Seorang Wanita Tuduh Riot Meniru Penampilannya Untuk Karakter Saraphine

in ,
Seorang Wanita Tuduh Riot Meniru Penampilannya Untuk Karakter Saraphine
Seorang Wanita Tuduh Riot Meniru Penampilannya Untuk Karakter Saraphine

Saraphine merupakan salah satu champion yang ada di dalam League of Legends. Namun, baru-baru seorang perempuan bernama Stephanie menuduh bahwa Riot Games telah meniru penampilannya untuk kemudian dijadikan sebagai karakter Saraphine di dalam game.

Inti dari tuduhan yang dilayangkan oleh wanita tersebut yaitu, pada tahun 2019 ia berkencan dengan salah satu karyawan dari Riot. Dan kemudian ia menuduh bahwa karyawan tersebut telah memberikan detail dirinya kepada Riot Games untuk menciptakan Saraphine.

Namun, Riot Games langsung merespon dengan mengirim email ke PC Gamer, bahwa karakter Saraphine tidak didasarkan pada siapapun. Pembuatannya resmi dibuat secara independen oleh Riot Games.

Seraphine dibuat secara independen oleh Riot Games dan tidak didasarkan pada individu manapun

Ucap Riot Games pada PC Gamer

Karyawan Yang Dimaksud Sudah Tidak Bekerja Sejak Satu Tahun Lalu

Riot Games
Riot Games | Riot Games

Riot Games juga mengatakan bahwa karyawan yang dimaksud oleh Stephanie tidak bekerja lagi sejak satu tahun yang lalu. Dan juga karyawan tersebut sama sekali tidak termasuk dalam bidang atau departemen yang berperan dalam proses desain kreatif.

JANGAN LEWATKAN •
Build Terbaik Vi LoL: Wild Rift, Buru Semua Musuhmu!

Namun, Stepanhie malah menganggap hal ini terasa janggal bagi dirinya. Karena semua yang terjadi seolah-olah semuanya seperti berhubungan. Sebelum putus dengan Jhon (nama samaran sang karyawan riot), Jhon menyampaikan ide tentang skin dari salah satu Champion yairu Ahri, yang didasarkan pada Stephanie.

Kemiripan Stephanie dan Saraphine

Saraphine Dan Stephanie
Saraphine dan Stephanie | via Twitter

Lewat media sosial Twitter beredar foto kemiripan antara karakter Saraphine dan Stephanie. Dalam foto tersebut Saraphine memang terlihat mirip dengan Stephanie dengan memegang kucing. Foto-foto dari Stephanie tersebut merupakan foto yang ia kirim kepada Jhon pada tahun 2019 lalu.

Stephanie sendiri merasa jijik dengan miripnya dirinya dengan salah satu karakter champion League of Legends. Bahkan, sampai saat ini ia tidak bisa memainkan game favoritnya tersebut.

Saya merasa sangat jijik tentang itu, sampai-sampai saya tidak bisa memainkan salah satu videogame favorit saya. Selain itu, sungguh mengerikan memiliki champion yang mirip dengan Anda, memiliki begitu banyak karakteristik, dan memiliki nama yang hampir sama dengan Anda.

Ujar Stephanie

Menarik untuk kita tunggu apakah kasus ini akan sampai ke meja pengadilan. Jhon sendiri saat ini adalah pihak yang harusnya paling bertanggung jawab atas kasus ini. Gimana pendapatmu mengenai hal ini? Jangan lupa komen ya.