Iklan Google Ejek Microsoft Windows Sebagai Mobil Jadul

in ,
Iklan Google Ejek Microsoft

Sebelumnya, Microsoft pernah membuat iklan laptop Micorosft Surface yang seakan mengajak penontonnya untuk membeli laptop Microsoft Surface ketimbang MacBook. Dalam iklan tersebut, pemerannya benar-benar seorang yang bernama ‘Mac Book’.

Namun kali ini, Microsoft malah jadi korban sindiran dari sebuah iklan Google yang langsung dibintangi oleh Bill Nye. Ia selaku aktor yang cukup terkenal di program serial TV sains ikonik berjudul Bill Nye the Science Guy.

Dalam iklan tersebut ia mengajak pengguna laptop untuk segera beralih ke Chromebook dan Nye menuju ke sebuah mobil butut dengan pelat nomor bertuliskan ‘WNDWS’. Tentunya, maksud plat tersebut adalah untuk Windows.

Sistem operasi buatan Microsoft diibaratkan sama dengan kondisi mobil yang cukup reyot dan ringsek hingga harus ditambal berkali kali. ‘Tambalan’ yang terlihat ddalam iklan tersebut adalah sindiran keras untuk path yang memang sering terjadi di Windows untuk menutup celah keamanan.

JANGAN LEWATKAN •
Micorosoft Akan Gencar Hadirkan Game Eksklusif di Xbox

“kita sudah bersama dalam waktu yang lama” ungkap Nye seraya dengan mengelus-elus mobil WNDWS. Lalu, seketika bumper bagian depan mobil copot.

Ketika mulai dihidupkan, mobil malah membutuhkan waktu yang lama untuk menyala dan rawan mogok tiba-tiba. Ini juga salah satu ejekan bagi laptop berbasis sistem operasi Windows.

Google juga ikut mengklaim bahwa sifat dari Chrome OS di laptop Chromebook berbanding terbalik dengan Windows. Chromebook memiliki waktu start up begitu cepat, keamanan tinggi, sangat stabil, dan bisa update tanpa mengganggu pengguna atau memaksa pengguna.

Iklan dengan judul Bill Nye on the Science of Switching to Chromebook ini terbilang sangat jenaka. Pasalnya, Nye sebagai pemeran mampu mengkorelasi terkait istilah sains dengan masalah-masalah yang terjadi ketika pengguna sedang mempertimbangkan untuk membeli atau mengganti sebuah laptop.

Ya namanya juga iklan, tentu apa-apa yang diklaim oleh Google itu masih perlu dibuktikan sendiri langsung oleh calon penggunanya yang ingin membelinya.