OtakuAnime & MangaOtaku ListTV

8 Teknik Kutukan Tersulit di Jujutsu Kaisen, Aktivasi Paling Rumit!

Teknik kutukan paling rumit di dunia Jujutsu Kaisen biasanya memiliki syarat aktivasi yang kompleks, seperti penggunaan mantra khusus.

Dalam dunia Jujutsu Kaisen, tidak semua teknik kutukan dapat diaktivasi secara bebas kapan saja. Beberapa teknik memerlukan syarat khusus yang kompleks atau unik agar kekuatan tersebut dapat berfungsi secara optimal. Kondisi ini menuntut penggunanya tidak hanya memiliki kekuatan, tetapi juga kemampuan untuk mengelola situasi dengan tepat. Berikut adalah beberapa teknik kutukan paling rumit di Jujutsu Kaisen.

Jujutsu Kaisen adalah sebuah seri manga dan anime yang telah merevolusi dunia hiburan Jepang dengan kekayaan cerita dan karakter yang mendalam. Karya ini mengisahkan petualangan Yuji Itadori, seorang siswa SMA yang secara tak sengaja terjerat dalam dunia kutukan dan energi supranatural yang berbahaya.


Berikut Teknik Kutukan Paling Rumit di Jujutsu Kaisen

1. Idle Death Gamble – Kinji Hakari

Idle Death Gamble – Kinji Hakari
Idle Death Gamble – Kinji Hakari

Teknik ini hanya berlaku ketika Domain Expansion telah diaktifkan, sehingga Hakari tidak dapat menggunakan kekuatan utama tanpa membuka domain terlebih dahulu. Meskipun Domain Expansion sudah aktif, kekuatan maksimum dari teknik ini tidak selalu langsung tercapai.

Aktivasi penuh bergantung pada hasil dari sistem pachinko yang terdapat di dalam domain tersebut, di mana Hakari harus memperoleh Jackpot terlebih dahulu. Jika Jackpot tidak diperoleh, potensi penuh teknik ini tidak akan terwujud secara optimal.

Namun, setelah memperoleh Jackpot, Hakari akan memperoleh kekuatan yang sangat besar dan menjadi sulit dikalahkan selama beberapa menit.

2. Deadly Sentencing – Hiromi Higuruma

Deadly Sentencing – Hiromi Higuruma | teknik kutukan paling rumit di jujutsu kaisen
Deadly Sentencing – Hiromi Higuruma

Teknik ini tidak dapat digunakan langsung untuk menyerang lawan. Untuk mengaktifkan efek utama teknik ini, Higuruma harus terlebih dahulu membuka Domain Expansion yang berbentuk ruang persidangan.

Aktivasi teknik melibatkan proses persidangan yang lengkap, termasuk pengajuan tuduhan, pembelaan dari pihak terdakwa, dan keputusan dari Hakim.

Apabila putusan tidak mendukung Higuruma, maka efek seperti penyitaan kemampuan atau penggunaan pedang eksekusi tidak akan terjadi. Dengan demikian, kekuatan teknik ini sepenuhnya bergantung pada hasil dari proses persidangan tersebut.

3. Comedian – Fumihiko Takaba

Comedian – Fumihiko Takaba | teknik kutukan paling rumit di jujutsu kaisen
Comedian – Fumihiko Takaba

Teknik ini tidak dapat diaktifkan hanya berdasarkan tekad bertarung atau sekadar pengalihan energi kutukan. Faktor utama yang menentukan efektivitas teknik ini adalah kondisi mental pengguna serta keberadaan syarat khusus yang hanya dimiliki oleh Takaba.

Agar teknik dapat berfungsi, Takaba harus benar-benar meyakini bahwa suatu hal bersifat menggelikan dan selaras dengan selera humornya. Keraguan atau hilangnya keyakinan dapat menyebabkan kegagalan teknik tersebut.

Selain itu, hal-hal yang dianggap lucu oleh Takaba, meskipun tampak tidak logis atau memicu perubahan mendadak dalam realitas, tetap dapat terjadi. Hal ini dikarenakan kemampuan Takaba yang sangat kuat, memungkinkan manipulasi terhadap realitas itu sendiri.

4. Contractual Re-Creation – Reggie Star

Contractual Re Creation – Reggie Star | teknik kutukan paling rumit di jujutsu kaisen
Contractual Re Creation – Reggie Star

Teknik kutukan ini memiliki ciri khas yaitu memerlukan bukti pembelian fisik berupa struk sebagai perantara. Untuk mengaktifkan metode ini, pengguna harus terlebih dahulu memiliki struk tersebut, kemudian membakarnya guna memanggil objek yang tercantum di dalam struk.

Tanpa adanya bukti pembelian fisik, metode ini tidak dapat dijalankan. Oleh sebab itu, proses aktivasi metode ini sangat bergantung pada persiapan sebelumnya. Dalam situasi yang tidak terduga, apabila pengguna tidak memiliki struk atau barang yang diperlukan, teknik ini tidak dapat digunakan.

Dengan demikian, meskipun teknik ini memiliki potensi kekuatan yang besar, efektivitasnya terbatas pada kondisi atau situasi tertentu saja.

5. G Warstaff – Charles Bernard

G Warstaff – Charles Bernard
G Warstaff – Charles Bernard

Karakter Charles Bernard adalah seorang mangaka yang memiliki kemampuan khusus yang diperoleh melalui penggunaan senjata bernama G Warstaff. Kemampuan kutukan yang dimilikinya tergantung pada senjata ini sebagai media utama dalam penerapannya.

Untuk mengaktifkan teknik tersebut, Charles perlu melukai lawan dan mengumpulkan darah mereka yang berfungsi sebagai “tinta.” Proses ini esensial karena tanpa darah tersebut, kemampuan utama yang memungkinkan Charles untuk memprediksi masa depan lawan tidak dapat dioperasikan.

Oleh karena itu, Charles harus berhasil mengenai target terlebih dahulu agar tekniknya dapat bekerja secara optimal. Kondisi ini menyebabkan dirinya rentan saat berhadapan dengan lawan yang memiliki kecepatan tinggi atau pertahanan yang kuat.

6. Projection Sorcery – Naobito Zenin dan Naoya Zenin

Projection Sorcery – Naobito Zenin Dan Naoya Zenin | teknik kutukan paling rumit di jujutsu kaisen
Projection Sorcery – Naobito Zenin Dan Naoya Zenin

Teknik ini memerlukan perencanaan yang cermat sebelum diaktifkan secara efektif. Pengguna harus menentukan rangkaian gerakan terlebih dahulu dalam interval waktu 24 frame per detik sebelum teknik dijalankan.

Setelah proses aktivasi dimulai, seluruh rangkaian gerakan yang telah diprogram akan dilaksanakan secara berurutan selama satu detik tanpa adanya perubahan di tengah pelaksanaan. Dengan demikian, pengguna perlu memperkirakan dengan tepat arah pergerakan, posisi lawan, dan interaksi fisik sebelum teknik diaktifkan.

Tahap pra-aktivasi menjadi faktor kritis, karena kesalahan dalam perhitungan atau gerakan yang tidak sesuai dengan prinsip fisika dapat menyebabkan efek samping, seperti kondisi membeku pada pengguna. Oleh karena itu, teknik ini menuntut tingkat akurasi dan perencanaan yang sangat tinggi agar dapat digunakan dengan aman dan efektif.

7. Ratio Technique – Kento Nanami

Ratio Technique – Kento Nanami
Ratio Technique – Kento Nanami

Teknik ini tidak secara otomatis menghasilkan efek khusus hanya melalui serangan biasa. Untuk mengaktifkan efek kritikal, pengguna harus terlebih dahulu mengidentifikasi titik tertentu pada tubuh lawan dengan rasio pembagian 7:3.

Teknik ini mensyaratkan agar serangan mengenai titik tersebut secara tepat. Jika serangan tidak mengenai rasio yang telah ditentukan, maka dampak yang dihasilkan akan bersifat standar tanpa memicu efek maksimum dari teknik tersebut.

Tantangan utama dalam penerapan metode ini terletak pada kemampuan pengguna untuk mengenali dan menargetkan titik sasaran secara akurat. Dalam situasi pertempuran yang cepat, pengguna diharuskan secara cepat membagi tubuh lawan menjadi sepuluh bagian imajiner dan mengarahkan serangan ke titik yang ditentukan, yang menjadi lebih sulit apabila berhadapan dengan lawan yang bergerak cepat atau memiliki bentuk tubuh non-humanoid.

8. Miracles – Haruta Shigemo

Miracles – Haruta Shigemo
Miracles – Haruta Shigemo

Teknik ini memiliki mekanisme aktivasi yang berbeda jika dibandingkan dengan teknik lainnya. Untuk dapat mengaktifkan metode ini, pengguna harus terlebih dahulu mengalami dan mengumpulkan berbagai kejadian kecil yang dianggap sebagai keajaiban dalam aktivitas sehari-hari.

Kejadian-kejadian tersebut kemudian tersimpan secara tidak sadar sebagai tanda di bawah mata pengguna. Teknik ini tidak dapat diaktifkan secara sengaja oleh pengguna. Aktivasi akan terjadi secara otomatis ketika nyawa pengguna terancam, dengan menggunakan salah satu keajaiban yang telah tersimpan sebelumnya.

Dengan demikian, agar teknik ini berfungsi, harus ada persediaan keajaiban yang telah terkumpul, namun jumlah dan waktu pemakaiannya tidak diketahui oleh pengguna. Kondisi ini membuat metode ini unik dalam hal aktivasi, karena bergantung pada proses pasif, tidak disadari, dan berada di luar kendali langsung pengguna.