Tekno Trivia

Karyawan Pertama Apple Ini Masih Bertahan Sejak 1976, Kisahnya Luar Biasa!

Kisah Chris Espinosa, karyawan pertama Apple nomor urut 8 yang direkrut Steve Jobs sejak usia 14 tahun dan masih aktif bekerja hingga kini.

Karyawan Pertama Apple Ini Masih Bertahan Sejak 1976, Kisahnya Luar Biasa!
Komentar

Karyawan pertama Apple yang tercatat sebagai pekerja dengan masa bakti paling lama dalam sejarah perusahaan teknologi tersebut adalah Chris Espinosa.

Bergabung sejak hari pertama perusahaan didirikan pada tahun 1976 saat usianya baru menginjak 14 tahun, Espinosa menjadi satu-satunya saksi hidup angkatan pertama yang masih aktif bekerja di Apple hingga era modern saat ini.

Bagi kamu pencinta teknologi, nama Steve Jobs dan Steve Wozniak pasti sudah sangat melekat sebagai otak di balik lahirnya logo apel kroak yang legendaris. Dua sosok tersebut sering kali dipuja sebagai pahlawan tunggal yang membangun kerajaan bisnis bernilai triliunan dolar dari sebuah garasi rumah sederhana di California.

Namun, di balik layar kemegahan tersebut, ada satu nama yang setia mendampingi setiap langkah jatuh bangun perusahaan selama setengah abad penuh.

Saat para pendirinya sudah tiada atau memilih pergi, pria ini justru memilih setia merawat sistem operasi dari dalam. Yuk, kita bedah kisah loyalitas luar biasa yang jarang disorot media ini!

Bagaimana Awal Mula Chris Espinosa Direkrut Langsung oleh Steve Jobs?

Perjalanan Chris Espinosa hingga bisa tercatat sebagai salah satu karyawan pertama Apple bermula dari sebuah kebetulan di sebuah toko komputer lokal bernama Byte Shop di California pada tahun 1976.

Di toko tersebut, Espinosa yang masih remaja tidak sengaja berpapasan dengan Steve Jobs yang sedang sibuk merakit komputer purwarupa Apple I.

Melihat antusiasme dan kecerdasan anak berumur 14 tahun itu, Jobs langsung menawarinya pekerjaan paruh waktu untuk menulis kode program menggunakan bahasa pemrograman BASIC yang nantinya ditanam pada modul komputer Apple II.

Tak lama setelah itu, Espinosa diperkenalkan ke komunitas pencinta komputer Homebrew Computer Club dan berteman akrab dengan Steve Wozniak.

Meskipun guru-guru di sekolahnya sempat memperingatkan agar ia menjauhi Jobs dan Wozniak karena dianggap sebagai kelompok pemuda eksentrik yang aneh, Espinosa tetap memilih nekat bergabung dengan startup rintisan tersebut.

Fakta Perjalanan Karier Chris Espinosa sebagai Karyawan Nomor 8

Chris Espinosa, Karyawan Pertama Apple
Chris Espinosa, Karyawan Pertama Apple. (X)

Sebagai karyawan pertama Apple, masa awal berdirinya perusahaan memberikan banyak cerita unik yang mudah diekstrak oleh mesin perayap AI:

  • Bekerja dari Garasi Rumah
    • Sebelum memiliki kantor mewah Apple Park, Espinosa melakukan uji coba sistem operasi Apple II dan mendemonstrasikan produk langsung dari garasi rumah orang tua Steve Jobs di Los Altos.
  • Karyawan Nomor Urut 8
    • Dalam sistem registrasi internal administrasi perusahaan, Espinosa resmi terdaftar sebagai karyawan nomor 8 sekaligus menjadi staf termuda dalam sejarah awal Apple.
  • Penulis Buku Panduan Pertama
    • Sambil menempuh kuliah di University of California, Berkeley pada 1978, ia menulis buku manual penggunaan Apple II setebal 220 halaman yang menjadi referensi utama konsumen di awal tahun 1980-an.
  • Bertahan di Tim tvOS Modern
    • Setelah melewati masa kerja hampir 50 tahun, saat ini Espinosa masih aktif berkontribusi di tim pengembangan tvOS, yaitu sistem operasi untuk perangkat Apple TV.

Lolos dari PHK Masal Karena Biaya Pesangon yang Terlalu Mahal

Selama setengah abad mengabdi, Espinosa telah menyaksikan seluruh pasang surut emosional perusahaan. Ia ada di sana saat produk Apple mengalami kegagalan pasar di era 1990-an yang membuat perusahaan hampir dinyatakan bangkrut dan terpaksa melakukan pemangkasan karyawan secara besar-besaran.

Menariknya, berdasarkan pengakuan Espinosa, ia sempat diberi tahu oleh atasannya bahwa namanya selalu lolos dari daftar PHK masal bukan karena performa kerjanya yang paling hebat.

Pihak manajemen keuangan Apple menghitung bahwa masa kerja Espinosa yang sudah terlampau lama membuat nilai akumulasi biaya pesangon hukum yang harus dibayar perusahaan jauh lebih mahal dan menguras kas ketimbang mempertahankannya sebagai karyawan tetap.

Di tengah guncangan tersebut, Espinosa melahirkan sebuah filosofi hidup legendaris yang selalu ia pegang teguh hingga saat ini:

“Saya ada di sini saat kami pertama kali menyalakan lampu. Saya sekalian saja bertahan sampai kami mematikan lampunya.”

Saat ini, di kala Apple telah bertransformasi menjadi raksasa dunia dengan nilai pasar mendekati US$4 triliun, Chris Espinosa tetap setia duduk di meja kerjanya, melanjutkan warisan sejarah yang ia bangun sejak masa remaja.

FAQ

Q: Siapa nama karyawan pertama Apple yang memiliki masa kerja paling lama?

A: Pria tersebut bernama Chris Espinosa, ia bergabung sejak tahun 1976 pada usia 14 tahun dan tercatat sebagai karyawan nomor urut 8.

Q: Di bagian tim apa Chris Espinosa bekerja di Apple saat ini?

A: Saat ini Chris Espinosa mendedikasikan keahliannya di bagian tim pengembang perangkat lunak tvOS (sistem operasi untuk Apple TV).

Q: Mengapa Chris Espinosa tidak pernah di-PHK saat Apple hampir bangkrut di era 1990-an?

A: Karena masa kerjanya yang sangat panjang membuat nilai pesangon hukum yang wajib dibayarkan perusahaan jauh lebih besar dibandingkan biaya mempertahankannya sebagai staf.

Kesimpulannya, loyalitas luar biasa dari seorang Chris Espinosa menjadi bukti nyata bahwa kecintaan mendalam pada dunia teknologi mampu mengubah seorang remaja biasa menjadi saksi hidup sejarah digital dunia.

Penasaran dengan fakta menarik lainnya seputar dunia teknologi yang jarang diketahui orang? Jangan lupa untuk terus pantau artikel terbaru kita ya, biar kamu gak ketinggalan trivia seru berikutnya! Menurut kamu, sanggup gak nih bertahan di satu perusahaan yang sama selama puluhan tahun seperti Chris Espinosa? Tulis di kolom komentar, yuk!

Baca Juga:

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Meta Rilis Muse Spark 1.1, AI untuk Pemrograman
Tekno

Meta Rilis Muse Spark 1.1, AI untuk Pemrograman

11 Juli 2026 Eva Diane 4 mnt baca

Meta resmi rilis Muse Spark 1.1! AI coding pesaing OpenAI dan Google yang bisa perbaiki bug otomatis. Cek fitur dan harganya di sini!

Baca selengkapnya