Tengen Jujutsu Kaisen memiliki peran yang sangat penting sebagai salah satu elemen utama dalam sistem jujutsu saat ini. Keunikan Tengen tidak hanya terletak pada posisinya, tetapi juga pada penampilan fisiknya yang berbeda dari manusia pada umumnya. Pada masa lalu, Tengen memiliki wujud yang lebih menyerupai manusia biasa. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa Tengen berubah jadi makhluk aneh di Jujutsu Kaisen.
Jujutsu Kaisen adalah sebuah seri manga dan anime yang telah menarik perhatian besar di kalangan penggemar genre supernatural dan aksi. Ceritanya berfokus pada Yuji Itadori, seorang siswa SMA biasa yang tiba-tiba terjerat ke dalam dunia kutukan dan makhluk gaib setelah menelan jari batu bertuah yang sangat berbahaya.
Alasan Tengen Jujutsu Kaisen Berubah Jadi Makhluk Aneh
1. Pada zaman dahulu, manusia telah ada sejak era Nara sebelum mengalami proses evolusi

Tengen adalah seorang manusia yang hidup pada era Periode Nara di Jepang kuno. Ia dikenal karena perannya dalam penyebaran ajaran Buddhisme serta kontribusinya terhadap perkembangan sistem jujutsu.
Berbeda dengan manusia pada umumnya, Tengen mampu mempertahankan keberadaannya selama ratusan tahun melalui teknik keabadian yang dimilikinya. Untuk menjaga kestabilan fisik dan kesadarannya, Tengen harus rutin melakukan proses “penyatuan” dengan Star Plasma Vessel.
Proses ini memungkinkan bentuk tubuh dan kesadarannya tetap menyerupai manusia. Apabila proses penyatuan tidak dilakukan, tubuh Tengen akan mengalami perubahan drastis, meninggalkan wujud manusia dan bertransformasi menjadi sosok yang menyerupai roh kutukan.
2. Setiap 500 tahun, perlu diadakan proses penyatuan guna menghindari evolusi yang berkembang tanpa kendali

Teknik keabadian yang dimiliki oleh Tengen tidak memungkinkan dia untuk mempertahankan wujud yang sama secara permanen. Sebaliknya, setelah mencapai usia tertentu, teknik tersebut memicu proses evolusi tubuh ke tingkatan yang lebih tinggi.
Namun, evolusi ini memiliki risiko tinggi; jika tidak dikendalikan, Tengen dapat kehilangan kendali atas dirinya dan berubah menjadi entitas yang berbahaya bagi manusia. Untuk mencegah hal tersebut, Tengen diwajibkan melakukan ritual “penyatuan” dengan Star Plasma Vessel setiap sekitar 500 tahun.
Ritual ini berfungsi untuk mengatur ulang tubuhnya, memulihkan kestabilan, dan menjaga kesadarannya agar tetap menyerupai manusia. Dengan keberhasilan ritual ini, Tengen dapat mempertahankan kondisi fisik dan fungsinya secara relatif stabil dalam konteks dunia jujutsu.
3. Gagal Bersatu dengan Riko Amanai Justru Membuat Evolusinya Terus Berjalan Tanpa Henti

Pada tahun 2006, terjadi sebuah peristiwa penting yang memengaruhi sistem yang berjalan sebelumnya. Riko Amanai, yang menjabat sebagai Star Plasma Vessel, ditugaskan untuk melakukan proses penyatuan dengan entitas bernama Tengen.
Namun, sebelum proses tersebut selesai, Riko dibunuh oleh Toji Fushiguro yang memiliki misi untuk menggagalkan ritual tersebut. Kegagalan ini berdampak signifikan terhadap Tengen karena dia kehilangan kesempatan untuk melakukan proses reset tubuhnya.
Setelah kejadian tersebut, perkembangan Tengen menjadi tidak terkendali. Meskipun masih mampu mempertahankan kestabilan dalam batas tertentu sebagaimana dijelaskan oleh Yuki Tsukumo bentuk fisiknya mengalami perubahan yang berkelanjutan hingga akhirnya berubah menjadi makhluk yang sangat berbeda dari manusia.




