5 Fakta Unik Makanan Astronot di Luar Angkasa

in , ,
Fakta Unik Makanan Astronot 6

Apakah kamu penasaran dengan makanan yang disantap oleh Astronot di luar angkasa? Tentu banyak dong peraturan seperti, harus sesuai secara fisiologi, bisa dikonsumsi di gravitasi nol, dan lainnya. Artinya, makanan harus ringkas, tidak cepat basi, mudah dibuka, dan hanya menyisakan sedikit sampah.

Hal ini menjadi tantangan karena di satu sisi makanan astronot harus memenuhi syarat untuk dibawa ke luar angkasa berbulan-bulan, sementara di sisi lain, astronot juga manusia yang secara psikologis ingin makan makanan kesukaannya seperti di bumi.

Seiring perkembangan zaman, makanan di pesawat luar angkasa semakin mendekati makanan yang ada di bumi.

Inilah beberapa fakta unik tentang makanan astronot:

Makanan Beremah Dilarang di Stasiun Luar Angkasa

Fakta Unik Makanan Astronot 4

Lingkungan tanpa gravitasi membuat kru luar angkasa menghabiskan 90 menit sehari hanya untuk bersih-bersih. Saat makan di lingkungan mikrogravitasi, makanan mengambang di lambung sehingga menimbulkan rasa ingin sendawa atau muntah yang lebih besar.

Makanan yang paling merepotkan untuk disantap di luar angkasa adalah makanan yang beremah. Ketika bertaburan, remah bisa masuk ke sistem penyaring udara dan harus dibersihkan memakai penyedot debu.

Di stasiun luar angkasa juga ada bumbu seperti saus, mustard, dan mayones. Tapi garam dan lada tersedia dalam bentuk cair. Sebab, jika dalam bentuk bubuk, garam dan lada akan mengambang. Hal ini berbahaya karena bisa menyumbat ventilasi udara, mengontaminasi peralatan, atau masuk ke mata, mulut, dan hidung astronot.

Proses Pengolahan Makanan

Fakta Unik Makanan Astronot

Banyak makanan di bumi yang cepat basi jika tidak disimpan di kulkas. Sayangnya, pesawat luar angkasa awalnya tidak memiliki lemari pendingin untuk menyimpan makanan. Alhasil, resep-resep makanan dikonversi menggunakan metode freeze-drying dan thermo-stabilization agar tahan lama tanpa pendingin.

Thermo-stabilization adalah proses pengalengan. Namun, di luar angkasa, kaleng diganti dengan pouch agar lebih ringan dan lebih ringkas disimpan. Mengonversi resep tak semudah tinggal mengeringkan dengan proses pembekuan atau menstabilkan suhunya dengan disimpan di pouch.

Butuh berkali-kali uji coba dan penyesuaian sampai makanan bisa berhasil dinikmati oleh para astronot. Meski tidak ada kulkas, stasiun luar angkasa menyediakan oven untuk menghangatkan makanan

Makanan Astronot Semakin Beragam

Fakta Unik Makanan Astronot 2

Beberapa makanan seperti brownies dan buah-buahan bisa disantap seperti biasa (tidak perlu diproses dulu agar mudah dimakan di luar angkasa). Sebagian makanan lain perlu diseduh dengan air sebelum disantap. Misalnya, macaroni keju atau spageti.

Sekarang, para astronot bisa menikmati lebih banyak jenis makanan. Misalnya kacang-kacangan, selai kacang, daging ayam, daging sapi, seafood, permen, dan sebagainya. Untuk minuman, ada kopi, teh, jus jeruk, fruit punch, serta lemonade. Makanan favorit para astronot adalah makanan dingin, terutama es krim

Makanan Astronot Terasa Hambar

Fakta Unik Makanan Astronot 3

Makanan di luar angkasa terasa berbeda dengan di bumi. Hal ini disebabkan penyumbatan di kepala yang menumpulkan sensasi rasa dan aroma akibat gravitasi nol. Karena itu, para astronot cenderung menyukai makanan yang berbumbu kuat.

Kimchi di Luar Angkasa

Fakta Unik Makanan Astronot 5

Kimchi pertama kali dibawa ke luar angkasa pada 2008. Butuh tiga lembaga penelitian internasional, beberapa tahun pengerjaan, dan dana lebih dari satu juta dolar demi menciptakan kimchi yang bisa dinikmati di luar bumi.

Unik sekali ya makanan astronot? Jadi penasaran ingin mencicipi makanan di luar angkasa!

Ayo mulai berdiksusi