Begini Kisah Vivo di Indonesia yang Pernah Dicap Sebagai Powerbank

in ,
Sejarah Perjalanan Vivo
Cerita Unik Dibalik Vivo Indonesia | twipu.com

Vivo merupakan salah satu vendor smartphone asal China yang memulai bisnisnya di Indonesia sejak tahun 2014 lalu. Saat itu Vivo baru merilis beberapa smartphone premium seperti Vivo Xplay 3S, Xshot, X3S dan lainnya.

Mulai November 2019 lalu, salah satu lembaga riset pasar IDC mencetuskan Vivo sebagai vendor smarphone dengan jumlah pengapalan paling besar kedua di Indonesia sepanjang kurtal III (Q3) 2019.

Melalui riset tersebut disebutkan juga diketahui Vivo berhasil memperoleh pangsa pasar 22,8 persen. Lebih tepatnya berada di bawah Oppo yang memiliki market share 26,2 persen.

Namun di balik pencapaian itu semua, ada cerita unik yang dialami sepanjang perjalanan perusahaan asal China itu.

Cerita Unik Tentang Vivo di Indonesia

Sejak pertama kali Vivo masuk ke Indonesia, Vivo mengaku belum pernah sekalipun mendapat respon baik dari masyarakat terkait produk yang dirilis.

Bahkan tidak sedikit yang menganggap Vivo itu adalah merk Powerbank, bukan smartphone.

“Banyak dari teman-teman yang pergi ke kantor dan bertanya-tanya terkait Vivo. Mereka bertanya, ini berapa mAh produknya? Saya bingung, kan ini smartphone,” ungkap Digital & PR Director Vivo Indonesia, Fachryansyah Farandy di acara Year End Gathering yang diadakan Vivo di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat.

Vivo Pernah Dianggap Sebagai Power Bank

Lalu, Fachry melanjutkan selama satu tahun pertama pihaknya terus berusaha untuk menjelaskan jika Vivo adalah smartphone. Nama Vivo ini mungkin agak mirip dengan merk yang berinisial V lainnya.

Ia juga menjelaskan saat itu Vivo masih dipandang sebelah mata. Perangkat ini adalah merk ponsel yang berasal dari China tapi dianggap berani menjual produknya di Tanah Air di harga Rp 6-7 juta.

Sadar akan hal tersebut, pada 2016 Vivo mulai berpikir untuk mengubah strategi. Caranya yaitu fokus untuk segmen kelas menengah melalui peluncuran ponsel V-series pertama di Indonesia, Vivo V5.

Jika melihat laporan market share merk smartphone teratas di Quartal III, Vivo sudah berani klaim sebagai mereka smartphone ke-2 terlaris di Indonesia.

Tinggalkan Balasan