Berita GameGame

Masih Tahap Closed Beta, Valorant Sudah Kedatangan Cheater Pertamanya

Jika kalian mengikuti perkembangan industri game, tentunya kalian sudah tau dong mengenai game FPS terbaru yang dibuat Riot Games, ya game tersebut adalah Valorant. Valorant adalah game bergenre FPS yang sedang dikembangkan oleh Riot Games.

Valorant digadang-gadang bakal menjadi salah satu game FPS terbaik dan menjadi pesaing bagi game-game FPS lain. Pasalnya, game yang kini masih dalam versi beta ini lagi naik daun dan banyak dimainkan oleh streamer-streamer terkenal seperti Shroud sampai Tsm Myth.

Namun ada berita terbaru dari game ini, meskipun game ini baru memasuki masa betanya, game besutan Riot Games ini telah dimasuki oleh cheater. Cheater selalu hadir layaknya hama di setiap game online, bahkan di game baru yang masih dalam tahap closed beta seperti Valorant.

Berhasil Membanned Cheater Pertama Valorant

Valorant sendiri saat ini sedang dalam tahap closed beta dimana hanya beberapa pemain terpilih saja yang bisa mengakses game tersebut. Sayangnya salah satu pemain yang terpilih itu melakukan hal yang tidak terpuji dengan menggunakan cheat.

Akan tetapi, Kepala programer Riot Games Paul Chamberlain mengaku bahwa hingga detik ini mereka telah banned cheater pertama yang muncul dalam gamenya. Kabar ini disampaikan langsung melalui cuitan di akun Twitter milikinya.

“Sangat mengecewakan, hari ini kami harus mem-ban cheater pertama kami (dan sepertinya akan ada lebih banyak ban lagi),”

ungkap Paul dalam cuitannya

Selain itu, Paul berharap bahwa mereka akan memulai pemberantasan cheater setelah gamenya rilis. Akan tetapi hal tersebut nampaknya akan menjadi pekerjaan tambahan bagi mereka yang tidak menduga cheater datang lebih awal.

Bakal Menyiapkan Pengamanan Ekstra

Valorant
Valorant | Riot Games

Riot sebenarnya memperkirakan pengguna cheat akan muncul setelah Valorant dirilis secara resmi. Namun cheater datang jauh lebih cepat dari perkiraan, Paul menegaskan jika mereka siap memberantas hama tersebut.

Melalui Reddit, Paul perkenalkan sistem anti cheat bernama Fog of War. Dimana anti cheat ini mereka kembangkan untuk memerangi cheat seperti wallhack. Tentunya Paul tidak menjelaskan secara detail mengenai hal ini, pasalnya akan membantu hacker untuk mencari celah.

Selain itu, untuk memperketat Riot Games juga miliki AI pendeteksi aimbot, namun hanya sebatas alat untuk menginvestigasi kasus cheating atau hacking di dalam gamenya.

Riot juga mengungkapkan jika mereka memiliki sistem otomatis untuk mengumpulkan data dan menyelidiki kasus cheating yang nantinya akan menjadi pertimbangan untuk pemberian hukuman.

Hingga saat ini Valorant sendiri masih masuk dalam tahap beta dan belum memiliki jadwal perilisan yang pasti. Bagaimana menurut kalian mengenai hal ini? Jangan sungkan untuk memberikan tanggapan kalian bersama Dafunda Game melalui kolom komentar dibawah ini yaa!!

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.