Penggemar Dragon Ball tampaknya masih harus bersabar untuk memainkan Dragon Ball Xenoverse 3. Bandai Namco menargetkan peluncuran game ini pada paruh kedua 2027, memberikan waktu tambahan bagi pengembang untuk menyempurnakan pengalaman bermain.
Penundaan ini menjadi kesempatan untuk mematangkan berbagai aspek permainan sebelum dirilis. Pengembang juga mempertimbangkan masukan komunitas dan hasil survei pemain sebagai bahan evaluasi dalam proses pengembangan.
Produser Masayuki Hirano menyampaikan bahwa tanggapan pemain menjadi bagian penting dalam pembahasan tim. Harapannya, waktu tambahan tersebut dapat membantu menghadirkan game yang lebih sesuai dengan ekspektasi penggemar.
Gameplay dan Masukan Pemain Jadi Perhatian

Sejumlah tayangan gameplay dan sesi uji coba memunculkan catatan mengenai beberapa aspek permainan. Di antaranya adalah misi yang terasa berulang, antarmuka yang terlalu ramai, penurunan frame rate, serta performa yang perlu dioptimalkan.
Misi dengan pertarungan berulang memang menjadi bagian dari formula seri Xenoverse. Namun, variasi tantangan yang lebih menarik dapat membuat petualangan terasa lebih segar dan mengurangi kejenuhan pemain.
Stabilitas teknis juga menjadi faktor penting, terutama dalam mode multipemain. Koneksi yang baik dan pertarungan yang responsif dapat meningkatkan kenyamanan bermain sekaligus mendukung kompetisi yang lebih seimbang.
Selain itu, penggemar tentu berharap kebebasan menciptakan karakter, mekanisme pertarungan, dan variasi kemampuan tetap menjadi daya tarik utama. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa seluruh masukan pemain akan diterapkan dalam versi final.
Dengan target rilis pada paruh kedua 2027, Dragon Ball Xenoverse 3 masih memiliki waktu untuk mematangkan kualitasnya. Penundaan memang berpotensi mengecewakan penggemar, tetapi tambahan waktu tersebut akan sepadan apabila menghasilkan permainan yang lebih stabil, menarik, dan menyenangkan untuk dimainkan dalam jangka panjang.


Membalas