan baterai berkapasitas raksasa 8340 mAh ke dalam bodi sebuah ponsel tentu membutuhkan ruang ekstra.

Meskipun ukurannya cukup chunky atau tebal, penulis merasa Xiaomi telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam hal distribusi bobot. Smartphone ini tidak terasa berat sebelah (top-heavy) saat digenggam, sehingga masih cukup nyaman digunakan dengan satu tangan, meskipun untuk waktu yang lama, pergelangan tangan kalian mungkin akan mulai merasakan bobot ekstra tersebut.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 22
Logo REDMI pada body belakang

Walaupun terlihat mengotak, pinggiran bodinya dibuat agak melengkung (curved) untuk memberikan cengkeraman (grip) yang lebih ergonomis, dan smartphone tidak terasa tajam.

Beralih ke bagian depan, kalian akan disambut oleh layar AMOLED berukuran 6.83″ dengan bezel yang tergolong sangat tipis dan simetris di keempat sisinya. Lubang kamera depan berdesain punch-hole diletakkan tepat di tengah atas layar dengan ukuran yang sangat minimalis, sehingga tidak mengganggu pengalaman visual kalian saat menonton video atau bermain game.

Secara keseluruhan, di sektor desain, varian ungu ini berhasil menyeimbangkan antara estetika visual yang cantik dan kebutuhan teknis untuk menampung baterai super besar.

Satu-satunya hal yang penulis tidak suka dari desain REDMI Note 17 Pro 5G adalah posisi speaker yang saling berseberangan. Hal ini menjadi masalah ketika menonton video horizontal atau bermain game karena salah satunya akan tertutupi oleh tangan.

Pembuktian Lewat Benchmark Geekbench 6 dan AnTuTu V12

Untuk membuktikan apakah jargon “Pro” pada REDMI Note 17 Pro 5G ini benar-benar mencerminkan performa aslinya, penulis langsung menyiksanya dengan dua aplikasi benchmark paling populer saat ini, yaitu Geekbench 6 dan AnTuTu V12. Mengandalkan sistem operasi terbaru, Android 16, perangkat ini menjanjikan manajemen sumber daya yang lebih pintar dan optimal.

Pada pengujian menggunakan Geekbench 6.7.1, REDMI Note 17 Pro 5G berhasil mencetak angka yang sangat solid. Berdasarkan tangkapan layar hasil tes yang Penulis lakukan, perangkat ini meraih skor Single-Core sebesar 1.015 dan skor Multi-Core sebesar 2.947.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 35
Benchmark Redmi Note 17 Pro 5G dengan Geekbench

Selanjutnya, Penulis beralih ke AnTuTu Benchmark V12 (versi OB-1) untuk melihat gambaran performa secara keseluruhan, termasuk kemampuan grafis dan kecepatan memori. Hasilnya REDMI Note 17 Pro 5G mampu membukukan Total Skor AnTuTu sebesar 930.282.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 34
Benchmark Redmi Note 17 Pro 5G dengan Antutu v12

Berdasarkan data benchmark di atas, penulis bisa menyimpulkan dengan yakin bahwa dari segi performa, kalian tidak perlu meragukan ketangguhan REDMI Note 17 Pro 5G. Perangkat ini siap menemani berbagai aktivitas berat kalian sehari-hari.

SoC Handal & Penyimpanan “Ngebut” Berkat UFS 3.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 12
Review REDMI Note 17 Pro 5G: “New Normal” Smartphone di era AI 23

Bicara soal dapur pacu, ada satu miskonsepsi besar di kalangan pecinta gadget sebelum peluncuran smartphone ini yang harus penulis luruskan kepada kalian. Penulis sempat skeptis juga terhadap performa smartphone ini karena menggunakan SoC Snapdragon 6s Gen 4. Namun, setelah melakukan pengujian secara langsung, persepsi tersebut terbukti salah besar! Performanya sungguh beda jauh dan melompat melewati ekspektasi awal.

Penulis menggunakan REDMI Note 17 Pro 5G untuk bermain Mobile Legends dan PUBG Mobile yang kira-kira bisa menghabiskan waktu 4 jam sehari. Tidak ada panas yang mengganggu atau fps drop.

Untuk kedua game tersebut, smartphone ini mampu berjalan secara konstan pada 90 fps. Cukup nyaman untuk gaming kompetitif, terutama PUBG Mobile.

Selain tenaga komputasi murni, ada satu “rahasia” lain mengapa navigasi pada smartphone ini terasa begitu mulus. Karena varian kapasitas 256 GB dan 512 GB, Xiaomi telah membenamkan teknologi memori internal UFS 3.1.

Bagi kalian yang mungkin bertanya-tanya, kehadiran UFS 3.1 (alih-alih UFS 2.2 lawas) adalah sebuah game changer sesungguhnya untuk pemakaian sehari-hari. Berkat kecepatan baca (read) dan tulis (write) yang tinggi, segala aktivitas harian terasa sangat lancar tanpa hambatan (seamless).

Mulai dari booting smartphone yang cepat, membuka banyak aplikasi secara bersamaan (multitasking), scrolling di media sosial yang responsif, hingga waktu tunggu (loading screen) saat masuk ke dalam game berat yang terpangkas drastis.

Singkat kata, kombinasi mesin bertenaga dan UFS 3.1 ini sukses menjamin bahwa kalian tidak akan menemukan gejala lagging atau ponsel “ngos-ngosan” saat dipakai untuk rutinitas harian yang padat.

Smartphone ini langsung menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Impresi pertama pada OS ini adalah seperti tempat penampungan, penuh sekali dengan bloatware, baik aplikasi game beriklan maupun aplikasi lain. Namun, semua aplikasi yang kurang berguna tersebut bisa dihapus secara permanen.

Iklan juga masih ada di smartphone ini meskipun jumlahnya tidak sebanyak REDMI Note generasi sebelumnya. Penulis sempat mengganti wallpaper dan ringtone beberapa kali dan tetap tidak muncul. 

Seperti ada sequence-nya, mungkin 4-5 kali mengganti wallpaper atau ringtone, baru iklan akan muncul. Penulis sendiri baru ditampakkan iklannya saat mengganti efek wallpaper.

Baterai Monster 8.340 mAh

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 13
Smartphone dengan baterai berkapasitas jumbo di 8340 mAh

Sekarang, kita masuk ke segmen yang bisa dibilang sebagai “Nilai Jual Utama” (Unique Selling Proposition) dari REDMI Note 17 Pro 5G, kapasitas baterai. Membaca spesifikasi kapasitas baterai 8340 mAh di atas kertas mungkin terdengar seperti lelucon atau tipografi belaka, mengingat rata-rata smartphone saat ini hanya bermain di rentang 5000 mAh. Namun, Xiaomi benar-benar mewujudkannya.

Kapasitas 8340 mAh ini mengubah cara Penulis menggunakan smartphone. Bagi kalian yang sering beraktivitas di luar ruangan (outdoor), para pekerja lapangan, driver ojek online, atau kalian yang sering bepergian (traveling) dan malas membawa power bank, ponsel ini adalah jawaban dari doa-doa kalian.

Dalam pengujian dunia nyata yang Penulis lakukan, dengan penggunaan intensif (bermain game, streaming YouTube, bersosial media, dan mengaktifkan jaringan 5G terus-menerus), smartphone ini menolak untuk mati. Penulis bisa mendapatkan Screen-on-Time (SoT) hingga 14-16 jam. Jika kalian menjadikan smartphone ini sebagai perangkat kedua, jangan kaget jika kalian hanya perlu mengecas ponsel ini setiap tiga atau empat hari sekali.

Namun, kapasitas yang masif sering kali memunculkan pertanyaan: Butuh berapa lama agar baterai HP ini terisi penuh?

Penulis menggunakan fitur Charging Test dari aplikasi AnTuTu untuk memantau arus, daya, dan suhu secara real-time. Berdasarkan tangkapan layar pengujian yang Penulis lakukan, smartphone ini menerima asupan daya dengan Peak Power mencapai 35 W.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 33
Charging test REDMI Note 17 Pro 5G dengan Antutu V12

Dalam grafik “Charging power change” yang terekam, terlihat bahwa daya masuk (wattage) melonjak tajam ke angka 35 W di awal pengisian, kemudian turun dan stabil di kisaran 20 W hingga 25 W untuk menjaga suhu perangkat agar tidak overheat, lalu perlahan turun (trickle charge) saat baterai mendekati penuh.

Hasil waktu pengisiannya membuat penulis terkejut dan terkesan. Untuk mengisi daya dari posisi indikator baterai 36% hingga mencapai 100% penuh, REDMI Note 17 Pro 5G hanya membutuhkan waktu 1 jam 4 menit 1 detik (1:04:01).

Bagi kalian, catatan waktu sekitar satu jam untuk mengisi daya hingga sekitar 64% dari total kapasitas 8340 mAh adalah sebuah pencapaian efisiensi yang luar biasa. Jika kita hitung secara kasar, mengisi dari 0 hingga 100% mungkin akan memakan waktu kurang dari dua jam. Ini tergolong sangat cepat (fast charging) jika kita mengingat betapa besarnya kapasitas daya yang ditampung.

Selama proses pengisian, suhu perangkat (berdasarkan indikator AnTuTu) juga masih dalam batas wajar, yakni menyentuh puncaknya pada 39 derajat Celsius, sehingga bodi belakang REDMI Note 17 Pro 5G hanya terasa hangat, bukan panas yang mengkhawatirkan.

Kurang Mendukung Potret dalam Ruangan

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 28
Detail kamera belakang

Setelah memuji setinggi langit desain, performa, dan daya tahan baterainya, tiba saatnya penulis membawa kalian kembali ke realitas. Seperti kata pepatah, tidak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan REDMI Note 17 Pro 5G.

Jika kalian adalah tipe pengguna yang membeli smartphone dengan niat utama untuk fotografi dan estetika visual feed media sosial, penulis harus menyarankan kalian untuk berpikir dua kali tentang niat kalian untuk meminjam smartphone ini.

Sebagai seseorang yang sering bermain dengan gambar, kelemahan terbesar dari REDMI Note 17 Pro 5G ada pada sektor kameranya yang sangat jelas, khususnya ketika digunakan di dalam ruangan (indoor) dengan kondisi pencahayaan yang cukup.

Sebagai contoh yang relevan dengan kebiasaan banyak orang, penulis menguji kamera belakang ponsel ini untuk mengambil gambar di dalam kamar tidur. Kebetulan, penulis menggunakan smart lamp dengan daya 13 W yang mampu memberikan kecerahan 1521 lumen. Saat hanya menggunakan cahaya dari lampu tersebut, kamera belakangnya kurang konsisten dalam menangkap detail gambar.

Pada pengujian ini, penulis sengaja memotret detail dari Xiaomi 14T di atas meja kerja dengan kondisi pencahayaan lampu ruangan (indoor). Kalian tidak perlu menjadi seorang fotografer profesional untuk menyadari betapa kewalahannya sistem kamera ponsel ini.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 11
Hasil Foto dengan Lensa Utama

Pada watermark di pojok kanan bawah foto. Lensa terpaksa bekerja ekstra keras dengan meningkatkan sensitivitas cahaya (ISO) hingga menyentuh angka ekstrem 2500 dan memperlambat kecepatan rana (shutter speed) ke 1/17 s. Secara teknis, ini adalah “teriakan minta tolong” dari sensor kamera yang sangat kelaparan akan cahaya.

Dari hasil fotonya, sangat jelas bagaimana algoritma penghalus gambar (noise reduction) bawaan Xiaomi bekerja secara serampangan. Alih-alih mendapatkan foto yang tajam, tekstur casing matte pada objek utama justru terlihat hancur, mushy, dan tampak seperti sapuan lukisan cat air yang tidak natural. Detail penting seperti tulisan “LEICA” pada modul kamera pun kehilangan ketajamannya dan terlihat ngeblur.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 2
Hasil lensa utama dari kamera belakang ketika memotret figur

Bergeser sedikit mendekati sumber cahaya untuk memotret action figure yang hasilnya bisa lebih baik, tapi sistem kamera tetap terlihat kewalahan.

Kalian bisa mengamati tekstur kulit pada tangan yang menggenggam action figure tersebut; permukaannya kehilangan detail pori-pori alami dan tampak terlalu mulus, menyerupai lilin (mushy). Detail pada rambut dan kostum action figure juga terasa kurang tajam dan sedikit memudar.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review
Selfie dalam ruangan menggunakan kamera depan

Selain kamera belakang, penulis juga melakukan swafoto dengan kamera depan di dalam dan di luar ruangan. Untuk yang di dalam ruangan, hasilnya mirip-mirip dengan kamera belakang, detail rusak dengan grainy yang cukup mengganggu.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 9
Selfie ketika di luar ruangan menggunakan kamera depan

Swafoto di luar ruangan detailnya meningkat drastis dari foto di dalam ruangan, dan penulis cukup menyukai warna kulit yang ditangkap oleh kamera REDMI Note 17 Pro 5G dengan sangat natural.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 6
Hasil foto menggunakan lensa utama dari kamera belakang

Lalu, bagaimana dengan performa kamera belakang di luar ruangan dengan sinar matahari yang berlimpah? Penulis bisa mengatakan hasilnya cukup atau standar untuk kelas menengah, baik untuk lensa utama maupun ultrawide.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 5
Menggunakan lensa ultrawide

Penulis sendiri kurang suka dengan warna dari hasil gambar kamera belakang yang flat saja, dan dynamic range-nya tergolong sempit. Hal tersebut memaksa pengguna untuk selalu memakai filter yang tersedia di kamera atau melakukan editing sebelum mengunggah ke media sosial.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 4
Review REDMI Note 17 Pro 5G: “New Normal” Smartphone di era AI 24
Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 3
Review REDMI Note 17 Pro 5G: “New Normal” Smartphone di era AI 25

Kamera Redmi Note 17 Pro 5G juga memiliki kemampuan zoom 2x yang merupakan hasil crop dari lensa utama. Hasilnya cukup memuaskan ketika mengambil gambar di luar ruangan.

Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 7
Zoom 2x
Redmi Note 17 Pro 5G Dafunda Tekno Review 8
Tanpa zoom

Beralih ke mode perekaman video, REDMI Note 17 Pro 5G cukup stabil, baik untuk kamera depan maupun belakang. Hanya saja, ketika menggunakan kamera depan, wajah penulis memenuhi layar meskipun tangan sudah direntangkan dengan maksimal.

Pada mode perekaman video, juga cukup banyak fitur yang dipangkas oleh Xiaomi untuk REDMI Note 17 Pro 5G. Pada kamera utama tidak bisa merekam dengan resolusi 4K, dan hanya 30 fps baik kamera utama maupun kamera depan.

Informasi Ketersediaan

Redmi Note 17 Pro 5G hadir dengan tiga varian warna dan tiga varian penyimpanan. Warna dari smartphone ini ada hitam, ungu, dan juga biru muda (Ice Blue).

Untuk pilihan penyimpanan ada 6GB + 256GB (Rp5.299.000), 8GB + 256GB (Rp5.799.000), dan 8GB + 512GB (Rp6.799.000).

Varian 6GB + 256GB sepertinya khusus untuk pembelian melalui situs resmi Xiaomi Indonesia karena di toko daring hijau atau oranye tidak tersedia varian tersebut.

Kesimpulan

Review Summary

REDMI Note 17 Pro 5G merupakan sebuah realitas terbaru di mana smartphone seharga Rp5 juta++ sudah harus berkompromi antara kemampuan SoC atau kamera. Tidak seperti dua tahun lalu yang apabila kita membeli smartphone dengan harga sama pasti sudah mendapatkan kamera & performa sekaligus. Namun, penulis lebih menyarankan kalian untuk membeli REDMI Note 15 Pro 5G saja karena perbedaan pada sektor performa hanya ada pada jenis penyimpanan dan kapasitas baterai. REDMI Note 15 Pro menggunakan UFS 2.2 dan REDMI Note 17 Pro UFS 3.1, di atas kertas perbedaannya speednya terlihat jauh, tapi ketika pemakaian normal tidak terlalu terasa. Meskipun berbentuk tungku kompor, sektor kamera REDMI Note 15 Pro 5G juga lebih baik. Perekaman bisa pada resolusi 4K untuk kamera belakang, dan 60 fps di belakang maupun depan. Pada harga yang sama dengan REDMI Note 17 Pro 5G, kalian bisa mendapat REDMI Note 15 Pro+ yang sudah menggunakan prosesor yang lebih superior, Snapdragon 7s Gen 4. Seandainya kalian tidak bisa mendapat REDMI Note 15 Pro+, masih ada pesaingnya yang hadir dengan kemampuan kamera yang lebih baik, seperti Edge 60 Fusion atau Camon 40 Pro.

Criteria

75
Design
80
Build Quality
70
Performance
90
Battery
75
Camera
80
Price
Pros
  • Baterai berkapasitas jumbo di 8340 mAh mendukung penggunaan berhari-hari
  • Fitur fast charging 67W
  • Performa dapur pacu yang mumpuni untuk gim mainstream
  • Build quality solid
Cons
  • Hasil kamera indoor menghasilkan visual yang sulit fokus
  • Bobot tidak ringan
  • Posisi speaker berseberangan sehingga output suara akan terganggu ketika menonton video horizontal atau bermain game tanpa TWS
  • Ditulis oleh: Agam
  • Disunting oleh: Irgie

Ikuti Dafunda — di mana saja

Tetap terkini di mana pun kamu membaca.

Lanjut baca

Cara Pindah Faskes BPJS Online & Offline anti Ribet
Tekno

Cara Pindah Faskes BPJS Online & Offline Terbaru

Diperbarui 9 Oktober 2026 Eva Diane 4 mnt baca

Pindah rumah atau klinik BPJS terasa kejauhan? Yuk, ikuti panduan cara pindah faskes bpjs secara online dan offline yang berikut!

Baca selengkapnya