5 Alasan Mengapa Silent Hill Adalah Game Horor Terseram Sepanjang Masa

in ,
Alasan Silent Hill Game Terseram
Silent Hill 2 | detikInet

Berikut adalah 5 alasan utama mengapa Silent Hill adalah game horor terseram sepanjang masa.

Gak dipungkiri memang banyak banget game-game horor (survival horror) yang seram bangte. Tapi bagi gue pribadi dan beberapa lainnya, adalah seri game horor keluaran Konami, Silent Hill, yang hingga kini masih dianggap sebagai game horor terseram sepanjang masa.

Mengapa demikian? Well, langsung saja simak 5 alasan utamanya berikut ini.

1. Grafis 3-D Yang Gokil

Alasan utama pertama mengapa Silent Hill adalah game horor terseram sepanjang masa (dan gue yakin banyak sih yang akan sependapat) adalah tampilan grafis 3-D nya itu.

Kalau kamu masih ingat ketika game pertamanya dirilis di tahun 1999, tampilan grafis 3-D Silent Hill (terlebih grafis FMV nya), terlihat seperti grafis film-film animasi 3-D canggih kala itu.

JANGAN LEWATKAN •
Sony Bakal Beli 3 Game Raksasa dari Konami

Yang alhasil, tak hanya sukses menarik perhatian kita di awal, namun juga kian meningkatkan atmosfir keseraman dari game-nya.

2. Plot Kisah

Alasan utama kedua mengapa Silent Hill adalah game horor terseram sepanjang masa adalah plot kisahnya.

Well ya, ya kita semua sadar kalau plot kisah Silent Hill terasa seperti plot-plot film horor kelas B atau bahkan mungkin kelas C. Tapi faktanya, untuk diadaptasikan ke dalam game, plot-plot kisahnya terasa sangat menarik dan super engaging.

Walau memang game-game horor lainnya kala itu dan nantinya, memiliki plot kisah yang lebih kompleks atau, bak plot film-film horor Hollywood.

Tapi plot ayah yang mencari putri kandung yang hilang secara misterius di tengah-tengah kota mati supranatural dan juga, pria yang disurati oleh istrinya yang sudah meninggal dunia, masihlah terasa lebih simpel namun tetap membuat kita terus teringat hingga detik ini.

JANGAN LEWATKAN •
3 Tips Agar Gak Ngeri dan Gak Tegang Ketika Main Game Horor

3. Latar Lokasi

Meng-ekspansi poin kedua. Ya adalah latar / setting lokasi game ini yang juga membuat kita sering gak berani untuk menamatkan game-nya.

Tidak hanya sepi senyap (walau memang terdapat beberapa warganya dan monster-monster nya itu) dan environment-nya yang secara konstan berganti cerah dan gelap saja.

Kabut tebal serta tentunya tampilan bangunannya yang terlihat tua, kumuh, dan berdarah-darah, membuat kita gemetaran sendiri ketika memainkan game-game nya.

4. Musik Latar

Bahkan dari game pertamanya, franchise Silent Hill kerap menampilkan tatanan musik latar yang terdengar super minimalistik tapi tetap terasa super eerie dan disturbing banget.

Belum lagi sound “kring” radio nya setiap kali ada musuh yang datang itu, waduh bikin kita langsung deg-deg ser sendiri. Semakin menjadi deg-deg duar kalau amunisi pistol kita sedang kosong melompong.

JANGAN LEWATKAN •
Komposer Silent Hill dan The Medium Sedang Kerjakan Game Baru!

5. Psikologis

Ya inilah alasan super duper utama mengapa Silent Hill masih gue (dan beberapa) anggap sebagai game horor terseram sepanjang masa.

Memang musuh-musuh di game ini adalah monster, anjing, dan manusia. Atau dengan kata lain seperti kebanyakan game horor lain. Tapi yang membuat mereka, karakter manusia dan bahkan seluruhnya terasa lebih seram, adalah penekanan di sisi psikologis nya.

Alone in the Dark dan Clock Tower kala itu memang yang duluan menekankan aspek ini. Tapi pada akhirnya, adalah Silent Hill yang melipat-lipat gandakan penekanannya.

Kita memang gak ngeri banget melihat monster atau tampilan (image) yang jelas-jelas seram atau disturbing nya.

Tapi kita seram dengan atmosfir dan lingkungannya. Atau dengan kata lain, rasa takutnya tercipta dari feel atau emosi dari dalam diri. Dan percayalah guys. Rasa takut seperti ini seramnya 1 juta kali lipat lebih menyeramkan daripada menyaksikan mayat yang berdarah-darah.

JANGAN LEWATKAN •
Rumor: Tanggal Perilisan Eksklusif Silent Hill PS5 Bocor?

Nah itulah tadi sekirnya 5 alasan mengapa Silent Hill adalah game horor terseram sepanjang masa. Bagaimana nih sekarang pendpaatmu dengan pembahasannya ini?