GameGame ListNintendoPCPC & ConsolePlaystation

10 Hal Yang Enak Banget Bagi Gamer 90-an

Berikut adalah 10 hal yang enak banget bagi gamer 90-an. Pokoknya 10 hal inilah yang membuat kita ingin balik ke masa-masa tersebut.

Setelah sebelumnya gue membahas 10 Hal Yang Gak Enak Bagi Gamer 90-an, maka wajarlah jika sekarang gue membahas sisi sebaliknya. Alias, 10 hal yang enak banget bagi gamer 90-an.

Apabila kita menilik balik dan membandingkannya lagi, hal-hal yang enak menjadi gamer di dekade 90an sangatlah banyak. Bahkan lebih banyak enaknya daripada gak enaknya. Makanya gak heran jika kita-kita yang hidup pada generasi tersebut, kerap merasa kangen untuk balik ke dekade tersebut.

Namun dari sekian banyak hal-hal yang enak dan asyik tersebut, berikut adalah 10 diantaranya.

1. Ragam Media Gaming

hal yang enak bagi gamer 90-an
Media Gaming | realme Community

Hal yang enak banget bagi gamer 90-an yang pertama adalah ragam media gaming. Maksudnya di sini adalah untuk main video game, kita bisa memainkannya dari banyak platform.

Kita bisa memainkannya lewat PC, arcade (dingdong), Game Watch, dan tentunya console game. Nah console game sendiri pada dekade ini banyak banget ragamnya. Bahkan perusahaan seperti Nintendo dan Sega, merilis lebih dari satu console di dekade ini.

Dengan kata lain, pada dekade ini gamer benar-benar dimanjakan banget deh.

2. Ragam Game

hal yang enak bagi gamer 90-an
Banyal Game | retroconsole.xyz

Dengan kergaman media gaming-nya, maka beragam pula game yang bisa kita mainkan. Mau berantem-beranteman  ada, mau petualangan ada, mau horor ada, mau platformer ada, bahkan untuk main biliyar dan catur dalam game pun, banyak game-nya.

Oke, oke, keragaman pada gamer sekarang memang masih eksis. Namun apabila kita bandingkan lagi, tetaplah dekade 90an yang sangat beragam.

3. Arcade Center Adalah “Surga”

hal yang enak bagi gamer 90-an
Arcade Center | MILDSPOT

Kembali ke arcade alias dindong. Ya guys faktanya arcade adalah media/platform main video game yang sangat populer di dekade ini. Bahkan terlepas kita sudah memiliki console di rumah pun, kita tetap pergi dan bermain di arcade center-nya.

Selected for you
PlayStation Perlihatkan Berbagai Hardware Yang Terdapat Dalam PS5

Menghabiskan uang hingga Rp. 10-30 ribu rupiah dalam 1 hari pun, seakan terlupakan begitu saja. Hal ini dikarenakan arcade center berada di luar rumah. Biasanya kalau di Indonesia adalah di pusat-pusat perbelanjaan.

Dan entahlah, ada rasa beda dan enak sendiri saja bermain game di tempat umum dengan gamer-gamer asing lainnya. Rasanya itu seperti kepuasan nonton film di bioskop daripada nonton film yang sama tapi melalui VCD atau DVD di rumah.

4. Tabloid dan Majalah Game

hal yang enak bagi gamer 90-an
Majalah Game | Tech in Asia Indonesia

Dalam pembahasan daftar 10 Hal Yang Gak Enak Bagi Gamer 90-an, poin ini juga gue sertakan. Dan memang guys yang namanya tabloid, majalah, atau game guide, memiliki bobot enak dan gak enak yang setara.

Gak enaknya memang kita harus mengeluarkan kocek yang gak sedikit. Sudah begitu setelah membelinya kita hanya ingin melihat guide tertentunya saja. Apalagi jika membeli tabloid seperti Fantasi yang mana, game hanya menjadi selentingan rubrik saja.

Namun pada saat yang sama nih, gak memungkiri kalau pada dekade itu, kita selalu tertarik banget untuk membelinya. Apalagi jika desain cover-nya benar-benar memancing.

Bahkan kalaupun tidak membelinya, hanya dengan menatap cover-nya pun kita sudah merasa senang banget. Aneh? Ya seperti itulah kami semua di dekade ini. He..he.

5. Console Wars

Memang hingga detik ini, yang namanya perang antar console masih eksis. Namun bagi gue, gak ada yang ngalahin panasnya perang konsol game selain perang konsol dekade 90an.

Bagaimana tidak? Seperti yang gue jelaskan pada poin pertama, banyak banget rilisan console dari masing-masing perusahaannya pada dekade ini. Dan tentunya perang konsol yang terbesar adalah antara Nintendo dengan Sega.

Pokoknya kalau satu generasi, pastinya masih ingat bukan dengan panasnya perang tersebut? Tentunya kita pada dasarnya tidak menginginkan keduanya saling menghancurkan satu sama lain, tapi gak memungkiri kalau rivalitas antara keduanya sangatlah “excited” pada zamannya.

6. Debut Playstation

Hal yang enak banget bagi gamer 90-an selanjutnya adalah kita menyaksikan debut console game Sony yang revolusioner, Sony Playstation atau PS1. Ketika rilis pada pertengahan 90an, gue ingat banget hype-nya gede banget.

Selected for you
Sony Akan Rilis Harga Resmi PS5 Minggu Ini

Bahkan om/paman gue aja yang notabene pegawai kantoran biasa ikutan hype. Di sekolah pun dulu (SD), teman-teman gak berhenti-berhentinya membicarakan console beserta game-nya.

Dan ketika akhirnya gue memiliki console-nya menjelang akhir 90an, gue pun akhirnya paham banget mengapa hype-nya begitu besar. Playstation 1 bagi gue, memanglah salah satu atau bahkan satu-satunya console game terbaik sepanjang masa.

7. Demo Disc

hal yang enak bagi gamer 90-an
Demo Disc | Culture of Gaming

Dalam beberapa pembahasan game nostalgia yang gue bikin di Dafunda sejauh ini, gue sering banget mengatakan kalau rilisan demo disc itu adalah kenangan indah yang gak dilupakan. Dan memang kalau kita pikir lagi, apa enaknya CD game yang hanya berisikan demo dari game yang belum rilis?

Well, jawabannya sama saja seperti kita memasukkan CD game baru yang full. Ketika kita memasukkan, menyalakan, dan mulai memainkannya, rasa excited yang tiada tara langsung terasa banget bukan? Nah seperti itu juga rasanya ketika memasukkan demo disc.

Walau hanya memainkan 10-25 menit game-nya, rasa excited terhadap sesuatu yang baru itu tetaplah tinggi banget.

Sekarang, rata-rata developer merilis versi Beta dari game barunya. Yang mana esensinya jugalah demo dari game barunya. Tapi ya, tetap saja format ini masih kalah bikin gregetnya daripada format demo disc dulu.

8. Simpel

Ya gak seperti game-game saat ini, rata-rata game dekade 80 dan 90an, sangatlah simpel dan straight forward. Pokoknya kalau game-nya ber-genre action, ya action. Kalau game-nya memiliki 8 level, ya 8 level.

Lalu kalau misinya untuk menyelamatkan satu karakternya, ya itu saja misinya. Memang beberapa game kala itu juga ada yang memiliki plot dan misi tambahan (side mission/plot). Tapi hal tersebut hanya sebagai komplementer saja, dan tidak menjadi masalah banget kalau kita lewati.

Beda banget dengan kebanyakan game saat ini (terutama yang action-adventure / platformer) yang mana memiliki banyak banget misi sampingan. Memang sih membuat kita menjadi betah untuk memainkan game-nya, tapi ya apakah kamu gak merasa lelah dan menghabiskan waktu?

9. Tidak Ada DLC Yang Menguras Kantong

Seperti kita tahu, rata-rata game saat ini lebih mementingkan isi kantong segede gaban. Alhasil, mereka pun menerapkan konsep pengunduhan berbayar untuk menikmati seluruh experience game-nya secara penuh.

Selected for you
GOKIL! Controller Playstation 5 Bakalan Bisa Deteksi Detak Jantung Pemainnya

Mau memainkan level/misi selanjutnya (*uhuk, Hitman*)? Atau mau memiliki karakter baru (*uhuk WWE2K dan game fighting lainnya*)? Maka WAJIB bagi kita untuk mengeluarkan uang sungguhan untuk membelinya.

Ya kalau kita termasuk yang memiliki income berlebih banget, hal ini mungkin oke-oke saja. Tapi bagi kita yang hidupnya sangat pas-pas, pastinya hal ini sangatlah memberatkan.

Hal ini beda banget dengan yang ada di game-game 90an dan awal 2000an silam. Kalau memang ingin meningkatkan level atau karakter barunya, ya kita harus menamatkan seluruh game-nya dulu. Atau melakukan trik atau kode cheat yang telah dijelaskan di majalah atau game guide-nya.

Kalaupun harus membeli, kita ambil contoh disini adalah WWE Smackdown! Here Comes the Pain (2003), maka kita membelinya dengan uang yang ada di dalam game-nya. Atau bahasa kerennya, in-game currency.

10. Gaming Adalah Kenikmatan Hiburan Tertinggi

hal yang enak bagi gamer 90-an
Game adalah Hiburan | NBC News

Memang hingga detik ini, hobi main game itu masih dinikmati banyak orang. Tapi bedanya, saat ini video game bukanlah atribut penghibur diri yang paling top. Hal ini dikarenakan kini, beragam banget atribut penghibur diri yang tersedia.

Internet, Media Sosial, dan Layanan nonton streaming adalah beberapa diantaranya. Beda banget dengan dekade 90an silam yang mana video game adalah atribut penghibur diri yang paling top.

Pokoknya kalau sedang suntuk, bete, atau sedang menjalani masa libur panjang, kita langsung menghabiskan waktu berjam-jam untuk main game. Kalaupun internetan, ya internet-nya digunakan untuk main game.

Bahkan dulu nih, mau dari yang masih cilik hingga yang sudah berusia 20 tahunan lebih, banyak yang bela-belain untuk menginap di rumah teman demi untuk main game bareng. Yang jomblo-jomblo pun banyak yang menghabiskan malam minggunya hanya dengan main game.

Nah itulah tadi 10 hal yang enak banget bagi gamer 90-an. Apakah kamu mengalami semuanya ini? Lalu poin manakah yang menjadi kenangan favorit kalian dulu?

Related Posts

Leave Comment
Continue in browser
To install tap Add to Home Screen
Add to Home Screen
See this post in...
Dafunda.com
Chrome
Add Dafunda.com to Home Screen
Close

For an optimized experience on mobile, add Dafunda.com shortcut to your mobile device's home screen

1) Press the share button on your browser's menu bar
2) Press 'Add to Home Screen'.
Dafunda.com Maukah kamu menerima notifikasi konten terbaru dari kami?
Dismiss
Allow Notifications