Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Cepat & Praktis

Ingin transaksi tokomu makin modern dan bebas uang palsu? Yuk, ikuti panduan cara membuat qris untuk semua pembayaran yang resmi!

Tekno FinTech
Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Cepat & Praktis
Komentar

Mengetahui cara membuat qris (Quick Response Code Indonesian Standard) kini menjadi sebuah langkah wajib bagi para pemilik usaha, mulai dari skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga bisnis berskala besar.

Di era digital yang serba cepat ini, penyediaan metode pembayaran cashless atau nontunai sudah bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan dasar yang dituntut langsung oleh pelanggan.

Berdasarkan data pencatatan resmi dari Bank Indonesia, hingga pertengahan tahun 2025 lalu, jumlah toko atau merchant yang telah mengadopsi QRIS sudah menyentuh angka 39,3 juta dengan total pengguna aktif mencapai 57 juta jiwa.

Angka masif tersebut membuktikan bahwa lebih dari 95% target digitalisasi nasional untuk tahun 2026 telah sukses tercapai. Mobilitas generasi muda yang tinggi dan keengganan mereka membawa uang tunai fisik menjadi salah satu faktor pendorong utama fenomena ini.

Lantas, apa saja syarat administrasi yang dibutuhkan dan bagaimana cara membuat qris yang resmi serta diakui oleh Bank Indonesia? Yuk, simak panduan tutorial lengkapnya di bawah ini agar tokomu makin ramai pelanggan!

Keuntungan Daftar QRIS Bagi Pelaku Usaha

Sebelum mempraktikkan cara bikin QRIS all payment, kamu perlu memahami berbagai keuntungan QRIS bagi usaha yang akan langsung berdampak positif pada operasional bisnismu sehari-hari. Berikut adalah lima manfaat utamanya:

  • Mendongkrak Potensi Penjualan
    • Dengan menyediakan metode pembayaran digital, kamu membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh pengguna mobile banking dan dompet digital untuk berbelanja di tokomu tanpa terhalang kendala ketiadaan uang tunai.
  • Jauh Lebih Praktis
    • Sistem standardisasi ini membuatmu tidak perlu lagi mencetak dan menempel banyak stiker kode QR dari berbagai aplikasi berbeda di meja kasir. Cukup satu kode sakti, semua aplikasi pembayaran di Indonesia bisa memindainya.
  • Efisiensi Operasional yang Tinggi
    • Ucapkan selamat tinggal pada kerepotan mencari dan menukar uang receh untuk kembalian. Seluruh dana hasil penjualan juga akan otomatis tercatat di sistem secara presisi, sehingga pembukuan keuanganmu menjadi sangat akurat tanpa harus menyetorkan uang tunai fisik ke bank setiap sore.
  • Keamanan Transaksi Terjamin
    • Pembayaran digital menghilangkan risiko kerugian akibat menerima uang palsu dari oknum pembeli nakal. Selain itu, menyimpan dana secara digital di sistem perbankan terbukti jauh lebih aman dari ancaman perampokan fisik di toko.
  • Meningkatkan Citra Merek (Branding)
    • Toko, kedai, atau warung yang menyediakan fasilitas pembayaran modern akan terlihat jauh lebih profesional, kredibel, dan selalu up-to-date dengan perkembangan teknologi terkini.

Syarat Daftar QRIS Merchant

Cara Membuat QRIS untuk Usaha
Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Cepat & Praktis 3

Sebelum mengaplikasikan cara membuat QRIS, pastikan kamu sudah menyiapkan dan melengkapi syarat daftar QRIS merchant berikut ini:

  • Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) fisik asli milik pemilik usaha.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pribadi atau badan usaha (bersifat opsional untuk skala usaha mikro dan pedagang kecil).
  • Foto fisik tempat usaha yang jelas (tampak depan yang menunjukkan spanduk/nama toko serta area dalam toko).
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) (khusus jika kamu mendaftarkan badan usaha berbadan hukum seperti PT atau CV).
  • Nomor rekening bank aktif yang digunakan untuk menampung pencairan dana (settlement) dari setiap transaksi penjualan.

Cara Membuat QRIS untuk Usaha

Proses pengajuannya sangat sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama. Berikut adalah tahapan cara membuat QRIS Bank Indonesia secara resmi yang bisa kamu ikuti:

1. Pilih Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Berizin Resmi

Cara membuat QRIS yang paling krusial adalah memilih mitra PJP yang secara resmi telah terdaftar dan memiliki izin operasional dari Bank Indonesia.

PJP ini bisa berupa bank konvensional (seperti BCA, BRI, Mandiri) atau penyedia dompet digital (seperti GoPay Spool, DANA Bisnis, atau OVO Merchant). Kamu bisa mengecek daftar PJP legal tersebut melalui situs web resmi Bank Indonesia.

2. Lakukan Pendaftaran (Registrasi)

Setelah menentukan PJP yang paling sesuai dengan kebutuhanmu, kunjungi kantor cabang PJP terdekat dengan membawa berkas persyaratan.

Untuk opsi yang jauh lebih cepat dan praktis, kamu bisa mengunduh aplikasi khusus merchant dari PJP tersebut dan melakukan pendaftaran secara online langsung dari smartphone milikmu.

3. Isi Formulir dan Unggah Dokumen

Jika mendaftar secara online, lengkapi formulir pendaftaran digital yang memuat rincian nama toko, alamat lengkap usaha, bidang industri, serta nomor rekening tujuan. Unggah foto e-KTP, swafoto (selfie) memegang KTP, dan foto tempat usaha sesuai bingkai instruksi di layar aplikasi.

4. Tunggu Proses Verifikasi Sistem

Pihak PJP dan pusat National Merchant Repository (NMR) akan melakukan proses validasi data atau screening kelayakan identitas yang kamu ajukan. Proses ini biasanya memakan waktu antara 2 hingga maksimal 5 hari kerja.

5. Dapatkan Merchant ID dan Cetak QRIS

Setelah pengajuan disetujui, sistem akan merilis dokumen Merchant ID (NMID) dan generate (menghasilkan) gambar kode QR unik khusus untuk tokomu.

Kamu bisa mengunduh gambar kode tersebut untuk dicetak secara mandiri atau menunggu PJP mengirimkan stiker fisik (papan akrilik) beserta perlengkapan promosi ke alamat tokomu.

6. Sistem Pembayaran Siap Digunakan

Tempatkan stiker atau papan akrilik tersebut di area yang mudah dijangkau oleh pelanggan, seperti tepat di atas meja kasir. Lakukan satu kali tes pemindaian transaksi menggunakan nominal terkecil (misal: Rp1.000) untuk memastikan kelancaran arus dana masuk ke dasbor merchant milikmu.

FAQ

Apakah cara membuat QRIS dikenakan biaya pendaftaran?

Proses pendaftaran awal dan pembuatan kode (generate QR) biasanya sepenuhnya gratis. Namun, terdapat potongan tarif MDR (Merchant Discount Rate) yang sangat kecil untuk setiap transaksi pelanggan yang berhasil. Peraturan Bank Indonesia menetapkan tarif MDR untuk Usaha Mikro berkisar di angka 0,3% (dan bisa 0% untuk transaksi di bawah Rp100.000).

Berapa lama waktu pencairan dana (settlement) penjualan ke rekening bank?

Kebijakan pencairan dana bergantung pada sistem PJP yang kamu pilih. Sebagian besar memproses pencairan dana secara otomatis pada keesokan harinya (H+1) pada jam kerja aktif. Namun, beberapa PJP dari sektor dompet digital kini menawarkan fitur pencairan dana real-time yang bisa langsung ditarik ke rekening kapan saja.

Apakah penjual keliling atau UMKM tanpa toko fisik (jualan online) bisa mendaftar?

Tentu saja bisa. Pelaku usaha mikro seperti pedagang kaki lima, penjual keliling, atau pebisnis online shop tetap berhak mendaftar. Kamu cukup melampirkan foto gerobak jualan, stok barang dagangan, atau tangkapan layar toko online milikmu sebagai bukti aktivitas usaha saat mengisi formulir.

Sangat modern, efisien, dan menguntungkan, bukan? Jangan lewatkan peluang emas untuk menjangkau pasar pelanggan dari generasi digital yang lebih luas dengan mempraktikkan cara membuat qris di atas.

Bergabunglah bersama puluhan juta pelaku usaha sukses lainnya sekarang juga untuk merasakan kemudahan tata kelola transaksi finansial!

Ingin terus mengetahui trik mendongkrak penjualan bisnis online, panduan menggunakan aplikasi kasir pintar, serta kabar pembaruan teknologi finansial tepercaya lainnya? Yuk, pantau terus perkembangan artikel terbaru hanya di Dafunda Tekno!

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Cara Registrasi Kartu Telkomsel Baru & Lama 2026
Tekno

Cara Registrasi Kartu Telkomsel Baru & Lama 2026

Diperbarui 26 September 2026 Eva Diane 3 mnt baca

Kartu SIM baru belum ada sinyal? Yuk, ikuti panduan cara registrasi kartu telkomsel baru dan lama via SMS & Dial yang pasti berhasil!

Baca selengkapnya