Seperti yang sudah diketahui, Sandman dalam Steel Ball Run memiliki keahlian berlari yang luar biasa. Ia dapat bersaing dengan para joki hanya dengan mengandalkan kedua kakinya dalam sebuah perlombaan. Ternyata, ada penjelasan mendalam mengenai kemampuan berlari dari pemuda suku Indian tersebut. Berikut penjelasan kenapa Sandman di Jojo Steel Ball Run bisa secepat kuda.
JoJo’s Bizarre Adventure adalah sebuah seri manga dan anime yang sangat ikonik, diciptakan oleh Hirohiko Araki sejak tahun 1987. Cerita ini menggabungkan elemen aksi, petualangan, dan supernatural dengan gaya seni yang khas dan plot yang penuh kejutan.
1. Steven Menjelaskan Bahwa Kekuatannya Berasal dari Suku Lokal

Keahlian Sandman dalam balapan putaran pertama Steel Ball Run menarik perhatian banyak penonton. Lucy merasa heran karena tidak memahami bagaimana pemuda dari suku Indian tersebut mampu menunjukkan kemampuan tersebut.
Saat istri bertanya, Steven menjelaskan bahwa kemampuan itu merupakan keahlian rahasia yang dimiliki oleh suku asli di daerah tersebut. Bagian ini menggantikan adegan yang dalam versi manganya menyajikan penjelasan kemampuan Sandman secara lebih rinci.
2. Di Versi Manga, Dijelaskan Sandman Menggunakan Tumitnya Sebagai Titik Tumpuan

Dalam manga Steel Ball Run, kemampuan berlari karakter Sandman dijelaskan secara rinci. Steven Steel mengungkapkan bahwa Sandman mampu mencapai kecepatan hingga 40 km per jam saat bertanding. Sebagai perbandingan, pelari maraton profesional biasanya mencatat kecepatan maksimal sekitar 21 km per jam.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor utama kecepatan Sandman terletak pada teknik larinya yang unik. Ia menggunakan tumit sebagai pusat keseimbangan, hanya menyentuhkan tumit ke tanah dalam waktu singkat.
Energi benturan tersebut kemudian dialirkan ke bagian belakang hingga ujung kakinya, menghasilkan dorongan yang lebih efisien. Teknik ini memungkinkan Sandman mempertahankan kecepatan tinggi secara konsisten tanpa mengalami kelelahan yang cepat.
3. Keunggulan Teknik Lari Sandman Memungkinkannya Berlari Tanpa Kelelahan

Teknik berlari yang diterapkan oleh Sandman memberikan manfaat penting dalam menjaga performa fisiknya secara konsisten. Steven Steel menjelaskan bahwa metode berlari tersebut memungkinkan penangkapan dan pemanfaatan energi dari setiap langkah kaki yang menyentuh tanah.
Energi yang biasanya hilang saat kontak dengan tanah diubah menjadi dorongan tambahan, sehingga kecepatan lari meningkat pada setiap langkah. Dengan demikian, semakin lama Sandman berlari tanpa berhenti, semakin besar kecepatan dan tenaga yang diperoleh.
Hal ini menjadikan Sandman mampu berlari lebih cepat dibandingkan kuda pacuan. Selain itu, Sandman juga menggunakan prinsip yang sama saat berlari menuruni lereng yang curam. Melalui pengendalian aliran energi dari benturan melalui serangkaian tendangan ke permukaan tanah, tekanan pada tubuhnya dapat dikurangi. Pendekatan ini membantu menjaga kestabilan dan kendali selama berlari menuruni bukit.
4. Agar Dapat Menjalankan Teknik Tersebut, Diperlukan Kaki yang Panjang dan Kelincahan yang Tinggi

Gaya lari Sandman memerlukan kondisi fisik tertentu untuk dapat dikuasai, seperti kaki yang panjang, kekuatan otot yang memadai, serta kecepatan dan kelincahan yang tinggi. Selain faktor fisik, pengalaman bertahun-tahun dalam berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan alam bebas juga berkontribusi signifikan dalam mengembangkan kemampuan berlari dengan gaya tersebut.
Dengan demikian, gaya lari ini merupakan hasil kombinasi antara atribut fisik bawaan dan latihan intensif yang dilakukan secara konsisten dalam jangka waktu lama. Secara keseluruhan, gaya lari Sandman memiliki karakteristik yang khusus dan sulit ditiru oleh orang lain tanpa memiliki kondisi fisik serta pengalaman serupa.



Bales ke