Facebook Mengakuisisi Layanan Cloud Gaming Untuk Bersaing Dengan Google Stadia?

Bagi para Gamer, khususnya di Indonesia, pasti pernah memainkan Game browser yang disediakan oleh Facebook. Semenjak masa kejayaan Farmville, Dragon City, dan Stick Run, game Facebook menjadi begitu populer. Hampir semua kalangan menyukai permainan yang disediakan oleh Facebook.

Namun, seperti yang kita ketahui bahwa Facebook Gaming telah sepi pemain, hanya beberapa persen saja yang masih memainkannya, mungkin saja mereka hanya bernostalgia, setelah itu mereka tidak pernah menyentuh salah satu permainan di Facebook Gaming.

Facebook Mengakuisisi PlayGiga, Bersaing Dengan Google Stadia?

PlayGiga

Facebook berencana untuk mengembalikan masa keemasan Game Browsernya dengan mengakuisisi layanan Cloud Gaming bernama PlayGiga, sebuah startup yang berpusat di Madrid, Spanyol.

Akuisisi Facebook muncul ketika pasar Cloud Gaming sedang berkembang berkat masuknya beberapa pemain besar baru. Bulan lalu saja Google telah meluncurkan layanan Stadia, sementara Microsoft masih mempersiapkan peluncuran platform xCloud-nya sendiri pada tahun 2020. Sementara itu, Sony telah memiliki layanan cloud gaming sendiri bernama PlayStation Now.

Dibandingkan dengan raksasa di atas, PlayGiga hanyalah sebuah perusahaan cloud gaming yang jauh lebih kecil, sebelum diakusisi memang PlayGiga berniat untuk memperluas dan mengembangkannya.

Gaming Menjadi Fokus Baru Untuk Facebook?

Facebook Gaming

Nampaknya Facebook akan meningkatkan fokus pada Gaming dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan maret lalu, Facebook menambahkan kata “Gaming” pada bilah navigasinya. Pasti hampir semua tahu layanan Facebook Gaming yang mirip seperti layanan streaming Twich.

Facebook juga memiliki minat dalam game VR dengan mengakusisi Oculus pada tahun 2014. Bulan lalu, Facebook juga telah mengakusisi Beat Studios, pengembang dari Beat Saber. Facebook mengklaim bahwa terdapat lebih dari 700 juta pengguna setiap bulannya dengan konten game Facebook.