Review POCO F9 Pro: Audio Sinematik dan Flagship Killer

Tekno Review
Review POCO F9 Pro oleh Dafunda Tekno
Komentar

Selama beberapa tahun terakhir, lini F Series dari POCO selalu diidentikkan dengan satu hal utama: performa dapur pacu yang brutal dengan penawaran yang menggiurkan.

Mulai dari pemakaian prosesor kelas atas, sistem pendingin berukuran besar, hingga kemampuan mengeksekusi game-game berat tanpa kompromi, faktor-faktor inilah yang konsisten menjadi nilai jual utama F Series POCO.

Namun, ketika berbicara mengenai pengalaman multimedia secara menyeluruh, sektor audio sering kali hanya menjadi elemen pelengkap. Tidak jarang smartphone dengan performa gahar justru mengabaikan kualitas speaker bawaannya, sehingga menghasilkan suara yang terkesan tipis, cempreng, atau pecah saat diputar pada volume tinggi.

Kehadiran POCO F9 Pro membawa angin segar di sektor audio pada lini flagship killer.

Seri ini tidak hanya berambisi memanjakan mata melalui performa layar dan visual gaming, tetapi juga berfokus memberikan kenyamanan maksimal pada telinga penggunanya.

POCO mengambil langkah berani dengan menjalin kolaborasi strategis bersama merek audio ternama dunia, Bose, untuk meracik sistem speaker stereo bawaannya secara khusus.

Langkah kolaborasi ini tentu memicu rasa penasaran yang cukup besar.

Apakah sematan nama besar Bose pada sektor audio POCO F9 Pro mampu memberikan peningkatan kualitas yang nyata, ataukah sekadar gimmick pemasaran belaka?

Dalam artikel review kali ini, penulis akan mengajak kalian menelusuri lebih dalam bagaimana performa nyata dari setup speaker simetris Sound by Bose yang diusung oleh POCO F9 Pro. Penulis akan menguji kemampuan akustik smartphone ini di berbagai skenario penggunaan harian untuk membuktikan seberapa jauh lonjakan kualitas suara yang berhasil dicapai.

Simak review POCO F9 Pro berikut ini.

Unboxing POCO F9 Pro

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 17
Tampilan boks POCO F9 Pro dengan logo BOSE pada pojok kiri atas

Kebetulan, unit POCO F9 Pro yang Penulis terima merupakan varian untuk pasar Eropa. Berbeda dari tren kemasan perangkat elektronik di kawasan tersebut, boks penjualannya tidak hadir dengan konsep minimalis, meskipun tanpa disertai kepala charger bawaan di dalamnya.

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 16
Isi boks dan ketidakhadiran kepala charger, hanya kabel charger saja

Berikut isi dalam paket penjualan POCO F9 Pro:

  • Smartphone POCO F9 Pro Aurora Green
  • Casing transparan
  • Kabel Charger
  • Sim ejector
  • Kitab-kitab (buku garansi & panduan pengguna)
POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 3
POCO F9 Pro ketika menggunakan casing bawaan

Arsitektur Audio & Spesifikasi Hardware

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 10
Sisi alas POCO F9 Pro yang terdapat SIM tray, charging port, dan speaker

Sebelum membahas bagaimana impresi suaranya saat digunakan beraktivitas harian, ada baiknya kalian memahami terlebih dahulu fondasi perangkat keras yang ditanamkan POCO pada sektor audio POCO F9 Pro ini.

Selama ini, masalah utama yang sering penulis temui pada smartphone dengan konfigurasi dual speaker konvensional adalah ketidakseimbangan luapan suara.

Kebanyakan produsen hanya mengandalkan speaker utama berdaya besar di bagian bawah bodi, sementara bagian atas sekadar menggunakan modul earpiece yang dipaksa bekerja ganda. Hasilnya, panggung suara (soundstage) terasa timpang dan condong ke satu sisi saja saat ponsel digunakan dalam posisi lanskap.

POCO F9 Pro mengatasi permasalahan klasik tersebut dengan menyematkan Dual 1115F Super-Linear Symmetrical Stereo Speakers. Kata “simetris” di sini bukan sekadar pemanis dalam lembar spesifikasi. POCO benar-benar merancang ruang akustik (acoustic chamber) serta ukuran modul driver yang setara dan identik pada sisi atas maupun bawah bodi.

Dengan rancangan arsitektur fisik yang sangat presisi ini, gelombang suara yang dipancarkan dari kedua ujung ponsel memiliki intensitas, tekanan udara, serta keseimbangan frekuensi yang seimbang secara konsisten.

Ketika kalian memegang ponsel ini secara horizontal untuk bermain game atau menonton serial favorit, lontaran suaranya terasa melingkupi telinga secara presisi dari kiri dan kanan tanpa ada satu sisi yang mendominasi.

Namun, keunggulan komponen fisik saja tentu belum cukup tanpa penataan frekuensi yang tepat. Di sinilah peran krusial dari kerja sama strategis bersama pakar audio ternama, Bose. Sistem speaker pada POCO F9 Pro telah melewati proses penyetelan (tuning) tingkat lanjut bertajuk Sound by Bose.

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 13
Audio POCO F9 Pro didukung oleh BOSE

Penyetelan ini mengimplementasikan sistem 15-level graded tuning berbasis pemodelan psikoakustik. Algoritma canggih ini bekerja secara cerdas untuk memetakan serta menyesuaikan respons frekuensi suara berdasarkan karakteristik persepsi pendengaran manusia.

Hasilnya, saat tingkat volume dinaikkan hingga batas maksimal, sistem akan secara otomatis mengontrol respons nada dinamis guna mencegah distorsi berlebih, pecah, atau suara cempreng (clipping).

Untuk melengkapi pengalaman multimedia yang makin imersif, POCO F9 Pro turut dibekali dengan jajaran sertifikasi serta pemrosesan sinyal audio kelas atas.

Sektor audio smartphone ini sudah mendukung penuh teknologi pemrosesan suara spasial Dolby Atmos, yang sanggup menyimulasikan efek surround tiga dimensi secara realistis saat memutar konten film atau lagu yang kompatibel.

Selain itu, smartphone ini juga telah resmi mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio serta Hi-Res Audio Wireless. Keberadaan sertifikasi ini menegaskan bahwa jalur pemrosesan sinyal digital di dalam ponsel sanggup mengolah berkas musik resolusi tinggi (lossless) dengan tingkat detail yang sangat kaya.

Sebagai catatan penjelasan bagi kalian yang sedang membandingkan jajaran varian F9 Series, POCO F9 Pro mengusung pendekatan audio yang sedikit berbeda dibanding saudaranya, POCO F9 Ultra.

Jika varian Ultra menyertakan komponen subwoofer independen khusus untuk mengejar respons deep bass yang menggelegar, POCO F9 Pro lebih menitikberatkan pada kemurnian, netralitas, dan keseimbangan stereo simetris.

Pendekatan ini sengaja dipilih guna menjaga profil dimensi bodi smartphone tetap terukur dan nyaman digenggam, sembari tetap menyajikan artikulasi vokal yang sangat jernih serta separasi instrumen yang rapi.

Bagi penulis, kombinasi hardware simetris dan tuning presisi dari Bose ini merupakan wujud rekayasa akustik yang sangat matang di kelasnya.

Speaker Sebagai Teman untuk Beragam Aktivitas

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 2
Bermain PUBG Mobile di POCO F9 Pro. Bukan hanya performa nya yang lancar, namun dukungan audio BOSE membuat permainan semakin imersif

Setelah mengulas lembar spesifikasinya yang mengesankan, penulis langsung menguji performa nyata dari speaker stereo POCO F9 Pro ini dalam berbagai skenario aktivitas harian. Penulis sengaja mengevaluasi smartphone ini tanpa bantuan earphone atau speaker eksternal guna menguji sejauh mana batas kemampuan sistem Sound by Bose ini saat bekerja secara mandiri.

  • Pemutaran Musik dan Separasi Instrumen

Pengujian pertama, penulis mulai dengan memutar deretan trek lagu dari berbagai genre musik resolusi tinggi. Saat mendengarkan lagu bergenre akustik dan pop dengan dominasi vokal, keunggulan tuning dari Bose langsung terasa menonjol. Suara vokal penyanyi disajikan dengan posisi yang terasa sedikit maju (forward), jernih, dan memiliki artikulasi nada yang sangat tegas.

Petikan senar gitar akustik serta simbal drum terdengar garing tanpa efek harshness yang menusuk telinga. Sementara itu, saat dialihkan ke trek lagu hip-hop dan EDM yang mengandalkan dentuman nada rendah, respons mid-bass yang dihasilkan terasa cukup padat dan bertenaga.

Walaupun dentuman sub-bass nada terendahnya tidak semewah speaker yang memiliki subwoofer independen, dentuman ketukan bass bawaannya tetap mampu memberikan ritme yang hidup dan tidak terdengar cempreng atau “kaleng-kaleng”.

  • Pengalaman Gaming Kompetitif

Sektor audio yang presisi adalah kunci utama bagi kalian yang hobi memainkan game aksi kompetitif. Saat penulis menguji ponsel ini untuk bermain game PUBG Mobile, keberadaan speaker simetris benar-benar membuktikan tujuannya.

Penulis dapat dengan mudah mengidentifikasi arah datangnya langkah kaki musuh atau gemericik suara tembakan dari sisi kiri maupun kanan bodi ponsel secara akurat. Panggung suara spasial yang luas membantu pemetaan posisi lawan tanpa perlu tergantung pada headset gaming.

Selain itu, dinamika frekuensinya diatur dengan sangat matang; efek ledakan yang bertenaga tidak sampai menutupi (masking) kejelasan komunikasi suara (voice chat) dari rekan satu tim kalian.

  • Imersi Streaming Film dan Hiburan
POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review
Memutar video 4K, visual dan audio terproduksi dengan ciamik

Beralih ke skenario pemutaran konten multimedia seperti film aksi di platform Netflix dan video konser di YouTube, pengaktifan fitur Dolby Atmos memberikan transformasi suara yang signifikan. Efek suara terasa mengalun lebih luas melintasi batasan fisik bodi ponsel, menciptakan ilusi surround sound yang memikat.

Dialog antar-karakter film terdengar sangat artikulatif dan terisolasi dengan rapi dari gemuruh efek suara latar belakang. Hal ini membuat pengalaman menonton film sinematik terasa sangat menyenangkan dan imersif, bahkan saat kalian menonton bersama teman di ruangan tertutup.

  • Stabilitas Volume dan Kontrol Distorsi
POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 4
Tombol pengatur volume dan power

Salah satu pengujian terpenting yang Penulis lakukan adalah mendorong volume speaker hingga tingkat maksimal 100%. Pada smartphone kelas menengah umumnya, volume puncak sering kali menghasilkan suara yang terdistorsi, pecah, dan menyakitkan telinga.

Namun pada POCO F9 Pro, algoritma kompensasi gain dari Bose mampu mengendalikan pergerakan membran speaker dengan sangat stabil. Suara yang dihasilkan tetap bulat, tajam, dan bebas dari distorsi frekuensi tinggi.

Begitu pula saat volume diturunkan ke tingkat rendah (sekitar 20–30%), kejelasan artikulasi nada dan vokal tetap terjaga dengan baik tanpa terdengar mendem atau tenggelam.

Berikut adalah revisi untuk Bagian 4, yang menggabungkan pengujian performa SoC untuk gaming, kualitas kamera utama di kondisi low light, catatan mengenai paket penjualan varian Eropa, serta pengalaman audio secara menyeluruh:

Sangat Siap untuk Game Kompetitif

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 6
Tampilan layar POCO F9 Pro

Melangkah ke sektor pengujian dapur pacu, POCO F9 Pro ditenagai oleh chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series (3 nm) yang disandingkan dengan dedicated chip grafis VisionBoost D8. Saat penulis menguji ponsel ini untuk melibas game-game berat bertema kompetitif maupun open-world pada setelan grafis rata kanan, performa yang disajikan terasa sangat kencang dan responsif.

Dukungan refresh rate layar yang mencapai 185 Hz serta sistem pendingin 3D IceLoop menjaga pergerakan frame rate tetap konsisten, tinggi, dan stabil. Penulis tidak merasakan adanya kendala thermal throttling atau penurunan performa secara drastis meskipun ponsel dipakai bermain game dalam durasi panjang.

Selain bermain game, penulis juga melakukan salah satu ritual paling utama ketika menguji smartphone, yaitu benchmark sintetis menggunakan Antutu Benchmark v12 dan Geekbench v7.

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 23 1
Hasilkan skor di angka 3,4 jutaan

Sesuai dengan perkiraan, skor benchmark dari Antutu berhasil menembus angka 3,4 jutaan, tidak terlalu berbeda jauh dari Snapdragon 8 Gen 5 Elite pada smartphone lainnya.

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 24 1
Single-Core nya di 1262 dan Multi-Core nya di 7147

Untuk pengujian menggunakan Geekbench v7 juga menghasilkan skor yang tidak ada bedanya dengan SoC Snapdragon 8 Elite Gen 5 lainnya.

Mengingat kalau POCO F9 Pro ini tidak mendapatkan charger, dan beruntung smartphone harian yang Penulis gunakan saat ini adalah Xiaomi 14T. Charger bawaan Xiaomi 14T milik Penulis ternyata sepenuhnya kompatibel dengan protokol pengisian daya cepat HyperCharge milik POCO F9 Pro ini, sehingga proses pengisian daya tetap berjalan sangat optimal dan cepat tanpa kendala.

POCO F9 Pro Dafunda Tekno Review 25 1
Tes pengisian daya POCO F9 Pro

Meskipun cuma mengisi dengan daya maksimum 67 watt, baterai 6330 mAh dari POCO F9 Pro bisa terisi penuh dalam waktu 44 menit saja. Cukup mengejutkan karena penulis mengira akan memakan waktu lebih dari 1 jam.

Hasil foto kamera utama POCO F9 Pro
Hasil foto kamera utama POCO F9 Pro
Hasil lensa telefoto POCO F9 Pro
Hasil lensa telefoto POCO F9 Pro
Hasil foto kamera depan (outdoor)
Hasil foto kamera depan (outdoor)
Hasil foto kamera belakang low light (Indoor)
Hasil foto kamera belakang low light (ondoor)
Hasil foto kamera depan dalam kondisi low light (outdoor)
Hasil foto kamera depan dalam kondisi low light (outdoor)

Sektor fotografi smartphone ini juga mencatatkan lonjakan kualitas yang sangat memuaskan, khususnya pada kamera utamanya. Mengandalkan sensor 200 MP dan dukungan OIS, Penulis sangat terkesan dengan hasil jepretannya di kondisi minim cahaya (low light).

Saat Penulis mengambil video sembari berjalan di sebuah lorong pada waktu maghrib, video yang dihasilkan sangat baik dan stabil, tanpa perlu bantuan flashlight. Untuk kebutuhan fotografi, tangkapan gambarnya sekadar cukup, area bayangan (shadow) masih terdapat noise, tapi pendaran lampu terkontrol rapi tanpa mengalami overexposure.

Informasi Ketersediaan

POCO F9 Pro sudah resmi dijual di Indonesia dengan tiga warna berbeda, ada hitam, putih, & Aurora Green. Untuk penyimpanan dan RAM hanya ada satu pilihan, yaitu 12GB + 512GB, dan harganya adalah Rp12.499.000.

Untuk pasar Indonesia, sudah dipastikan akan mendapatkan kepala charger dengan dukungan pengisian daya maksimal 100W.

Informasi lebih lengkap dan spesifikasi POCO F9 Pro dapat kalian baca di sini.

Kesimpulan

Review Summary

POCO F9 Pro berhasil kembali memposisikan diri sebagai smartphone dengan audio berkualitas di kelasnya. Langkah strategis POCO menggandeng Bose dalam meracik arsitektur dual speaker simetris memberikan hasil nyata. POCO F9 Pro juga tetap mempertahankan DNA utamanya sebagai mesin performa yang tangguh dengan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series memastikan pengalaman bermain game kalian berjalan sangat mulus tanpa kompromi, sementara kamera utama 200 MP berdukungan OIS menyajikan kemampuan fotografi low-light untuk malam hari. Namun, bagi para basshead, karakter audio smartphone ini memang lebih difokuskan pada kejernihan dan keseimbangan ketimbang dentuman nada rendah yang masif. Ponsel ini sangat cocok untuk para gamer kompetitif yang mengandalkan presisi arah suara, penikmat maraton film yang mendambakan efek surround sound, hingga pengguna harian yang menginginkan paket lengkap berupa performa kencang, kamera andal, dan sistem audio kelas atas.

Criteria

Design
85/100
Build Quality
90/100
Audio Quality
95/100
Performance
90/100
Battery
85/100
Price
75/100
Pros
  • Modul speaker 111F Super-Linear hasilkan soundstage yang seimbang ketika lanskap
  • Audio didukung Bose hasilkan tuning suara kelas atas
  • Konektivitas dan Codec Audio yang cukup lengkap
  • Ditenagai chipset untuk kebutuhan gaming kompetitif intens
Cons
  • Speaker menghasilkan deep bass yang terbatas
  • Ditulis oleh: Agam
  • Disunting oleh: Irgie

Jangan lewatkan cerita Dafunda berikutnya

Ikuti sekali — update datang ke tempat kamu biasa scroll.

Selanjutnya

cara mematikan status online di instagram
Tekno

Cara Mematikan Status Online di Instagram di Android, iOS, & PC

Diperbarui 1 November 2026 Eva Diane 4 menit baca

Ingin scroll IG tanpa ketahuan aktif? Yuk, pelajari panduan cara mematikan status online di Instagram paling mudah dan cepat di sini!

Baca artikel lengkap