Mengevaluasi sebuah perangkat keras kelas atas tidak pernah dimulai saat produk tersebut dinyalakan atau, dalam konteks ini, diduduki untuk pertama kalinya. Pengalaman sesungguhnya selalu dimulai dari impresi pertama saat paket tiba di depan pintu.
Ketika kita berbicara tentang periferal berlabel premium, standar yang ditetapkan tidak lagi sekadar tentang spesifikasi di atas kertas, melainkan tentang bagaimana produsen mempresentasikan karya mereka kepada konsumen.
Di sini, ritual membongkar pasang perangkat keras baru, mulai dari komponen PC enthusiast, monitor OLED, hingga periferal penunjang produktivitas, sudah menjadi makanan sehari-hari. Namun, harus diakui, paket raksasa yang membawa Secretlab ATLAS Black³ (Regular Size) ini berhasil memberikan aura intimidasi sekaligus antisipasi yang berbeda.
Dengan bobot kotor yang menembus angka di atas 30 kilogram, kotak kargo berwarna hitam matte ini menuntut kehadiran ekstra di dalam ruangan. Mari kita bongkar dan rakit kursi ergonomis mutakhir ini, sebuah proses yang ternyata dirancang dengan tingkat presisi yang mengingatkan penulis pada sensasi merakit PC.
Simak pengalaman kami dalam merakit Secretlab ATLAS Black³ (Regular Size) berikut ini.
Impresi Pertama

Membuka segel kotak Secretlab ATLAS bagaikan membuka sebuah peti harta karun. Begitu penutup atas diangkat, Penulis tidak disambut oleh tumpukan plastik bubble wrap yang berantakan atau gabus rapuh yang serpihannya mengotori lantai ruangan. Sebaliknya, Secretlab menyajikan sebuah lembaran poster raksasa berbahan karton tebal yang menutupi setengah area atas kotak dan sebuah amplop berisi kitab-kitab.

Poster besar ini tidak sekadar berfungsi sebagai pelindung ekstra dari goresan cutter saat membuka lakban, melainkan juga bertindak sebagai instruksi perakitan raksasa yang sangat visual.
Langkah ini cukup jenius, tidak ada lagi buku panduan berukuran mikro dengan teks tak terbaca. Setiap tahapan diilustrasikan dengan detail, lengkap dengan peringatan keamanan yang dicetak mencolok.
Bagi kalian yang perfeksionis atau sangat memperhatikan detail, visual unboxing sebersih dan seestetik ini adalah hal yang menyenangkan. Momen mengangkat poster raksasa yang perlahan mengekspos deretan komponen serba hitam pekat di bawahnya.
Di bawah lembaran panduan tersebut, setiap komponen Secretlab ATLAS Black³ diistirahatkan di dalam ceruk busa pelindung (high-density foam) yang dipotong secara kustom. Semuanya tertata presisi, mencegah benturan antarkomponen baja selama proses pengiriman jarak jauh.

Varian Black³ (Triple Black) langsung memamerkan pesona stealth-nya dari balik plastik pelindung antistatis. Warna hitam monokromnya memancarkan kesan profesional yang dingin, siap untuk disandingkan dengan setup meja kerja bertenaga besar di ruangan kalian.
Kotak Aksesori dan “Toolkit” khas Secretlab

Satu hal yang kerap mengganggu dalam proses perakitan kursi atau furnitur pada umumnya adalah kualitas perkakas bawaan. Sering kali kita hanya dibekali kunci L murahan yang membuat tangan sakit dan rentan merusak kepala baut. Secretlab membalikkan stigma tersebut. Di dalam kotak terdapat sebuah kompartemen khusus berbentuk kotak aksesori yang sangat rapi.
Di dalamnya, kalian akan menemukan pernak-pernik perakitan, dan bintang utamanya adalah Secretlab Signature Toolkit. Ini bukanlah kunci L standar, melainkan sebuah obeng presisi dengan gagang pegangan yang tebal, ergonomis, dan mantap digenggam, lengkap dengan mata obeng (bit) kombinasi Hex dan Phillips yang bisa dibolak-balik.
Keberadaan perkakas proper ini sangat esensial dan menunjukkan bahwa Secretlab sangat memahami psikologi penggunanya. Kalian tidak perlu lagi berlari ke gudang mencari kotak perkakas pribadi. Semua yang Anda butuhkan untuk merakit kursi ini sudah tersedia dengan kualitas terbaik.
Membangun Fondasi Bawah

Proses perakitan dimulai dari bawah ke atas. Langkah pertama adalah mengeluarkan wheelbase (kaki bintang lima) yang terbuat dari material aluminium ADC12 yang saat ini sudah dilapisi plastik dan berbentuk pipih.
Saat diangkat, bagian kaki ini terasa dingin di tangan,namun tetap terasa berat dan padat yang memberikan rasa aman bahwa fondasi ini mampu menopang beban berat dalam jangka waktu tahunan.
Memasang kelima roda caster berlapis Polyurethane (PU) berukuran besar ke kaki aluminium ini sangatlah memuaskan. Kalian hanya perlu menyelaraskan poros baja roda dengan lubang di ujung kaki bintang, lalu menekannya hingga terdengar bunyi “klik”; tidak butuh tenaga ekstra atau palu karet.

Setelah kelima roda terpasang, wheelbase dibalik dan diletakkan di lantai, siap untuk menerima jantung mekanis dari kursi ini, piston hidrolik. Piston ini cukup dijatuhkan tepat di lubang tengah wheelbase, lalu ditutup dengan tiga lapis selongsong plastik pelindung debu teleskopik yang sudah disediakan. Proses pembangunan fondasi ini memakan waktu kurang dari lima menit dengan tingkat kesulitan nyaris nol.
Tantangan Utama Menyatukan Dudukan dan Sandaran

Fase ini merupakan yang tersulit. Pastikan kalian sudah makan sebelum melanjutkannya. Di sini kalian harus menyatukan bagian seat base (dudukan) yang memuat modul Synchronous Tilt Mechanism, dengan bagian backrest (sandaran punggung) yang memuat teknologi lengkungan penyokong lumbar. Tidak berat, namun kalian harus fokus agar tidak meleset ketika memasangnya.

Buku panduan sangat menyarankan agar proses ini dilakukan oleh dua orang, dan itu adalah saran yang valid. Mengangkat sandaran punggung untuk disejajarkan dengan bracket engsel baja yang ada di sisi belakang dudukan membutuhkan sedikit kehati-hatian.
Namun, Secretlab telah mendesain rel bracket ini agar sandaran bisa langsung “duduk” mengunci sementara penulis sedang mengumpulkan baut yang masih dalam plastik tersegel.
Dengan menggunakan obeng signature bawaan, empat baut baja M8 dipasang untuk mengunci sandaran ke engsel dudukan. Tingkat presisi lubang baut sangat mengagumkan. Tidak ada lubang yang melenceng atau ulir baut yang seret saat diputar, sebuah isu menjengkelkan yang sering ditemukan pada kursi di bawah kelas flagship.
Satu peringatan keras dari Secretlab yang tidak boleh diabaikan: jangan pernah meletakkan tangan pada bagian belakang seatbase karena bisa terjepit! Mekanisme per terkompresi di dalam engsel memiliki daya dorong yang sangat kuat.
Pemasangan super seamless

Jika biasanya memasang armrest agak sedikit memusingkan karena bisa saja terbalik antara kanan dan kiri, hal ini tidak akan terjadi pada Secretlab ATLAS. Memasang armrest dilakukan ketika bangku sudah setengah jadi dan berdiri tegak. Tinggal slide dan kencangkan dengan baut, selesai deh.
Keajaiban seamless ini berlanjut ke bagian penutup. Bantal kepala premium berbahan busa memori berlapis gel pendingin (Magnetic Memory Foam Head Pillow) kembali hadir dengan sistem magnetik.
Cukup tempelkan bantal ke area atas sandaran punggung, dan magnet akan langsung menahannya dengan kuat. Kalian bahkan bisa menggeser bantal ini ke atas atau ke bawah secara mulus untuk mencari titik leher yang paling nyaman, sebuah fitur yang akan sangat kalian syukuri saat harus mengejar deadline atau grinding di dalam game.
Kesimpulan Proses Perakitan

Secara keseluruhan, pengalaman merakit Secretlab ATLAS Black³ (Regular Size) memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit dari kondisi kotak tertutup hingga siap diduduki, asalkan dilakukan dengan teliti dan santai.
Meskipun bobot fisiknya menuntut sedikit tenaga lebih, sangat direkomendasikan untuk meminta bantuan rekan saat menaikkan backrest ke atas piston. Alur perakitannya dirancang dengan logika mekanis yang sangat ramah pengguna.
Tingkat presisi lubang baut, ketiadaan proses merakit armrest (karena sandaran tangan 3D sudah terpasang paten dari pabrik di bagian dudukan), dan penggunaan komponen snap-on berbasis magnet membuat proses ini terasa jauh dari kata membuat frustrasi.
Dari sisi kualitas presentasi pengemasan hingga eksekusi alat bantu rakitnya, Secretlab sukses memberikan impresi bahwa kalian tidak sekadar membeli sebuah kursi, melainkan berinvestasi pada karya permesinan (engineering) premium yang akan mengawal produktivitas dan kenyamanan kalian selama bertahun-tahun ke depan.


Bales ke