Eksekutif Google Kena Hujat Netizen Karena Sarankan Streamer Bayar Lisensi Game Yang Dimainkan

in
Eksekutif Google Kena Hujat
Eksekutif Google Kena Hujat | Google

Livestreaming game adalah kegiatan yang sudah biasa gamer atau streamer lakukan pada saat ini. Seorang eksekutif Google menyarankan untuk para streamer membayar lisensi dari game-game yang mereka mainkan. Karena saran tersebut, ia kini dapatkan banyak hujatan dari para netizen.

Menariknya, banyak sekali para streamer dan bahkan developer game yang mengkritik sang eksekutif. Namun, apa sih yang membuat ia berfikiran seperti itu? Sebaiknya yuk mari kita cari tahu alasannya.

Saran Yang Kurang Tepat, Eksekutif Google Kena Hujat

Bermain game dan lalu menyiarkannya secara langsung telah menjadi trend pada saat ini. Banyak para streamer baik itu lewat Twitch dan Youtube membagikan aktivitas bermain gamenya untuk mendapatkan uang.

JANGAN LEWATKAN •
Streamer Shroud Bakal Vakum Setelah Operasi Keduanya

Namun, seorang eksukutif Google pada Google Stadia bernama Alex Hutchinson dalam akun twitternya mengatakan bahwa seharusnya para gamer dan streamer harus membayar lisensi dari game yang mereka mainkan.

Hutchinson berfikiran bahwa game itu seperti musik yang sama-sama memiliki hak cipta. Jika seorang ingin memainkan atau mengcover sebuah lagu dari seseorang maka ia harus membayar lisensinya terlebih dahulu. Inilah inti pemikiran dari eksekutif Google tersebut.

Nah, setelah beberapa saat banyak sekali komen yang muncul pada cuitannya tersebut. Ada beberapa yang mendukung, namun lebih banyak kontra terhadap pemikiran dari Hutchinson.

Konten kreator dan sekaligus influencer bernama DANTDM menanggapi hal ini sangat serius. Ia mengatakan dalam lewat postingan twitternya bahwa para streamer dan influencer telah membantu pihak developer dalam hal marketing game, bahkan telah menekan biaya pemasaran yang cukup tinggi.

JANGAN LEWATKAN •
Google Menemukan Celah Keamanan di Ponsel Samsung, Xiaomi, dan Oppo

Mendapatkan Sarkasme

Tidak tanggung-tangung, sebuah developer game yaitu, Devolver Digital menyampaikan sarkas kepada sang eksekutif Google tersebut. Dalam postingan twitternya, mereka menyampaikan bahwa para gamer bebas memainkan game-game dari mereka tanpa perlu membayar uang sepeser pun.

Google langsung merespon hal ini, dan mereka mengatakan bahwa segala hal yang telah Hutchinson katakan tidak berhubungan dengan Google. Dan itu adalah pendapat pribadi dari Hutchinson. Dan ini langsung Hutchinson konfirmasi pada twitternya bahwa semuanya adalah hasil dari pemikirannya sendiri.

Nah, menurut kamu bagaimana mengenai hal ini? Pantaskan seorang streamer harus membayar game yang ia siarkan? Jangan lupa untuk kunjungi terus Dafunda Game!