Kenapa Sony dan Disney Bentrok Masalah Spider-Man? Inilah Awal Mula Perjanjiannya

in , ,
Perjanjian Sony Disney Spider Man

Kita tahu sekarang bahwa Sony dan Disney sedang bentrok masalah hak karakter Spider-Man. Karena masalah itu, Sony menarik hak Spider-Man dari Marvel dan Manusia laba-laba tidak akan terlihat lagi di MCU.

Tentunya hal ini membuat penggemar MCU marah dan membuat gerakan #BoycottSony yang sedang tren di Twitter hanya beberapa saat setelah berita ini pertama kali muncul.

Pertanyaannya adalah, apakah tindakan yang dilakukan Sony salah dengan menarik hak Spider-Man dari Marvel? Jawabannya adalah Sony tidak sepenuhnya salah.

Mengapa demikian? Simak penjelasannya di bawah ini.

Sony Memiliki Hak Untuk Seluruh Karakter Spider-Man

Spider Man Karakter

Sony sepenuhnya memiliki hak untuk karakter Spider-Man, seluruh musuh Spider-Man dan para karakter pendukungnya. Hal ini tentu membuat Sony dapat melakukan apapun yang mereka inginkan dengan karakter tersebut.

Ketika kesepakatan antara kedua studio pertama kali dilakukan bertahun-tahun yang lalu, Marvel tidak membayar Sony sepeser pun agar Spider-Man muncul dalam film-film Marvel Studios. Kita bisa menganggapnya sebagai pinjaman.

Marvel mengambil kendali penuh untuk Spider-Man dan Sony sepenuhnya membiayai film yang akan di produksi. Karena Sony sepenuhnya membiayai film tersebut, wajar jika studio juga menerima seluruh pendapatan box office.

Sedangkan Marvel hanya mendapat 5% dari total pendapatan box office dari Spider-Man: Homecoming dan Spider-Man: Far From Home. Marvel hanya mengambil alih Spider-Man dari Sony dan tidak membayar sedikitpun untuk mereka.

Bentrok Sony dan Disney

Sony Disney

Sekarang masalah muncul ketika Walt Disney Studios menginginkan pembagian yang lebih besar. Bob Iger dan timnya ingin membagi pendapatan dengan Sony sebesar 50/50.

Hal ini membuat Disney menanggung setengah dari biaya produksi film Spider-Man dan sebagai imbalannya mereka juga akan mendapatkan setengah dari penghasilan box office.

Bukan hanya itu, tawaran Disney dilaporkan juga melibatkan semua film live-action Spider-Man lainnya seperti Venom dan Morbius.

Sony saat ini tengah untung besar dengan menggunakan seluruh karakter Spider-Man yang mereka punya. Meskipun menerima kritik yang kurang positif, Venom hampir meraup $1 miliar dan film kesuksesan Spider-Man: Into the Spider-Verse yang memenangkan Oscar.

Kesimpulannya adalah Sony tidak sepenuhnya bersalah. Mereka memiliki hak untuk seluruh karakter Spider-Man dan Disney menginginkan pembagian yang lebih besar. Jadi apa yang salah jika Sony mengatakan tidak pada hal itu?

Bagaimana menurut kalian mengenai hal ini? Berikan komentar kalian di bawah.

Participant

Heru Fernanda

Menyukai segala hal tentang Marvel dan DC. Jika Ditanya Saya Suka DC atau Marvel? Jawaban saya: "Why not Both?"

Ayo mulai berdiksusi