Berita MusikMusik

Ed Sheeran Menang Gugatan Lagu Shape Of You Miliknya

Isu jiplak-menjiplak rasanya sudah menjadi berita sehari-hari dalam industri musik. Setelah beberapa bulan lalu kami memberitakan kasus lagu Shake It Off milik Taylor Swift, kini kabar baik datang dari Ed Sheeran. Salah satu lagu miliknya (Shape of You) berhasil menang gugatan terkait dugaan plagiasi dari lagunya itu.

Ed Sheeran dituding menjiplak lagu Oh Why milik solois Sami Chokri. Hasil persidangan beberapa hari lalu membuktikan jika penyanyi asal Britania Raya itu tidak terbukti menjiplak lagu milik Sami Chokri.

Tidak Terbukti Adanya Plagiarisme

Epae Ed Sheeran
Ed Sheeran | EPAe

Penulis lagu pemenang Grammy Awards, Ed Sheeran memenangkan pertarungan hak cipta di Inggris atas lagu hitnya Shape of You yang rilis tahun 2017 silam. Seorang hakim di pengadilan tinggi London pada Rabu memutuskan bahwa Sheeran tidak terbukti menjiplak lagu Sami Chokri Oh Why saat menulis lagu miliknya.

Mengutip laporan dari Variety, Hakim Antony Zacaroli mengatakan dalam putusannya bahwa Ed Sheeran menyalin karya Chokri secara sengaja maupun tidak sadar. Selain itu ada kesamaan satu bar antara lagu Shape of You dan Oh Why.

Sehingga bagi Zacaroli, kesamaan itu hanyalah titik awal untuk kemungkinan pelanggaran hak cipta. Namun setelah mempelajari kedua lagu tersebut, Zacaroli dapat menyimpulkan bahwa adanya perbedaan pada bagian-bagian dari kedua lagu tersebut. Terutama, adanya bukti kuat bahwa frasa “Oh I” dalam Shape of You bukan berasal dari lagu Oh Why.

Ed kemudian mendapat tuduhan oleh pihak penggugat bahwa ia mendengarkan lagu Oh Why terlebih dulu sebelum menulis Shape of You. Terhadap tuduhan ini, Zacaroli mengatakan jika pada kenyataannya, dia menemukan bahwa Ed belum mendengarnya.

Bagikan Komentarnya Melalui Twitter Miliknya

Sheeran mengaku senang atas kemenangannya ini. Dalam sebuah pernyataan video yang ia unggah ke Instagram, dia juga menyinggung bahwa gugatan mengenai hak cipta semakin umum terjadi. Pada dasarnya, hal tersebut hanya merusak industri penulisan lagu.

“Terlalu banyak nada dan terlalu sedikit chord yang digunakan dalam musik pop. Kebetulan pasti terjadi jika 60 ribu lagu dirilis setiap hari di Spotify. Itu berarti 22 juta lagu per tahun, dan hanya memiliki 12 nada yang ada,” terang Ed dalam video singkat yang ia unggah lewat akun Twitternya. Sheeran pun berharap kasus-kasus dengan klaim tidak berdasar seperti ini dapat dihindari di masa depan.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment