J.J. Abrams Sebut Belum Bicara dengan Warner Bros untuk Film Baru Superman

in , ,
Premiere Of "Star Wars: The Force Awakens" Red Carpet
HOLLYWOOD, CA - DECEMBER 14: Director J.J. Abrams attends the World Premiere of “Star Wars: The Force Awakens” at the Dolby, El Capitan, and TCL Theatres on December 14, 2015 in Hollywood, California. (Photo by Alberto E. Rodriguez/Getty Images for Disney)

Sebelumnya sempat terdengar kabar bahwa Warner Bros. memanggil J.J. Abrams untuk menyutradarai film Superman. Namun, pembuat film terkenal tersebut mengungkapkan bahwa dirinya belum melakukan pembicaraan resmi tentang film Superman baru dengan WB.

Rumor ini mulai muncul saat perusahaan produksi Abrams, Bad Robot melakukan kesepakatan besar dengan WarnerMedia yang merupakan rumah bagi DC Comics. Dalam waktu singkat, desas-desus tentang Abrams yang akan mengawasi film superhero DC, khususnya Superman mulai berkembang.

Meski, Henry Cavill tetap menyatakan dirinya adalah Superman, studio ini tampak tidak akan membuat film baru dengan karakternya. Mereka lebih mengarah ke arah reboot yang membuat spekulasi semakin membesar. Tetapi filmmaker ini mengatakan pembicaraan itu belum terjadi.

Abrams Masih Sibuk dengan Star Wars

JJ Abrams Kimi No Nawa
J.J. Abrams tahun 2017 | The Wrap

Dalam wawancara dengan Screen Rant, sutradara Star Wars: The Rise of Skywalker ini ditanyain tentang potensi bergabungnya dia dalam World of DC. Lalu Abrams menjawab, “Aku belum melakukan perbincangan resmi dengan Warner terkait hal ini, tapi orang-orang bertanya kepada ku pertanyaan ini dan aku tahu bahwa kami, Bad Robot baru saja menandatangani kesepatakan dengan WarnerMedia. Kami akan mulai melakukan diskusi dengan apa yang akan hadir selanjutnya. Tapi aku tahu lebih banyak dari kalian selanjutnya, apalagi hal-hal DC.”

Bad Robot mencapai kesepakatan mereka dengan WarnerMedia saat Abrams berada di tengah-tengah pasca produksi The Rise of Skywalker. Setelah itu, dia harus melakukan tour untuk memperkenalkan film kesembilan Star Wars ini. Hal itu juga mengisyaratkan bahwa dirinya kini masih terlalu sibuk untuk mengurus sesuatu yang baru. Pertemuannya dengan WB muncul baru bisa terlaksana setelah The Rise of Skywalker rilis di bioskop.

Karir J.J. Abrams di Dunia Film

Abrams memang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memperbaiki franchise yang sudah ada. Dia membantu untuk menghidupkan kembali properti seperti Mission: Impossible, Star Trek dan Star Wars.

Beberapa kali dia sudah mengungkapkan bahwa akan berhenti dengan reboot dan mulai fokus ke cerita baru. Namun baru satu film, yaitu Super 8 yang menjadi film originalnya.

Hal inilah mungkin yang menjadi alasan studio besar seperti WB menarik Abrams bergabung untuk meluncurkan kembali brand utama. Apalagi seperti yang kita ketahui setelah kegagalan DC Extended Universe.

Tinggalkan Balasan