Sejumlah Sekolah di Cirebon Terapkan Pembagian Rapor Secara Online Pada Masa Pandemi COVID-19

in ,
Pembagian Raport Secara Online Mulai Diterapkan Di Cirebon
Pembagian Raport Secara Online Mulai Diterapkan Di Cirebon | tribunnews.com

Kini sebagian dari sekolah di kota Cirebon membagikan hasil laporan pendidikan siswanya melalui daring/online selama masa pandemi COVID-19. Namun sebagian sekolah lainnya masih diberlakukan kebijakan mengambil rapor secara langsung di sekolah.

Pada masa pandemi COVID-19 dan fase PSBB proporsional di Kota Cirebon, mulai dari SD hingga SMA pekan ini mulai menerima raport dari sekolah. Dinas Pendidikan (Disdik) setempat ternyata sudah menyerahkan mekanisme pembagian rapor kepada masing-masing sekolah.

Bagi pihak sekolah bagik yang menyerahkan rapor secara langsung atau secara daring, tetap harus menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19.

“Konsep dari pembagian raport telah disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing” ungkap kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahono, Jumat 19/6/2020.

Bagi sekolah yang mengharuskan pengambilan rapor secara langsung, diharuskan pengambilan dilakukan oleh orang tua siswa. Siswa yang bersangkutan tidak dibolehkan untuk hadir ke sekolah.

JANGAN LEWATKAN •
Cara Membuat Janji Tes COVID-19 dengan Dokter Melalui Aplikasi Halodoc

Sejumlah Sekolah di Cirebon Mulai Menerapkan Pembagian Raport Secara Online

Orang tua yang mengambil rapor harus menggunakan masker dan menjaga jarak. Bagi pihak sekolah sendiri juga harus menyediakan tempat cuci tangan yang sudah dilengkapi dengan sabun atau cairan pembersih tangan atau lainnya.

“Guru serta pihak sekolah lain yang terlibat dalam pembagian rapor juga harus menggunakan alat pelindung diri (APD)” ungkapnya.

Untuk tahapan pengambilan rapor sendiri di bagi dalam dua tahap, bukan sekaligus dalam satu hari selesai. Tahapan tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi setiap sekolah.

“Tahapanya tersedia dua hari, tiga hari, tergantung dari sekolah itu sendiri karena jumlah orang tua yang hadir itu per hari. Dibatasi sesuai kapasitas kelas untuk menjaga jarak tempat duduk” jelasnya.

Tidak hanya membagikan rapor, pihak sekolah juga memberikan arahan sosialisasi metode Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) di tahun ajaran baru yang bakal dimulai 13 Juli 2020.

JANGAN LEWATKAN •
2 Minggu Setelah Terjangkit Corona, Tom Hanks Kini Sudah Jauh Lebih Baik

Pembagian rapor secara online dinilai lebih aman untuk masa pandemi COVID-19 saat ini

Namun ada sejumlah sekolah lain yang membagikan raport secara daring. Direktur Pelaksana Sekolah Kristen Terang Bangsa Cirebon, Stepanus Cahyanto mengungkapkan. Kalau pihaknya selama masa pandemi COVID-19 ini menghindari untuk pembagian rapor secara tatap muka atau langsung.

“Sesuai dengan apa yang diperintahkanoleh pemerintah, tidak boleh ada tatap muka secara langsung. Makanya pembagian rapor kami lakukan secara online” ungkapnya.

Pihaknya kini sudah menerapkan pembagian rapor secara daring untuk semua jenjang pendidikan. Mulai dari pra play group sampai jenjang SMA. Pembagian rapor yang dilakukan lewat aplikasi komunikasi antara sekolah dengan orang tua yang bernama Quintal.

Selain membagikan raport, segala bentuk komunikasi apa itu untuk konsultasi perkembangan siswa sampai informasi kegiatan belajar mengajar pun bisa dilakukan tanpa tatap muka. Dengan begini, pihak sekolah sudah bisa memanfaatkan aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) baik langsung atau pribadi.