Tindak kejahatan pencurian ponsel pintar (smartphone) di ruang publik kini semakin marak dengan modus yang kian beragam. Untuk merespons keresahan tersebut, Samsung menghadirkan inovasi keamanan tingkat tinggi melalui perilisan antarmuka One UI 7.
Pembaruan ini membawa sebuah ekosistem pelindung bernama Theft Protection (Perlindungan Pencurian), serangkaian fitur anti maling Samsung cerdas yang dirancang untuk melindungi perangkat keras sekaligus mengunci rapat data pribadi pengguna dari jangkauan perampas.
Ekosistem keamanan berlapis ini kini sudah resmi beroperasi di Indonesia. Mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning, ponsel kini bisa mengenali apakah ia sedang berada di tangan pemilik sahnya atau sedang direbut secara paksa.
Lantas, bagaimana cara kerjanya dan langkah apa yang harus dilakukan pengguna? Simak panduan lengkapnya di bawah ini!
Mengenal Fitur Anti Maling Samsung

Sebelum masuk ke teknis cara mengaktifkan fitur anti maling Samsung, penting untuk memahami amunisi apa saja yang disiapkan oleh One UI 7 untuk menggagalkan niat pencuri:
- Theft Detection Lock (Kunci Deteksi Pencurian)
- Fitur revolusioner ini mengandalkan machine learning untuk mendeteksi gerakan anomali. Jika ponsel mendadak direbut, dijambret, atau dirampas dari genggaman tanganmu lalu dibawa lari, sensor akan langsung mengenali pergerakan ekstrem tersebut dan mengunci layar seketika.
- Identity Check (Pemeriksaan Identitas)
- Jika ponselmu terdeteksi berada di lokasi yang tidak familier (bukan rumah atau kantor) dalam waktu yang lama, sistem akan memaksa pengguna untuk memverifikasi akses menggunakan biometrik (sidik jari/wajah), bukan sekadar memasukkan PIN biasa.
- Offline Device Lock (Kunci Perangkat Offline)
- Pencuri biasanya langsung mematikan koneksi internet agar ponsel tidak bisa dilacak. Fitur ini membalasnya dengan mengunci perangkat secara otomatis apabila terputus dari jaringan internet dalam durasi yang mencurigakan.
- Remote Lock (Kunci Jarak Jauh)
- Ponsel telanjur dicuri dan dalam keadaan offline? Kamu tetap bisa mengunci perangkat tersebut dari jarak jauh dengan cepat hanya menggunakan nomor telepon dan verifikasi keamanan tambahan.
- Security Delay (Jeda Keamanan)
- Jika pencuri mencoba mereset ulang password atau mengubah data biometrik, sistem akan memberikan jeda perlambatan selama satu jam. Jeda waktu emas ini bisa kamu manfaatkan untuk mengaktifkan Remote Lock dan menampilkan pesan peringatan di layar kunci (lock screen).
Cara Mengaktifkan Fitur Anti Maling (Seri Flagship)
Saat ini, fitur anti maling Samsung tahap awal baru digulirkan secara eksklusif untuk lini flagship, meliputi seri Galaxy S25, S24, S23, S22, serta jajaran ponsel lipat Z Fold 6, Z Flip 6, Z Fold 5, dan Z Flip 5. Ke depannya, pembaruan ini akan diperluas ke seri Galaxy lain secara bertahap.
Jika perangkatmu sudah mendukung antarmuka terbaru, ikuti panduan cara mengaktifkan fitur anti maling Samsung berikut ini:
- Buka menu Pengaturan (Settings) di perangkat Samsung Galaxy kamu.
- Gulir ke bawah dan ketuk menu Keamanan dan Privasi (Security & Privacy).
- Pilih opsi Pengaturan Keamanan Lainnya (More security settings).
- Ketuk menu Perlindungan Pencurian (Theft protection).
- Aktifkan seluruh rangkaian pelindung yang tersedia dengan menggeser toggle ke posisi Nyala (Turn On) pada setiap opsi yang diminta oleh sistem.
- Selesai! Kini aplikasi mobile banking dan dokumen pentingmu telah terlindungi sepenuhnya.
Trik Pengamanan Tambahan untuk Seri Samsung Lainnya
Bagaimana jika ponselmu belum mendapatkan update One UI 7 atau bukan berasal dari kelas flagship? Jangan khawatir, kamu tetap bisa memperkuat pertahanan perangkatmu.
Trik paling krusial untuk mencegah pencuri memutuskan koneksi internet adalah dengan mengunci pengaturan jaringannya:
- Buka menu Pengaturan (Settings).
- Cari dan pilih menu Kunci Layar (Lock screen & AOD).
- Ketuk opsi Pengaturan Kunci Pengaman (Secure lock settings), lalu masukkan PIN atau pola keamananmu saat ini.
- Aktifkan toggle pada menu Kunci Jaringan & Keamanan (Lock network and security).
- (Opsional) Aktifkan juga opsi Kunci instan dengan tombol samping (Lock instantly with side key).
Dengan pengaturan sederhana ini, pencuri tidak akan bisa mematikan Wi-Fi, Data Seluler, atau mengaktifkan Mode Pesawat tanpa memasukkan PIN layar terlebih dahulu.
Alhasil, ponsel akan terus terkoneksi internet dan bisa kamu lacak menggunakan aplikasi Samsung Find atau Find My Mobile.
FAQ
Apakah fitur anti maling Samsung akan menguras daya baterai HP?
Tidak. Meskipun fitur deteksi pencurian dan lokasi berjalan di latar belakang, Samsung telah mengoptimalkan algoritma machine learning dan sensor accelerometer sedemikian rupa agar konsumsi dayanya sangat efisien dan tidak menguras baterai secara signifikan.
Bagaimana cara melacak HP Samsung yang sudah dicuri dan terkunci?
Setelah fitur anti maling Samsung aktif dan mengunci perangkat, kamu bisa segera meminjam perangkat lain (HP, laptop, atau tablet) lalu mengakses situs web SmartThings Find (atau aplikasi Samsung Find). Login menggunakan akun Samsung (Samsung Account) milikmu untuk melacak titik koordinat perangkat, membunyikan alarm, atau menghapus data secara permanen.
Apakah HP tetap aman dari copet tanpa mengaktifkan fitur ini?
Perangkat lunak hanya bertindak sebagai tameng kedua. Pertahanan terbaik adalah kewaspadaan fisik. Jangan pernah menyimpan ponsel di saku belakang celana. Letakkan smartphone di bagian dalam tas, posisikan tas di depan dada, dan gunakan aksesori seperti phone strap (lanyard) agar ponsel selalu menempel di pergelangan tanganmu saat berada di keramaian.
Sangat inovatif dan memberikan ketenangan pikiran, bukan? Dengan mengandalkan kecerdasan sistem dan mempraktikkan cara mengaktifkan fitur anti maling Samsung secara tepat, kamu selangkah lebih maju dari trik para pelaku kejahatan siber maupun kriminal jalanan.
Ingin terus mengasah wawasanmu seputar trik keamanan smartphone, bocoran pembaruan One UI terbaru, serta ragam informasi teknologi tepercaya lainnya? Yuk, pantau terus perkembangan artikel edukasi gadget terbaru hanya di Dafunda Tekno!


Membalas