Pendapatan Box-Office Hollywood Nol Besar Untuk Pertama Kalinya

in ,
box office hollywood bangkrut COVID-19
Bloodshot & Onward | ScreenRant

Selain dikarenakan rajin banget dalam merilis film-filmnya, aspek lain yang membuat Hollywood kerap dianggap sebagai kiblatnya industri perfilman dunia adalah pendapatan berjuta-juta atau bahkan bermiliyar-miliyar dolar yang kerap didapatkan.

Mau itu awal bulan yang notabene kerap dianggap sebagai bulan langganan terburuk untuk merilis film atau di musim panas yang merupakan bulan penghasilan terbesar pertamanya, pokoknya yang jelas, Hollywood gak pernah putus pendapatan box-office-nya.

Akan tetapi, sayangnya kini semuanya berubah drastis. Karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, box-office Hollywood, tidaklah menghasilkan apa-apa sama sekali.

Gara-Gara COVID-19

Robert De Niro Taxi Driver Travis Bickle Movie Theater
Taxi Driver (1978) | ScreenRant

Dan fakta mencengangkan ini diungkapkan pertama kali baru-baru ini oleh The Guardian. Dan bisa diterka semua ini adalah gara-gara pandemik COVID-19.

Dan gara-gara pandemik tersebut seperti kita ketahui, banyak jaringan teater seperti: AMC & Regal, menjadi tutup dulu untuk sementara waktu. Walau memang ada beberapa jaringan bioskop yang tetap buka, namun tetep aja mereka tidak bisa menarik audiens dengan sebagaimana mestinya.

Jangankan di negara asalnya. Di Indonesia saja kita tahu bahwa hingga detik ini, tidak ada bioskop yang dibuka. Kalaupun ada 1-2 yang nekad, penontonnya pun juga tidak ada sama sekali. Alhasil, gak heran jika bioskop-bioskop di Indonesia pun kini sedang merugi besar.

Nasib Teater Ketika Nanti Buka Lagi

Shutterstock Editorial 10554185cn E1581527485409
Jason Blum| Variety

Walau nantinya setelah seluruh keadaan menjadi normal lagi, bioskop akan kembali berbisnis seperti biasa, namun gak dipungkiri keseluruhan bisnis tidak akan terlihat dan terasa seperti dulu lagi.

Seperti yang baru-baru ini dijelaskan oleh bos Blumhouse Productions, Jason Blum, dengan adanya pandemik COVID-19 ini, seperti kita tahu mau gak mau, banyak studio (termasuk studionya juga), yang akhirnya merilis Video On-Demand (VOD) dari film terbarunya beberapa hari atau minggu setelah perilisannya.

Memang. Apa yang dilakukan tersebut adalah untuk membantu mereka-mereka yang sedang dalam karantina COVID-19. Tapi menurut Blum, justru ia meramalkan gara-gara langkah tersebut, ke depannya Hollywood akan kian kerajingan melakukan hal tersebut yang alhasil, akan mengurangi minat moviegoers untuk ke bioskop.

Padahal seperti kita ketahui, pendapat box-office yang gila-gilaan itu ya dari hasil penjualan tiket bioskopnya. Tapi ya mari kita doakan saja semoga gak demikian amin. Sekarang, bagaimana nih pendapatmu akan hal ini?

Bagikan jika kamu suka