Penjual Aplikasi Android Elegal dapat Untung 226 Miliar Sudah Dibui

0
314
Sistem oprasi Android-DAF

Selama empat tahun silam, tepat pada Agustus 2012, FBI sudah melakukan pembekuan untuk tiga situs yang dianggap secara ilegal telah memasarkan aplikasi-aplikasi Android. Ketiga situs tersebut adalah Snappzmarket, Applanet dan Appbucket.

Ilegal disini dalam arti aplikasi yang dijual itu tidak melalui toko resmi dari Android, yaitu Google Play Store. Sehingga jumlah pendapatan yang masuk melalui transaksi langsung oleh pemilik situs tersebut nilainya sudah mencapai 226 milliar.

Meski demikian hal pembekukan telah dilakukan, FBI saat itu belum bisa menangkap dalang dari sekian toko aplikasi ilegal tersebut. Setelah sekian tahun lamanya, akhirnya FBI sudah siap menjalankan tugas mereka terhadap toko ilegal tersebut adalah dengan menguak dua pelaku dari tiga situs yang bermasalah.

Salah satu dalang tersebut adalah Aaron Blake Buckley yang masih berumur 22 tahun, seperti yang dilaporkan oleh The Verge. Berarti Ia mulai menciptakan situs ilegal tersebut dikala Buckley berumur usia belasan tahun. Dan Buckley sendiri adalah pendiri Applanet.

REKOMENDASI KAMI
Cara Mudah Membuat Wallpaper Transparan Alias Tembus Pandang di Android

Pelaku pembuat situs ilegal kedua adalah Gary Edwin Sharp yang kini berumur 29 tahun. Ia merupakan sosok dibalik situs SnappzMarket.

SnappzMarket-DAF

Menurut pandangan Departemen Hukum, dari Mei 2010 sampai Agustus 2012,  Buckley dan Sharp adalah sama melakukan pelanggaran hukum hak cipta di dunia maya. Keduanya baru diringkus oleh FBI dalam beberapa hari ini.

Seperti ungkapan yang dikemukan oleh perwakilan Departemen Hukum, “mereka bersatu mengembangkan dan mendistribusikan sudah lebih dari empat juta aplikasi Android resmi, tanpa ada diberi izin pemilih menjadi hak cipta yang korban.

Seperti yang diberitakan hasil dari nilai dagang aplikasi yang diembat hak cipta sudah mencapai 17 juta dollar AS atau jika disetarakan 226 miliar. Namun kedua pelaku tersebut sekarang sudah dijelbloskan ke jeruji besi dan akan diadili pada 1 Agustus kedepan.

REKOMENDASI KAMI
Apa Benar Google Pixel XL 2 Sulit Diperbaiki?