MovieReview Film

Review Barbarian (2022): Misteri Mematikan Sebuah Rumah Sewa

Review Barbarian ini tidak mengandung SPOILER!

Apabila kamu adalah tipe yang selalu update dengan berbagai kabar dari rilisan film terbaru. Pastinya kamu sudah mendengar berbagai resepsi super positif yang diberikan terhadap Barbarian.

Spesifiknya, banyak yang mengatakan kalau film yang disutradarai dan juga ditulis naskahnya oleh Zach Cregger (The Civil War on Drugs) ini adalah salah satu film horor terbaik yang pernah ada.

Melihat seluruh tanggapan positif ini. Maka gak heran jika gue pun penasaran banget. Terlebih trailer dari film ini juga gak membocorkan plot ceritanya. Nah, berdasarkan seluruh fakta tersebut, lalu apa iya Barbarian adalah film horor yang keren dan layak tonton?

Well, untuk mengetahui jawabannya langsung saja kamu simak ulasan review Barbarian berikut ini.

Double Booking Rumah Sewa

Nah seperti yang telah dijelaskan di paragraf awal bahwasanya trailer filmnya tidak membocorkan plot ceritanya (well, hanya inti plot saja, gak sampai twist atau apa yang sebenarnya terjadi). Maka gue pun juga akan melakukan hal yang serupa.

Jadi seperti yang kamu telah lihat juga dalam trailer-nya, Barbarian mengisahkan insiden double booking rumah sewa antara dua karakter utama filmnya. Spesifiknya lagi disini adalah Tess Marshall (Georgina Campbell) yang mengaku adalah yang pertama kali melakukan booking rumah sewanya.

Akan tetapi, betapa terkejutnya ia ketika sampai depan pintu rumahnya. Pasalnya ketika ia berusaha dan mencari tahu mengapa pintu gak bisa ia buka-buka. Ternyata pintunya memang sudah dikunci dari dalam.

Dan yang menguncinya adalah pemuda bernama Keith Toshko (Bill Skarsgard). Ternyata menurut pengakuan Keith, adalah ia yang lebih dulu menyewa rumahnya. Walau awalnya sama-sama gak percaya.

Namun pada akhirnya setelah keduanya sama-sama membuktikan tanda hasil transaksi masing-masing. Barulah keduanya dan kita sebagai audiens meyakini kalau Keith dan Tess memang mengalami momen double booking.

Terpakasa Tinggal Bareng

review berbarian 2022
Tess Marshall (Campbell) & Keith Toshko (Skarsgard) | 20th Century Studios

Nah setelah melewati berbagai drama ini dan itunya. Pada akhirnya Keith pun mengajak Tess untuk menginap saja dulu di rumah sewanya ini. Alias, tinggal bareng. Hal ini mengingat juga sikon darurat (urgent) yang sedang mereka hadapi.

Maksudnya, ketika Tess sampai di rumah sewanya ini. Kondisinya sedang hujan deras. Sehingga iapun juga sulit untuk mencari penginapan lain di sekitaran lokasinya. Plus keesokan paginya, ia juga harus melakukan wawancara (interview) kerja.

Walau awalnya merasa ragu, namun setelah mendengar penjelasan dan secara perlahan menjadi akrab dengan Keith. Tess pun menyetujuinya. Namun sayangnya, justru setelah ia memutuskan menginap inilah bencana  horor dari rumah ini mulai terjadi.

Ruangan Basement Penuh Misteri Mengerikan

review barbarian 2022
20th Century Studios

Nah bencana horor tersebut mulai terjadi ketika Tess dan Keith (well, lebih ke Tess sih) menemukan pintu menuju ruang basement.  

Dan betapa terkejutnya mereka bahwa dalam ruangan yang kumuh tersebut. Banyak sekali terdapat barang dan juga telusuran ruangan yang kalau kita lihat dan pikir lagi, sangat gak biasa. Selain gak biasa, juga membuat mereka dan kita sebagai audiens merasa sangat penasaran.

Nah setelah beberapa saat menjelajahi ruangannya keduanya pun akhirnya menyadari kalau rumah sewanya ini, memang menyimpan misteri.

Bahkan seperti yang telah gue katakan pada bagian judul dan sub-judul pembahasan ini. Misterinya tak hanya mengerikan namun juga mematikan. Wah ada apa sih sebenarnya dengan rumah sewa ini?

Well, untuk mengetahui jawabannya, langsung saja deh kamu nonton filmnya ini oke?

Apakah Memang Film Horor Terbaik?

review barbarian 2022
20th Century Studios

Oke setelah membahas sejenak plot filmnya. Mari kita sekarang langsung menilai apakah film Barbarian memang merupakan film horor terbaik yang pernah ada?

Well, kalau bagi gue pribadi. Film ini keren secara teknis. Tapi dalam penceritaannya, sayangnya masih ada yang kurang. Walau demikian, secara keseluruhan, Barbarian memang salah satu film horor yang oke. Atau dengan kata lain good but not great.

Oke mari kita bahas dulu yang kerennya. Jadi seperti yang barusan dikatakan, secara teknis film ini WOW banget. Dan tanggapan ini memang gak berlebihan. Pasalnya film ini memiliki teknik penyutradaraan, editing, dan bahkan sinematografi yang oke banget.

Cregger Adalah Calon Master Horor Baru

1a908dc0 2e17 11ed A79e 4e06cbdd4d27
Zach Cregger sang sutradara | Yahoo News

Dan kemumpunian dari seluruh aspek teknisnya tersebut, tentunya difaktori habis-habisan oleh Cregger. WOW guys, WOW! Sosok sineas yang juga aktor ini, benar-benar hebat dalam film ini.

Ia tahu banget bagaimana cara agar film ini terlihat indah dipandang namun pada saat yang sama, tetap bisa membuat kita merinding bahkan menjerit ketakutan. Cregger tahu kapan harus menampilkan adegannya secara perlahan, cepat, zoom dekat, zoom jauh, pokoknya udah ahli banget deh.

Dan ngomong-ngomong menjerit ketakutan. Walau memang kita akan mengalami hal tersebut ketika nonton filmnya. Namun melalui review Barbarian ini gue akan konfirmasikan ke kalian kalau metode jumpscare-nya pun tepat dan “halus.”

Alias tidak seperti film-film horor kebanyakan yang main langsung tiba-tiba membelokkan dan men-zoom tampilan menyeramkannya. Yang alhasil, membuat kita langsung super jantungan.

Dan masih ngomongin aspek zoom-nya yang gokil. Dengan kemumpuniannya dalam memain-mainkan aspek teknis tersebut. Alhasil, kitapun sebagai audiens, juga serasa sedang ikutan berpetualang/bertahan hidup dengan karakter-karakter filmnya.

Kurang Penjelasan dan Kurang Greget

Namun sayangnya kemumpunian tersebut sedikit rusak akibat (bagi gue pribadi) eksekusi penceritaannya yang kurang greget. Dan aspek kurang gregetnya ini kian terlihat ketika masuk babak klimaks/finalnya

Bukannya buruk, tapi kurang sedikit lagi saja. Malah lebih jauhnya menjadi terlihat dan terasa biasa-biasa saja. Yang alhasil, membuat seluruh mood menjadi agak menurun.

Selain kurang greget. Bagi gue pribadi, terdapat beberapa adegan dalam film ini yang masih kurang dalam penjelasan atau pengeksplorasiannya. JANGAN SALAH!  Memang kita masih akan mengerti banget dengan keseluruhan kisahnya termasuk penjelasan terkait apa yang sebenarnya terjadi pada rumah sewa horor ini.

Tapi gue sih merasa bahwa penjelasannya masih bisa di-detailkan lagi. Sehingga gak hanya kita lebih memahaminya, namun juga bisa membuat filmnya jauh lebih menarik dan bahkan emosional.

Scoring Yang Juga Kurang “Meledak”

1118full Barbarian Screenshot5
20th Century Studios

Kekurangan tersebut kian diperparah dengan scoring filmnya. Seperti kita tahu, yang namanya scoring alias musik latar dalam genre film horor sangatlah VITAL.

Karena pada dasarnya menurut gue. Yang membuat film horor (apalagi rilisan sekarang) begitu seram adalah musik latarnya atau sekelebat sound effect-nya. Nah berdasarkan pernyataan tersebut, jujur bagi gue pribadi, gue gak merasakan hal tersebut.

Memang ada musik latar untuk membangun tensi kengerian yang kita miliki. Tapi secara keseluruhan, semuanya sangat terasa tanggung. Namun uniknya, ketika bagian sekelebat sound effect yang bikin kaget itu, film ini melakukan tugasnya dengan baik. Jadi ya guys, 50-50.

Cast Yang Penuh Totalitas

review barbarian 2022
20th Century Studios

Untungnya seluruh kekurangan tersebut, sukses tertutupi juga oleh penampilan seluruh aktor dan aktrisnya yang sangat total.

Namun kalau kita spesifikkan lagi, maka yang paling total adalah aktris utamanya Georgina Campbell. WOW! Gue benar-benar takjub dengan performanya sebagai Tess disini. Dan bagi gue, ini adalah pertama kalinya melihat sosok dan juga penampilannya.

Dan ya guys seperti kata pepatah, “kesan pertama adalah segalanya.” Well sekali lagi, Campbell sukses memberikan kesan pertama yang sangat oke. Aktris asal Kent, Inggris yang berusia 30 tahun ini benar-benar tampil dengan sangat natural.

Ya pokoknya ia memerankan Tess layaknya seperti kita yang pernah atau mungkin sedang mengalami kejadian menguntungkan yang telah dijelaskan sebelumnya. Dan pembawaannya inipun lantas menular juga ke Skarsgard.

Skarsgard Tampil “Normal”

0170
20th Century Studios

Ya spesifiknya lagi. Maksud kata “menular” tersebut adalah Skarsgard sebagai Keith tampil selayaknya seperti karakter Tess yang terkejut dengan insiden double booking ini.

Selain itu yang gue kaget banget. Sebagai Keith yang mengalami insiden tersebut, karakternya juga sangat protagonis dan normal. Maksudnya lagi, rasanya inilah pertama kalinya gue menyaksikan sosok Skarsgard tampil dengan tidak terlalu intens dan juga lebih protagonis.

Karena entahlah. Bagi gue selain memerankan Pennywise dalam dua film horor It (2017, 2019). Seluruh karakter yang Skarsgard perankan rata-rata berperangai antagonis atau antihero. Pokoknya kalau bahasa gaulnya, penampilan Skarsgard jauh lebih nge-“chill.”

Comeback Keren Justin Long

Intro 1663994696
Justin Long sebagai AJ Gillbride | 20th Century Studios

Namun terlepas sesantai dan seasyiknya penampilan Skarsgard, ia masih kalah nge-chill dengan karakter AJ Gillbride yang diperankan oleh Justin Long (He’s Just Not That Into You, Tusk).

Dan ya ketika melihat namanya pada poster promosional film ini, rasanya kita seperti sedang ngantuk atau teler. Pasalnya nama dan sosok Long dalam beberapa tahun belakangan sudah gak begitu bersinar. Selain itu, penampilan-penampilannya juga biasa-biasa saja.

Keseimbangan Antara Kocak dan Serius Yang Oke Banget

29dfa055ad6429b02946f263835aa16f
20th Century Studios

Berdasarkan pernyataan tersebut. Maka sekali lagi gak heran jika kita semua merasa terkejut banget ketika melihat nama dan sosoknya dalam film ini. Dan keterkejutan tersebut kian bertambah ketika menyaksikan penampilannya yang kocak dan keren sebagai AJ.

“Hah, kocak?” Ya guys walau Barbarian adalah film horor, namun terdapat juga elemen komedi dalam filmnya ini. Dan sebagian besar elemen ini tampil melalui performa Long yang sangat keren.

Tapi jangan salah juga guys. Melalui review Barbarian ini gue tekankan kalau pada saat yang sama, Karakter AJ-nya juga memiliki banyak momen serius nan menegangkan. Terlebih, karakter ini juga memiliki latar belakang yang dark.

Dan Long sekali lagi, keren banget dalam menampilkan keseimbangan antara kedua elemen yang sangat kontras tersebut. Oh ya sebagai pengingat saja. Karakter utama dalam film ini adalah Tess-nya Campbell dan Keith-nya Skarsgard.

Namun jangan salah. Karakter AJ-nya Long juga memiliki peranan yang gak kalah penting dalam film ini.

Film Horor Orisinil Yang Meyegarkan

1118full Barbarian Screenshotx
20th Century Studios

Nah berdasarkan seluruh ulasan-ulasan tersebut. Maka kesimpulan yang bisa kita ambil dari review Barbarian ini adalah film ini memanglah oke untuk kita saksikan.

Terlepas berbagai kekurangan yang ada. Barbarian secara keseluruhan, merupakan film horor orisinil yang menyegarkan. Terbaik? Well filmnya memang bagus tapi bagi gue gak wah-wah banget sih.

Akan tetapi ya gue setuju kalau Barbarian adalah film yang sangat enjoyable dan layak untuk kita tonton. Namun sekali lagi ini semua adalah review yang sifatnya SUBYEKTIF. Kalau misalkan kalian memang suka banget dan menganggap filmnya terbaik, silahkan banget guys.

Oke deh guys. Itulah tadi ulasan review film Barbarian. Semoga bermanfaat dan selamat menonton.

80%SCORE

REVIEW

Barbarian

PROS

  • Film horor yang menyegarkan
    • Pengarahan mumpuni dari Cregger
      • Sinematografi yang apik
        • Jumpscare yang tepat eksekusinya
          • Performa keren dari seluruh cast
            • Film yang bikin penasaran banget
              • Unsur horor dan koemdi yang seimbang

CONS

  • Scoring yang tanggung
    • Kurangnya beberapa aspek penjelas adegan
      • Babak klimaks yang kurang greget

REVIEW BREAKDOWN

Story
73%
Performance
90%
Direction
83%
Cinematography
88%
Score/Soundtrack
70%

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment