Review The New Mutants (2020): Penantian Panjang Manis Kelompok Mutant X-Men Muda

in ,
Review The New Mutants
The New Mutants | Comic book Movie

Apakah film spin-off kelompok mutant X-Men muda, The New Mutants memang layak tonton? Yuk langsung simak ulasan review The New Mutants nya berikut ini.

AKHIRNYA! Yap mungkin itu kata pertama yang langsung terutas dari benak atau bibir ini ketika mengetahui The New Mutants akhirnya rilis juga.

Bagaimana tidak? Pasalnya seperti kita ketahui film yang tergabung dalam universe / franchise X-Men ini, telah mundur terus perilisannya. Syuting tahun 2017, awalnya The New Mutants ingin dirilis di tahun 2018.

review the new mutants
The New Mutants | WDIY

Namun mundur lagi ke Februari 2019, lalu mundur lagi, mundur lagi seperti undur-undur yang terus berjalan mundur. Dan akhirnya setelah proses akuisi Disney dengan FOX selesai, akhirnya The New Mutants rilis juga 28 Agustus 2020 lalu.

Tentunya filmnya dirilis di beberapa bioskop A.S dan layanan streaming Disney, Disney Plus. Memang tak memungkiri kalau setiao mendengar sebuah film yang terus mundur perilisannya, rasa paranoid langsung terjadi.

Terlebih pada film yang berisfat superhero / fanboy seperti ini. Tapi untunglah paranoid tersebut bisa kita redam.

Jauh Lebih Baik Dari Seluruh Prekuel X-Men

Newr Mutants1
Anya Taylor-Joy sebagai Magik | Deadline

Yap benar sekali guys. Melalui ulasan review The New Mutants ini, bisa gue katakan kalau film arahan Josh Boone (The Fault in Our Stars) ini di luar ekspektasi.

Sekali lagi. Apabila kita mendengar film yang terus mundur jadwal perilisannya, kita sudah super cemas. Apalagi kalau kita termausk yang sudah nunggu lama atau antisipasi banget. WOW! Makin deg-deg rasanya.

Tapi secara mengejutkan, The New Mutants mengejutkan kita dengan kemasannya yang sangat menghibur. Tapi ingat. Film ini bukanlah film paling the best atau 5 dari 5 atau A plus-plus.

Namun yang jelas film ini jauh lebih baik dari seluruh prekuel X-Men (well, mungkin terkecuali First Class & Days of Future Past) terutama, X-Men: Dark Phoenix (2019) yang ah sudahlah itu.

Mengedepankan Elemen Coming of Age

Review The New Mutants
Elemen Coming of Age-nya kuat banget | Akurat.co

Salah satu faktor utama mengapa film ini gak buruk-buruk amat, adalah film ini bukanlah seperti film superhero atau film X-Men kebanyakan.

JANGAN LEWATKAN •
Marvel Bagikan Teaser Terbaru Komik War of the Realms

The New Mutants lebih mengedepankan elemen coming of age daripada superhero-nya. Walau memang, elemen yang jelas-jelas itu ya tetap ada. Bagi kamu yang mungkin belum paham apa itu elemen atau genre coming of age, langsung kamu meluncur kesini.

Dengen pengedepanan elemen tersebut, otomatis gak heran kalau film ini terasa seperti The Breakfast Club (1985) atau beberapa film coming of age lainnya. Terdapat 5 karakter remaja utamnya.

Ada yang benar-benar seperti seorang sweetheart, yang menyebalkan, yang tertutup, yang biasa-biasa saja tapi sebenarnya memiliki cerita kelam, dan kelimanya sama-sama berada dalm satu fasilitas “penyembuhan”.

Alhasil karena siuasi bersama yang mereka hadapi tersebut, tak pelak, filmnya pun mengeksplorasi hubungan sosial antara kelima remaja spesial tersebut dan juga, latar belakang mengapa kelimanya sampai bisa masuk ke dalam fasilitas tersebut.

JANGAN LEWATKAN •
Paul Rudd Ungkap Scene yang Paling Sulit dalam Ant-Man and the Wasp

Dan poin inilah sekali lagi yang membuat The New Mutants terlihat dan terasa beda banget dari kebanyakan film superhero lain. Namun di saat yang sama, untungnya elemen superhero-nya tetap terasa.

Chemistry Keren Dari Seluruh Aktornya

New Mutants 1
Mirage & Wolfsbane | CBR

Alhasil, gak heran jika kemudian chemistry antara kelima aktornya juga terlihat sangat padu. Tidak ada sama sekali momen gak ada konekisnya. Kelima remaja ini bekerjasama baik banget satu sama lain.

Bahkan si dokter sekaligus mutant yang merawat dan mengawasi kelimanya, Dr. Cecilia Reyes (Alice Braga), juga sangat oke chemistry-nya dengan kelima karakter utamanya tersebut. Intinya, ia bisa mengimbangi namun tidak terlalu mendominasi.

Penampilan individual Braga pun juga perlu kita acungi jempol. Pasalnya Reyes sukses menampilkan dua sisi bertolak belakang Reyes. Sesaat ia terlihat ingin menolong kelima pasien-nya tersebut, tapi sesaat kemudian, terlihat seperti ingin terus mengurung mereka bersamanya.

Kitapun yang menyaksikan, juga menjadi bimbang. Apakah kita harus mendukungnya atau membencinya.

JANGAN LEWATKAN •
Benarkah Strombreaker Lebih Kuat dari Infinity Gauntlet?

Penampilan Magis dan Menyebalkan Anya Taylor-Joy

New Mutants Magik 1280x720 1
Greget deh! | SuperHeroHype

Namun terlepas penampilan dan chemistry Braga keren dan juga, chemistry antara karakter utama, Dani Moonstar aka Mirage (Blu Hunt) dan Rahne Sinclair aka Wolfsbane (Maisie Williams), juga benar-benar hot dan istimewa.

Justru bagi gue sosok yang benar-benar nyolong layar (scene stealer) adalah Anya Taylor-Joy yang memerankan Illyana Rasputin aka Magik.

WOW! Siapa sangka sosok yang kerap menjadi korban protagonis dalam film-film seperti: The Witch (2015) dan Split (2017), bisa membuat kita greget ingin mencubitnya?

Sosok Magik-nya benar-benar seperti teman sekolah wanita kita yang selalu jealous binti julid. Seneng banget Magik mem-bully Dani disini. Walau yap seperti di kebanyakan film-film drama seperti ini, ada alasan miris tersendiri kenapa ia demikain

Tapi sayangnya, eksplorasi latar kenapa ia menjadi sosok yang witchy (yap pakai bahasa yang sopan), tidak dieksplorasi lagi secara jauh dan mendalam. Walau memang sih, kita bisa langsung memahaminya.

Eksekusi Horor Tanggung

Review The New Mutants
Kagak ada horor-horornya! | Wiki of Thrones

Selain eksplorasi Magik yg kurang dan, keseluruhan plot yang terasa general (lumayan tertebak), kekurangan lain, adalah Boone cs, tanggung banget eksekusi elemen horor nya.

JANGAN LEWATKAN •
7 Superhero yang Akan Mencuri Perhatian di Tahun 2016

Seperti kita ketahui semenjak menyaksikan trailer-nya, terlihat kalau trailer-nya dikemas dengan mengedepankan elemen horor / jump scare. Bahkan ketika melihatnya, kita sampai becanda nyeletuk, “X-Men rasa The Conjuring”.

Dan kala itu banyak yang gak suka dengan pendekatan ini. Tapi gak sedikit juga yang suka dan membelanya. Nah setelah menyaksikan filmnya, bagi kamu yang dari awal gak suka dengan pendekatan yang ditampilkan di trailer-nya, bisa bernafas lega.

Pasalnya elemen horornya minim banget. Tapi di saat yang sama, terasa super nanggung juga ketika dieksekusi. Pokoknya terlihat banget Boone cs menampilkan shot-shot close-up dan medium ala horor, tapi ya gak maksimal, gak sampe istilahnya.

Ya jadinya gue juga bingung aja. Niat apa gak sih nih film pas mutusin untuk mencampurkan elemen horor-nya? Soalnay kalaupun elemen “horor nanggung” tersebut gak Boone sertakan, ya film ini baik-baik saja. Malah, akan jauh lebih baik.

JANGAN LEWATKAN •
Ini Tanggapan James Gunn Setelah Jodie Foster Menjelekkan Film Superhero

Oh ya, ketika pertempuran final yang kelima mutant muda ini hadapi, well masih oke sih. Namun, masih bisa lebih maksimal lagi.

Kesimpulan

31501
Oke lah filmnya! | The Guardian

Bis akita simpulkan melalui review The New Mutants ini. Secara keseluruhan The New Mutants adalah film yang menghibur. Bukan film yang keren banget tapi juga bukan seperti yang kita takutkan.

Dan hal tersebut, tentunya sangat keren terlebih, bagi sebuah film yang selalu mundur terus perilisannya. Well yeah, mungkin hal ini juga difaktori oleh proses syuting ulang (re-shoots) yang kita dulu dengar kabarnya itu.

Tapi ya walau demikian, toh yang penting hasil akhirnya bukan? Jadi mau kamu yang udah baca komik The New Mutants atau apalagi, yang masih awam seperti gue, masih sangat bisa menikmati filmnya.

Gue jamin bakal bisa bikin kalian lupa masalah-masalah kalian dulu. The New Mutants sudah bisa kamu saksikan secara streaming di Disney Plus.

Score: 7 / 10