Gojek Berani Caplok Saham Blue Bird Senilai Rp 411 Miliar

Tampaknya Gojek semakin menunjukkan taringnya. Pasalnya salah satu perusahaan ride-hailing asal Indonesia ini secara resmi mendapat 4,3 persen saham milik perusahaan taksi Blue Bird.

Menurut pantauan Dafunda Tekno berdasarkan laporan Bloomberg 2/21/2020, informasi tersebut terungkap dari salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Supaya mendapatkan saham dari perusahaan tersebut, Gojek wajib mengeluarkan dana sebesar 30 juta dollar AS atau sekitar Rp. 411 miliar.

Gojek Membeli Saham Blue Bird Sebesar Rp 411 Miliar

Gojek langsung membeli saham tersebut dari perusahaan induk milik Blue Bird, PT. Pusaka Citra Djokosoetono.

Seperti yang diketahui, PT. Pusaka Citra Djokosoetono ini sudah menjual sebanyak 108 juta saham dengan harga Rp. 3.800 tepatnya pada 14 Februari lalu.

Namun tidak disebutkan siapa yang membeli 108 juta saham pada pengajuan bursa saham tersebut.

Saham Blue Bird Sempat Menurun

Seperti yang Dafunda Tekno kutip dari Kompas.com, saham Blue Bird (BIRD) sempat merosot hingga 2,9 persen pada Jumat 14/2/2020 lalu di harga Rp 2.340 per lembar.

Namun saham Blue Bird setelah itu kembali naik di angka Rp 2.500. Sementara terkait soal pencaplokan saham Blue Bird ini sempat tercium mulai dari 2019 lalu.

Kesepakatan tersebut adalah lanjutan dari kerja sama selama ini yang sudah pernah dibangun oleh pihak Gojek dengan Blue Bird.

Kerja sama antara Gojek dengan Blue Bird adalah berupa pemanfaatan aplikasi Gojek untuk pemasaran taksi dari Blue Bird.

Tidak hanya di situ saja, kesepakatan pembelian saham ini juga ada hubungan dengan kompetisi yang semakin ketat dengan perusahaan ride-hailing asal Singapura. Yaitu Grab Holding Inc.

Soal pembelian 4,3 persen dari saham Blue Bird ini menandakan investasi terbaru yang dilakukan oleh Gojek.

Bagaimana menurut kamu, apakah dengan menanamkan saham Gojek di perusahaan Blue Bird ini bakal membuat Gojek bakal berkembang ke depannya? kita tunggu saja ya gengs!