Dalam dunia anime, kekuatan seorang karakter biasanya terlihat dari seberapa sering ia bertarung dan seberapa hebat kemampuannya saat menghadapi lawan. Namun, ada juga karakter yang memiliki reputasi luar biasa meskipun jarang terlibat dalam pertarungan secara langsung. Berikut karakter anime yang sangat kuat, tapi jarang bertarung.
Menariknya, beberapa karakter baru memperlihatkan kemampuan sebenarnya ketika cerita memasuki momen penting. Ada pula karakter yang ternyata tidak sekuat reputasi yang melekat pada dirinya.
Karakter Anime yang Sangat Kuat, tapi Jarang Bertarung
1. Shanks — One Piece

Shanks merupakan salah satu tokoh penting dalam anime One Piece yang memiliki pengaruh besar di dunia bajak laut. Sebagai kapten Bajak Laut Rambut Merah dan salah satu Yonko, namanya disegani oleh banyak pihak. Selain itu, Shanks juga menjadi sosok yang menginspirasi Monkey D. Luffy untuk memulai perjalanannya sebagai bajak laut.
Walaupun memiliki reputasi sebagai petarung yang sangat tangguh, Shanks tidak terlalu sering memperlihatkan kemampuan bertarungnya. Ia lebih banyak muncul pada momen tertentu yang berkaitan dengan perkembangan cerita. Hal tersebut membuat kekuatan sebenarnya sempat menjadi tanda tanya bagi para penggemar.
Salah satu bukti kemampuannya terlihat ketika ia menghadapi Eustass Kid di dekat Elbaf. Dalam peristiwa tersebut, Shanks mampu melumpuhkan Kid dan krunya melalui serangan yang sangat kuat. Adegan ini menunjukkan bahwa Shanks bukan sekadar tokoh yang memiliki nama besar, tetapi juga petarung yang mampu mengalahkan lawan dengan cepat.
2. Genryusai Shigekuni Yamamoto — Bleach

Genryusai Shigekuni Yamamoto adalah pendiri Gotei 13 sekaligus mantan Kapten Divisi Pertama dalam anime Bleach. Meskipun usianya sudah sangat tua, kemampuan bertarungnya tetap dianggap luar biasa. Ia bahkan dikenal sebagai salah satu Shinigami paling kuat di Soul Society.
Sebagai pemimpin organisasi, Yamamoto lebih sering menjalankan tugasnya dengan memberikan arahan dan mengatur strategi. Karena itu, ia tidak selalu turun langsung menghadapi musuh. Kehadirannya saja sudah cukup untuk menunjukkan kewibawaan dan pengaruhnya di antara para Shinigami.
Kekuatan Yamamoto akhirnya terlihat jelas ketika ia menghadapi Yhwach dalam alur cerita Thousand-Year Blood War. Zanpakuto miliknya, Ryujin Jakka, mempunyai kemampuan api yang sangat dahsyat. Ketika mencapai bentuk Bankai, Zanka no Tachi, kekuatannya meningkat hingga mampu menghasilkan panas ekstrem dan menimbulkan kehancuran besar.
Pertarungan tersebut menjadi bukti bahwa Yamamoto memang pantas mendapatkan reputasinya. Ia bukan hanya pemimpin yang disegani, melainkan juga petarung berbahaya yang kekuatannya dapat mengubah jalannya pertempuran.
3. Isaac Netero — Hunter x Hunter

Isaac Netero merupakan mantan Ketua Asosiasi Hunter dalam anime Hunter x Hunter. Ia dikenal sebagai sosok yang berpengalaman, memiliki kemampuan Nen yang hebat, dan telah melewati banyak pertarungan sepanjang hidupnya. Namun, penonton tidak terlalu sering melihatnya bertarung secara serius pada awal cerita.
Momen yang paling memperlihatkan kemampuan Netero terjadi dalam Chimera Ant Arc ketika ia harus menghadapi Meruem, Raja Chimera Ant. Ancaman yang ditimbulkan Meruem membuat Netero turun tangan secara langsung demi menghentikan makhluk tersebut.
Dalam pertarungan itu, Netero menggunakan kemampuan andalannya, 100-Type Guanyin Bodhisattva, yang memungkinkannya melancarkan serangan dengan kecepatan dan kekuatan luar biasa. Meskipun demikian, Meruem tetap mampu bertahan dan terus mencari celah untuk mengalahkannya.
Menyadari bahwa kekuatan biasa tidak cukup untuk menghentikan lawannya, Netero akhirnya menggunakan pilihan terakhir berupa Poor Man’s Rose. Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa pertarungannya bukan hanya mengandalkan kemampuan fisik dan Nen, tetapi juga tekad besar untuk melindungi umat manusia.
4. Madara Uchiha — Naruto Shippuden

Madara Uchiha adalah salah satu tokoh legendaris dalam anime Naruto Shippuden. Namanya dikenal luas sebagai sosok yang sangat berbahaya, bahkan mampu membuat banyak shinobi merasa takut hanya dengan mendengar namanya. Namun, untuk waktu yang cukup lama, keberadaan dan kondisi Madara yang sebenarnya masih menjadi misteri.
Sebelum muncul secara langsung dalam Perang Dunia Shinobi Keempat, identitas Madara sempat diselimuti berbagai rahasia. Sosok yang dikenal banyak orang sebagai Madara ternyata berkaitan dengan Obito Uchiha, sedangkan Madara yang asli akhirnya dibangkitkan kembali melalui Edo Tensei oleh Kabuto Yakushi.
Setelah kemunculannya, Madara segera memperlihatkan kemampuan yang jauh melampaui kebanyakan shinobi. Ia mampu menghadapi Lima Kage dan pasukan Aliansi Shinobi dengan kekuatan yang sangat besar. Berbagai kemampuan yang dimilikinya membuat Madara menjadi salah satu ancaman terbesar dalam perang tersebut.
Kehadirannya membuktikan bahwa reputasi Madara bukan sekadar cerita masa lalu. Ia benar-benar merupakan petarung yang memiliki kekuatan luar biasa dan mampu mengubah keseimbangan pertempuran.
5. King — One Punch Man

Berbeda dari empat karakter sebelumnya, King dalam anime One Punch Man memiliki reputasi yang tidak sesuai dengan kemampuan aslinya. Ia dikenal sebagai Pahlawan Kelas S peringkat kelima dan dianggap sebagai salah satu manusia terkuat di dunia. Akan tetapi, kenyataan di balik reputasi tersebut justru menjadi sumber humor dalam cerita.
King sebenarnya tidak mempunyai kemampuan bertarung sehebat yang dipercaya masyarakat. Banyak monster yang dianggap telah ia kalahkan ternyata merupakan musuh yang sebelumnya dihancurkan oleh Saitama. Karena Saitama sering meninggalkan lokasi tanpa mencari pengakuan, masyarakat justru mengira King adalah orang yang berjasa mengalahkan para monster tersebut.
Salah satu ciri khas King adalah suara yang dikenal sebagai King Engine. Suara tersebut sering membuat lawan merasa terintimidasi. Padahal, suara itu sebenarnya berasal dari detak jantung King yang berdebar kencang ketika ia sedang ketakutan.
Keunikan King memperlihatkan bahwa ketenaran tidak selalu mencerminkan kemampuan seseorang. Berbeda dari karakter lain yang memang mempunyai kekuatan besar, King justru menjadi contoh bahwa reputasi dapat terbentuk karena kesalahpahaman dan kebetulan.


Membalas