Tekno AI

Meta Rilis Muse Spark 1.1, AI untuk Pemrograman

Meta resmi rilis Muse Spark 1.1! AI coding pesaing OpenAI dan Google yang bisa perbaiki bug otomatis. Cek fitur dan harganya di sini!

Meta Rilis Muse Spark 1.1, AI untuk Pemrograman
Komentar

Peta persaingan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) khusus pemrograman kini semakin memanas. Meta secara resmi mengumumkan peluncuran model AI pengkodean terbaru mereka yang diberi nama Muse Spark 1.1.

Langkah strategis ini menandai keseriusan raksasa media sosial tersebut untuk menantang dominasi alat bantu coding yang sudah lebih dulu populer.

Perangkat cerdas ini dirancang khusus untuk mempermudah pekerjaan para pengembang perangkat lunak (developer software). Kemampuan utamanya meliputi pembuatan kode program secara instan, pelacakan sekaligus perbaikan bug otomatis, hingga penanganan migrasi arsitektur kode dalam skala besar.

Faktanya mengejutkan, kehadiran Muse Spark 1.1 akan langsung berhadapan satu lawan satu dengan produk andalan dari OpenAI, Anthropic, hingga Google yang selama ini menguasai pasar serupa.

Bisa Perbaiki Bug Otomatis Lewat Kemampuan Agentic AI

Model AI pemrograman terbaru Muse Spark 1.1 besutan Meta untuk membantu para developer software.
Model AI pemrograman terbaru Muse Spark 1.1 besutan Meta untuk membantu para developer software.

Model baru ini merupakan penyempurnaan masif dari generasi awal Muse Spark yang sempat diperkenalkan Meta pada bulan April lalu. Untuk mendongkrak ekosistemnya, Meta kini resmi membuka akses pratinjau (preview) bagi para developer melalui saluran API baru.

Hal ini memungkinkan kecerdasan buatan tersebut diintegrasikan langsung ke berbagai aplikasi dan layanan pihak ketiga.

Menurut penjelasan resmi Meta, Muse Spark 1.1 tidak cuma sekadar lihai dalam menghasilkan baris kode mentah.

Perangkat ini juga dibekali kemampuan untuk menjalankan tugas berbasis agen AI (agentic AI). Kemampuan mutakhir ini menuntut AI untuk bisa menyusun perencanaan mandiri serta melakukan koordinasi dinamis dengan berbagai aplikasi maupun layanan eksternal di luar sistem.

Ini bagian yang paling menarik. Perangkat ini diklaim sangat ideal untuk menyelesaikan beban kerja yang kompleks.

Mulai dari menambal celah error pada aplikasi secara mandiri, mengelola migrasi proyek perangkat lunak, hingga memahami dokumen teks, gambar, dan video sekaligus dalam satu alur kerja pemrograman yang terpadu.

Strategi Komersial dan Tarif Murah dari Mark Zuckerberg

Berbeda dengan strategi Meta sebelumnya yang gemar menggratiskan model AI mereka lewat skema sumber terbuka (open source), Muse Spark 1.1 mencetak sejarah sebagai salah satu model AI pertama perusahaan yang dikenakan biaya untuk penggunaan komersial.

Tapi tunggu dulu, bagi yang tertarik untuk menjajalnya tidak perlu khawatir. Meta memberikan modal kredit gratis senilai 20 dollar AS bagi para pengembang yang ingin menguji kebolehan sistem ini.

Jika kuota gratis tersebut sudah habis habis, Meta menerapkan tarif langganan yang sangat kompetitif. Biaya yang dipatok adalah sekitar 1,25 dollar AS per satu juta token input dan 4,25 dollar AS per satu juta token output.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, menegaskan bahwa kebijakan harga ini sengaja dirancang secara agresif. Tujuannya tentu agar layanan mereka jauh lebih kompetitif dan memikat dibanding tarif yang ditawarkan oleh para kompetitor beratnya seperti OpenAI dan Anthropic.

Integrasi Penuh ke Ekosistem Meta AI

Selain disediakan lewat jalur API berbayar untuk kalangan profesional, Muse Spark 1.1 juga mulai disuntikkan secara bertahap ke dalam layanan Meta AI gratis di aplikasi dan situs web resmi perusahaan.

Ke depannya, model mutakhir ini diproyeksikan akan menggantikan otak AI lama yang tertanam pada chatbot Meta di berbagai platform populer, seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, hingga perangkat kacamata pintar smart glasses Meta.

Kehadiran model pengkodean baru dari Meta ini dipastikan bakal membuat peta persaingan AI coding global semakin sengit bersama ChatGPT Work dan Google Gemini.

Sembari menanti implementasi penuh fitur pintar ini di aplikasi harian kamu, yuk perbarui wawasan digital dengan membaca tutorial bahasa pemrograman terbaru, ulasan gadget canggih, atau info teknologi ter-update lainnya hanya di Dafunda Tekno!

FAQ

Di mana saja fitur Muse Spark 1.1 ini akan diterapkan oleh Meta?

Selain via API untuk developer, model AI ini akan diintegrasikan langsung untuk memperkuat fitur chatbot Meta AI di platform WhatsApp, Instagram, Facebook, hingga kacamata pintar Meta.

Apa itu Muse Spark 1.1?

Muse Spark 1.1 adalah model kecerdasan buatan (AI) terbaru dari Meta yang dirancang khusus untuk membantu developer dalam menulis kode, memperbaiki bug, dan migrasi data perangkat lunak.

Apakah Muse Spark 1.1 bersifat open-source dan gratis?

Tidak. Berbeda dari proyek Meta sebelumnya, model ini berbasis komersial berbayar, meski Meta tetap memberikan kredit uji coba gratis senilai 20 dollar AS untuk para pengembang.

Apa keunggulan teknologi agentic AI pada Muse Spark 1.1?

Teknologi ini memungkinkan AI bertindak sebagai agen mandiri yang bisa menyusun rencana kerja sendiri dan berkoordinasi dengan aplikasi eksternal untuk menyelesaikan proyek coding yang rumit.

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Alat Deteksi Penipuan Norton Genie Resmi Hadir di Claude
Tekno

Alat Deteksi Penipuan Norton Genie Resmi Hadir di Claude

10 Juli 2026 Eva Diane 4 mnt baca

Norton Genie kini resmi hadir di asisten AI Claude! Pengguna bisa deteksi link, chat, dan email penipuan secara instan. Cek caranya!

Baca selengkapnya