Berita Teknologi Tekno

Aturan Blokir Ponsel BM Tidak Jadi Disahkan Pada 17 Agustus, Begini Alasannya

Peraturan Ponsel Black Market
Komentar

Aturan blokir pengguna ponsel black market (BM) tidak disahkan seperti yang telah dijanjikan pada 17 Agustus kemarin. Penandatangan aturan tersebut rupanya memiliki sedikit kendala.

Salah satunya adalah di bagian koordinasi ketiga kementerian, yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Sebenarnya tidak ada kendala soal aturan tersebut, termasuk juga terkait dengan draft Peraturan menteri (Permen) sudah hampir selesai.

Awalnya, Peraturan Menteri soal ponsel BM ini akan ditandatangani pada 17 Agustus 2019, yang bertepatan pada momentum HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, hingga saat ini peraturan tersebut belum disahkan.

Jika ditanya kapan? Mungkin kita harus menunggu bapak-bapak menteri dulu. Meskipun ditandatangi pada Agustus, namun diprediksi masih membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

Waktu tersebut dibutuhkan oleh kementerian dalam mempersiapkan delapan hal. Diantaranya adalah mesin SIRINA, persiapan database IMEI, pelaksanaan tes, sinkroniasasi data operator, sosialisasi, penyiapan SDM, SOP tiga kementrian hingga penyiapan layanan konsumen.

Jadi jika penandatangangan ini sesuai dengan jadwal pada 17 Agustus kemarin, maka proses untuk melakukan pemblokiran ponsel black market akan dilakukan mulai Februari 2020 depan.

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Cara Cek Penghasilan Youtuber
Tekno

Cara Melihat Pendapatan YouTuber Ini, Bisa Bikin Kamu Ingin Bikin Channel YouTube

Diperbarui 24 Oktober 2019 Muhammad Hanif 2 mnt baca

YouTuber atau biasa disebut dengan istilah infulencer di media sosial mungkin saat ini menjadi salah satu profesi yang sangat menjanjikan. Pasalnya, penghasilan seorang YouTuber itu tidak…

Baca selengkapnya