Kabar mengenai kembalinya Star Wars: Battlefront mulai memunculkan harapan baru bagi para penggemar. Di tengah restrukturisasi besar-besaran Electronic Arts (EA) yang berdampak pada ratusan karyawan, proyek baru yang melibatkan DICE dan Respawn Entertainment justru menjadi sorotan karena diduga merupakan kelanjutan seri shooter Star Wars tersebut.
EA mengonfirmasi bahwa kedua studio akan bekerja sama dalam sebuah proyek baru di bawah divisi game shooter. Meski perusahaan belum mengumumkan judul resminya, laporan dari Variety menyebutkan bahwa proyek tersebut adalah Star Wars: Battlefront 3 dan saat ini sedang dikembangkan.
DICE dan Respawn Berpotensi Menghidupkan Kembali Battlefront

Keterlibatan DICE dalam proyek ini terasa masuk akal mengingat studio tersebut sebelumnya mengembangkan Star Wars: Battlefront pada 2015 dan Star Wars: Battlefront II pada 2017. Kedua game menawarkan pertempuran multiplayer berskala besar dengan berbagai karakter, kendaraan, dan lokasi ikonis dari semesta Star Wars.
Sementara itu, Respawn Entertainment memiliki pengalaman mengembangkan game aksi melalui Apex Legends dan seri Star Wars Jedi. Kolaborasi kedua studio berpotensi menggabungkan keahlian dalam pertempuran multiplayer dan pengembangan game aksi, meskipun detail gameplay proyek baru ini belum diumumkan.
Kabar tersebut muncul ketika EA tengah merombak portofolio pengembangannya dan memangkas sekitar 400 pekerjaan. Perusahaan menyatakan ingin memusatkan sumber daya pada proyek yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih besar. Dalam strategi tersebut, EA juga berencana memanfaatkan pengalaman dari Battlefield 6 untuk memperkuat bisnis game shooter mereka.
Hingga kini, EA belum mengungkapkan nama resmi, platform, maupun jadwal rilis proyek kolaborasi DICE dan Respawn. Karena itu, penggemar masih perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum memastikan bahwa game tersebut benar-benar Star Wars: Battlefront 3.


Membalas