Apa Sih Genre Musik Psychedelic Itu?

in ,
Musik Psychedelic Asal Usul
Musik Psychedelic | Freepik

Kalau kamu yang mengaku sebagai pecinta musik sejati, pasti pernah denger atau bahkan emang suka banget, dengan genre musik, Psychedelic atau Psikadelia.

Tapi pertanyaannya, kamu tahu gak sih makna atau, kenapa sih, musiknya disebut Psychedelic? Nah bagi kamu yang mungkin selama ini belum pernah tahu bener atau emang gak pernah tau atau dengar, yuk simak pembahasan singkatnya berikut ini.

Asal Usul dan Makna Psychedelic

musik psychedelic
Apa sih makna Psychedelic itu? | Medium

Sebenarnya kalau boleh jujur, kalau mau mengetahui secara dalam, bakal panjang banget penjelasannya. Panjang banget deh. Tapi mari kita bahas secara singkat dan intisarinya aja.

Dilansir dari Wikipedia, pada esensinya psychedelic adalah sensasi halusinasi yang terpicu dari keadaan kesadaran yang tak biasa di dalam tubuh. Dan umumnya sensasi ini terjadi setelah mengkonsumsi zat-zat yang bersifat halusinogenik.

JANGAN LEWATKAN •
Gandeng Teman-Teman Musisi, Soundfren Luncurkan SoundConnect

Dan zat-zat tersebut antara lain: Mescaline, Psilocybin, DMT, dan tentunya yang ngetop dan banyak dikonsumsi orang, LSD. Nah sensasi halusinasi yang dirasakan, pokoknya serasa seperti langsung di-transfer ke awang-awang (masuk ke dunia lain).

Intinya antara sadar dan gak sadar dengan keadaan sekitar. Pokoknya rasanya tenang banget. Bahkan bagi sebagian musis atau pelaku seni lain secara general, ketenangan “asoy” ini bisa meningkatkan kreativitas berkarya mereka lebih jauh lagi.

Demam LSD Psikadelia 60an

Nah berdasarkan mind-set tersebut, maka gak heran jika banyak musisi yang lantas mengkonsumsi LSD. Dan hype / demam akan hal ini dimulai di dekade 1960an.

Dan memang di dekade tersebut, jangankan musisi. Rata-rata semua orang (di A.S dan Eropa), “rajin” banget mengkonsumsi LSD. Pokoknya sudah seperti konsumsi mi instan saja deh he..he.

Dan faktanya, memang kala itu banyak banget grup-grup legendaris keren yang mulai menciptakan lagu-lagunya di kala mereka sedang meng-konsumsi LSD. Bahkan grup Rock legendaris, The Beatles pun melakukan transisi ini menjelang awal 1966.

JANGAN LEWATKAN •
Penyanyi Legendaris Kenny Rogers, Meninggal Dunia

Bisa dikatakan album ke-7 mereka, Revolver (1966), adalah album pertama mereka dalam genre ini. Dan lagu / trek yang mengukuhkan transisi genre mereka di album ini, gak lain dan gak bukan adalah “Tomorrow Never Knows”.

Selain Beatles, grup Rock gokil nan rusush, The Doors pun juga mengusung genre ini. Hit mereka, “Light My Fire” adalah contoh dari sisi Rock Psikadelia yang diusung mereka.

Namun apabila membicarakan jagonya genre ini di dekade tersebut, tentunya adalah grup Jefferson Airplane yang digawangi oleh vokalis cantik, Grace Slick. Hit-hit mereka terutama, “White Rabbit” (1967), kerap dianggap sebagai true psychedelic hit ever”.

Bagaimana Sih Ciri Musik Psychedelic?

Lalu bagaimana sih kita bisa tahu kalau lagu yang sedang diputar adalah lagu psychedelic? Sebenernya agak gampang sih guys.

Seperti yang udah dijelasin di paragraf pembuka, efek dari psikadelik adalah langsung menghantarkan individunya ke efek awang-awang halusinasi.

JANGAN LEWATKAN •
Pendiri Grup Legendaris Fleetwood Mac, Peter Green, Meningal Dunia

Kamu pernah lihat bukan di televisi bagaimana pecandu NARKOBA kalau sedang “high”? Nah, sensasi seperti itulah yang harus dibayangkan / diciptakan oleh musisinya ketika menciptakan lagunya.

Pokoknya mereka harus memastikan, musik yang diciptakan bisa menghantarkan baik mereka maupun audiens ke efek “mabok” itu. Oleh karenanya, gak heran jika musik lagu-lagu ini memiliki beberapa ciri khas-nya.

Beberapa ciri yang jelas, adalah: Komposisi musiknya yang biasanya terdengar lebih meraung kalem dan bukannya agresif, vokal yang terdengar diseret semua liriknya (dengar vokal Slick di “White Rabbit”), atau vokalnya terdengar seperti mumbling-nya orang yang lagi mabok (paham lah kalau ini).

Tapi terkadang gak selalu cirinya seperti itu juga. Pokoknya, asal berasal dari pertengahan sampai awal 70an, dan ketika didengar membuat kita serasa seperti lagi “teler”, maka bisa dikatakan musiknya adalah musik psychedelic.

Musik Psychedelic Saat Ini

Pasca kepopulerannya dari pertengahan 60an hingga awal 70an, perlahan-lahan tren musik psychedelic juga meredup. Hal ini juga difaktori oleh sudah mulai berkurangnya jumlah pecandu LSD.

JANGAN LEWATKAN •
Ini 6 Musisi Pop Jepang Yang Akan Hadir di Anime Festival Asia 2018 Jakarta

Sehinga, walaupun mungkin masih ada penyanyi atau grup yang mengusung genre-nya, bisa dikatakan dari dekade 70an hingga sekarang, genre ini sudah “mati”. Hanya 2 grup moderen top saja yang bisa dikatakan mengembalikan kejayaan genre-nya saat ini.

Dan kedua grup-nya, adalah: MGMT dan Tame Impala. Album Oracular Spectacular milik MGMT yang dirilis  di tahun 2007, dan debut album Tame Impala, Innerspeaker (2010), sekali lagi lagi dianggap sebagai pengembali kejayaan genre psychedelic 60an.

Namun terlepas kini genre-nya sudah memudar, tetap saja genre ini merupakan pendobrak atau pembawa penyegaran vital bagi keseluruhan industri musik terutama, Rock.

Tanpa adanya kehadiran genre ini (walau hanya dalam waktu singkat), mungkin The Beatles gak akan sekeren dan dikenang hingga detik ini. Mereka akan tetap dikenal sebagai band rock yang generik dan “gitu-gitu aja”.

JANGAN LEWATKAN •
Konser Perdana Charlie Puth Tampil di Indonesia “VOICENOTES TOUR LIVE IN INDONESIA 2018”

Juga, sound musik terutama di genre Rock, gak akan mengalami perkembangan super sgnifikan seperti sekarang. Semoga pembahasan singkat ini bermanfaat ya guys! Lalu kira-kira nih, lagu psychedelic mana nih yang kalian favoritkan?