Platform video pendek TikTok memang masih menjadi aplikasi favorit, namun ada fakta menarik mengenai kepercayaan Gen Z terhadap TikTok yang mulai menurun secara signifikan. Berdasarkan survei terbaru dari Harris Poll, sekitar 60 persen pengguna dari kalangan Gen Z kini mulai ragu terhadap platform tersebut daripada tahun-tahun sebelumnya.
Laporan yang terhimpun oleh Dafunda menunjukkan bahwa 74 persen responden kini jauh lebih berhati-hati terhadap konten yang mereka konsumsi. Hal ini menjadi bagian dari tren media sosial 2026 di mana pengguna tidak lagi menelan informasi secara mentah-mentah.
Isu Keamanan Data Pribadi Jadi Sorotan Utama

Perubahan sikap ini tidak terjadi tanpa alasan. Kekhawatiran mengenai disinformasi dan keamanan data pribadi menjadi faktor utama yang memicu keraguan pengguna.
Sekitar 64 persen responden menyatakan bahwa perubahan struktur kepemilikan platform membuat mereka lebih memperhatikan masalah privasi media sosial.
Alih-alih merasa aman, proses transisi kepemilikan ini justru membuat sebagian besar Gen Z merasa harus lebih waspada dalam melindungi informasi sensitif mereka.
Rindu Konten Autentik Tanpa Banyak Iklan
Ada sisi nostalgia yang unik dalam trivia kali ini. Sekitar 79 persen Gen Z mengaku merindukan versi awal TikTok tahun 2020 yang lebih spontan dan tidak terlalu dikomersialkan.
Saat ini, banyak pengguna merasa feed mereka lebih mirip saluran belanja daripada ruang kreatif. Selain itu, 72 persen pengguna menilai konten saat ini terasa terlalu dibuat-buat atau performatif, yang akhirnya memperburuk kepercayaan Gen Z terhadap TikTok.
YouTube Menang Banyak, X Merosot
Menariknya, di tengah krisis privasi media sosial ini, YouTube justru mencatat persepsi positif sebesar 78 persen dari Gen Z. Platform milik Google ini dianggap lebih stabil dan tepercaya.
Sebaliknya, platform X (dahulu Twitter) mencatat kinerja terburuk dengan hanya 15 persen responden yang berencana meningkatkan penggunaan aplikasi tersebut.
Chief Strategy Officer Harris Poll, Libby Rodney, menjelaskan bahwa kehadiran Gen Z di TikTok setiap hari tidak selalu berarti loyalitas. Banyak dari mereka yang hanya mengikuti kebiasaan digital yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun.
Namun, dalam tren media sosial 2026, kebiasaan ini kemungkinan akan bergeser jika pengguna terus merasa lelah secara mental dan merasa pengalaman mereka tidak lagi autentik.



Bales ke