Umumnya setiap jenis baterai yang di charge ulang baik itu laptop, smartphone, atau tablet, sudah memiliki batas usia dalam jangka waktu yang berbeda-beda. Kamu sendiri juga bisa memendek dan memperpanjang usia baterai tersebut. Semua hal itu tergantung bagaimana cara merawat baterai nya bukan ?

Sudah sangat banyak tips yang tersebar di dunia maya bisa Kamu manfaatkan sedini mungkin. Dari sekian tips, kebanyakan menyarankan pengguna untuk lebih teratur dalam menggunakan daya, agar baterai tidak terlalu bekerja keras setiap pemakaian.

Sebenarnya, pengguna tidak harus memanjakan baterai ibaratkan emas atau hewan peliharaan. Berikut ini adalah cara merawat baterai gadget awet dan tahan lama tanpa harus gonta-ganti baterai baru, seperti yang dihimpun dari ZDNet.

Cara Merawat Baterai Gadget Tahan Lama

1Selalu Perhatikan Siklus Pengecasan

Cara merawat baterai gadget pertama yang harus Kamu terapkan selalu memperhatikan siklus pengecasan. Pada beberapa perangkat sudah ada informasi mengenai kesehatan baterai pada opsi setelan atau settings. Dari situlah Kamu dapat melihat berapa kali siklus isi ulang daya baterai hingga batas performa nya menjadi buruk.

JANGAN LEWATKAN
Harga dan Jadwal Rilis Samsung Galaxy S7 Terungkap

Mengenai hal tersebut, Apple salah satu vendor sangat terbuka soal informasi siklus pengisian daya baterai. Pada lini iPhone, membutuhkan 500 kali siklus pengisian ulang daya, hingga performa baterai turun menjadi 80 persen dari awal baterai. Jadi dalam jangka waktu lama, maka akan semakin turun.

Jadi intinya, Kamu sebaiknya tidak membuag-buang jatah untuk siklus dalam pengisian ulang baterai. Jangan menyabut dan memasang charge jika memang tidak perlu.

Disaat Kamu melakukan isi ulang daya baterai, pastikan tidak mencabut ditengah-tengah proses isi ulang berjalan, karena hal tersebut bisa menyumbang satu siklus isi ulang. Padahal daya yang masuk kedalam baterai belum terisi penuh.

2Gunakan Alat Charge Terbaik dan Berkualitas

Sering sekali pengguna memilih alat pengisi daya dengan satu kepala namun banyak cabang kabel. Jika dinilai memang sangat praktis dan bisa bisa dibawa kemana saja yang kita mau tanpa harus membawa banyak kepala charge.

Namun, yang perlu Kamu ketahui adalah dalam melakukan isi ulang baterai, gunakanlah perangkat elektronik baik dari segi arusnya. Menghubungkan satu kepala dengan banyak kabel bisa saja membuat aliran tidak stabil. Tiba-tiba arusnya bisa kecil dan tiba-tiba menjadi besar.

JANGAN LEWATKAN
Berbahagialah Jomblo Sejati, Sekarang Kamu Bisa dibangunkan Oleh Megumi Kato Lewat Aplikasi ini

Jadi, jika memang diharuskan menggunakan alat charge dengan kabel yang banyak, pastikan kembali Kamu membeli aksesoris dari brand yang terbaik atau telah teruji kualitasnya.

3Jangan Lupa Perhatikan Temperatur Saat Melakukan Charge

jangan sepelekan mengenai temperatur didalam sebuah ruangan yang didalamnya Kamu sedang mengisi ulang daya baterai. Temperatur yang baik dalam ruangan ketika melakukan isi ulang perangkat elektronik adalah sekitar 20 derajat celcius atau 70 fahrenheit.

Jadi jangan sampai Kamu mengisi ulang baterai dengan temperatur dibawah 0 derajat celcius atau diatas 45 derajat celcius. Jika kondisi tersebut tidak Kamu perhatikan, maka sangat mudah rusaknya fungsi baterai secara permanen. Lebih baik perangkat mati tanpa daya dari pada mengisi daya ditengah temperatur ekstrem.

JANGAN LEWATKAN
Alasan Iron Man Menggunakan Ponsel Buatan China

4Selalu menjaga Fisik Setiap Perangkat

Disaat perangkat terjatuh atau tidak sengaja terbanting, tidak hanya membuat fisik perangkat yang lecet, namun performa beterai yang berada didalam ponsel juga dapat berpengaruh.

Akibat dari benturan yang keras, bisa jadi baterai membuyar dan keropos kandungan kimia yang terkandung didalam baterai.

5Pastikan Tidak Terlalu Lama Meninggal Perangkat Dalam Kondisi Baterai Penuh

Hal yang kerap terjadi pada kita semua adalah men-charge baterai ketika hendak beristirahat dimalam hari. Sebenarnya yang kebiasaan tersebut sangat fatal, dapat memendekkan umur baterai apa saja. Jadi pastikan tidak terlalu lama meninggalkan baterai jika dalam kondisi sudah penuh.

Disamping menjaga temperatur normal pada setiap perangkat. Hal ini bisa membuat usia baterai lebih tahan lama meski waktu yang Kamu gunakan tidak telalu lama.

JANGAN LEWATKAN
Apa Kamu Sering Typo Saat Chatting? Bisa Jadi Kamu Terserang Penyakit Ini!

Nah itulah beberapa tips sangat sederhana yang bisa Kamu implimentasikan demi merawat baterai pada perangkat apa saja. Baterai memang sudah memiliki umur pensiunnya, namun setidaknya dengan memperhatikan beberapa tips diatas, dapat memanfaatkan hingga pemakaian maksimal.

 

Sumber: ZDNet

BAGIKAN
Muhammad Hanif
Penulis Dafunda #Tekno yang suka hal yang berbau Teknologi, Menyukai Film dan okeh lah pokoknya . Ikuti saya di Sosial Media mas broh...