Sejumlah pengguna Facebook sempat dihebohkan belakangan ini dengan sebuah promosi menarik yang mengatasnamakan Samsung. Dalam promosi tersebut, Samsung mengadakan pernawaran tukar atau barter smartphone merek Samsung apa saja dengan Galaxy Note 5 secara gratis.

Jika tertarik pengguna bisa langsung menjuju ke tautan yang sudah disediakan. Dalam web tersebut, pengguna akan dimintai beberapa pertanyaan survei. Dari beberapa pertanyaan tersebut, salah satunya seperti sudah berapa lama pengguna menggunakan smartphone merek Samsung saat ini.

promo Samsung hoax

Pada akhir pernyataan survei, web tersebut bakal menyajikan informasi soal jumlah Galaxy Note 5 yang tersedia untuk ditukar oleh pengguna. Untuk mendapatkan kesempatan memiliki perangkat tersisa, pengguna nantinya dimintai untuk membagikan tautan tersebut, kedalam akun Facebook masing-masing.

JANGAN LEWATKAN
Produsen Smartphone Paling Populer di Indonesia, Asus Nomor Satu

Apakah Benar Ada Promo Gratis Galaxy Note 5 di Facebook ?

Jadi pertanyaan sekarang adalah apakah benar program gratisan itu benar-benar ada ? pertanyaan tersebut dijawab oleh Alfons Tanujaya, analisi dari Vaksincom, menurutnya situs tersebut hanya tipuan belaka.

Lanjut Alfon “semua itu hoax (tipuan), motif dari pembuat situs untung saja tidak mengambil alih komputer atau menanamkan virus/spyware, melainkan hanya untuk mencari uang melalui jalan lain. Cara mencari uang melalui situs tersebut dari orang yang mengisi survei yang digunakan calon costumer untuk perusahaan tertentu.

Disamping itu, situs web tersebut meminta bagi para peminat untuk memasukkan 6 nomor kartu kredit awalnya. Menurut Alfon, bagi para pengguna yang sudah terlanjur memasukkan nomor kartu kredit tidak perlu khawatir soal data kartu kredit dicuri dan digunakan oleh orang lain.

JANGAN LEWATKAN
Samsung akan Mengurangi Produksi Smartphone Tahun Depan, Mengapa?

“awal 6 nomor kartu kredit didepannya dengan tujuan untuk memastikan para pengisi survei benar telah memiliki kartu kredit. Jadi tidak akan ada data rahasia yang dimanfaatkan dari proses tersebut. Kecuali nomor lengkap dari kartu kredit, CVV, jatuh tempo itu baru rawan” tambah Alfon.

Sekarang Kamu tidak perlu mengubah password atau melakukan pemblokiran terhadap kartu kredit yang sudah terlanjur dimasukkan kedalam data mereka. Sampai saat ini berita hoax tersebut masih beredar di halaman Facebook, sudah banyak orang juga terpengaruh dengan tipu daya tersebut. Alangkah baiknya, jangan diklik tautan yang disajikan tersebut, agar terhindar dari hal-hal penipuan.

BAGIKAN
Penulis Dafunda #Tekno yang suka hal yang berbau Teknologi, Menyukai Film dan okeh lah pokoknya . Ikuti saya di Sosial Media mas broh...