Berita Game Game

Acts of Blood: Ini Spesifikasi PC Minimum dan Rekomendasinya!

Siapkan PC kamu untuk menghadapi aksi brutal Hendra di Acts of Blood.

Thumbnail Acts Of Blood
Komentar

Acts of Blood menjadi salah satu game Indonesia yang cukup menarik perhatian para penggemar game action. Dikembangkan oleh Eksil Team, game ini menawarkan pengalaman third-person beat ‘em up dengan pertarungan jarak dekat yang brutal, cepat, dan penuh aksi. Tidak hanya mengandalkan mekanisme pukul-memukul, game ini juga membawa cerita balas dendam dengan latar kota fiktif bernama Bandapa.

Menariknya, Acts of Blood juga mendapatkan perhatian di panggung internasional setelah ditampilkan dalam Summer Game Fest 2025. Game ini dikembangkan dengan berbagai inspirasi dari film aksi Indonesia seperti The Raid serta game seperti Sifu dan Sleeping Dogs.

Dengan visual yang cukup realistis dan pertarungan yang mengandalkan animasi detail, tentu muncul pertanyaan mengenai spesifikasi PC yang dibutuhkan untuk memainkan game ini. Apakah PC dengan hardware lawas masih sanggup menjalankan Acts of Blood?

Berikut spesifikasi PC minimum dan rekomendasi Acts of Blood yang perlu kamu ketahui.

Acts of Blood Punya Gameplay Beat ‘em Up yang Brutal

Acts of blood gameplay
Acts of blood gameplay

Acts of Blood mengajak pemain mengikuti perjalanan Hendra, seorang mahasiswa hukum yang hidupnya berubah setelah keluarganya menjadi korban pembunuhan. Ayah Hendra sebelumnya sedang menyelidiki seorang pejabat korup, tetapi penyelidikan tersebut justru berujung pada tragedi yang menghancurkan keluarganya.

Tidak mendapatkan keadilan melalui sistem hukum yang sudah dipenuhi korupsi, Hendra akhirnya memilih mengambil jalannya sendiri. Ia berusaha menemukan pihak-pihak yang bertanggung jawab dan membalas semua tindakan mereka.

Dari sisi gameplay, Acts of Blood menggunakan perspektif third-person dan berfokus pada pertarungan tangan kosong. Pemain akan menghadapi banyak musuh dalam berbagai lokasi sambil memanfaatkan kombinasi serangan, menghindar, melakukan counter, hingga mengeksekusi musuh dengan serangan brutal.

Eksil Team juga menghadirkan mekanisme parkour yang memungkinkan Hendra berlari, melompat, serta memanjat lingkungan di sekitarnya. Dengan begitu, pergerakan karakter tidak hanya terbatas pada pertarungan.

Salah satu daya tarik utama game ini tentu saja adalah presentasi kekerasannya. Steam mencantumkan Acts of Blood sebagai game dengan kekerasan grafis yang mencakup darah, gore, hingga mutilasi. Jadi, game ini memang ditujukan untuk pemain yang sudah siap dengan konten dewasa.

Salah satu hal yang membuat Acts of Blood cukup berbeda dibandingkan game action lainnya adalah bagaimana game ini membawa nuansa Indonesia ke dalam sebuah game dengan skala yang cukup ambisius.

Developer Fajrul Falakh Nurfitryansyah, yang memimpin pengembangan Acts of Blood, menyebut bahwa film seperti The Raid dan The Night Comes for Us menjadi salah satu inspirasi penting dalam pengembangan game tersebut. Dari sisi gameplay, Acts of Blood juga mengambil inspirasi dari Sleeping Dogs dan Sifu.

Latar yang digunakan juga memiliki hubungan erat dengan Indonesia. Dalam wawancaranya, Fajrul menjelaskan bahwa Bandung menjadi inspirasi utama untuk lingkungan dalam game. Kota tersebut dipilih karena merupakan tempat ia tumbuh, sekaligus menjadi cara untuk membawa suasana Bandung ke dalam sebuah game.

Meski menggunakan kota fiktif bernama Bandapa dalam deskripsi resminya, atmosfer perkotaan Indonesia menjadi salah satu bagian yang membuat Acts of Blood terlihat berbeda. Jalanan kota, lingkungan urban, serta desain bangunan menjadi bagian dari identitas visual game.

Proyek ini sendiri awalnya dimulai sebagai proyek pribadi untuk mempelajari Unreal Engine. Seiring berjalannya waktu, proyek tersebut berkembang menjadi game yang lebih besar dengan bantuan sejumlah teman Fajrul untuk mengerjakan animasi, musik, serta voice work.

Acts of Blood Membutuhkan PC Seperti Apa?

Acts of blood gameplay
Acts of blood gameplay

Untuk kamu yang penasaran apakah PC bisa menjalankan Acts of Blood, game ini membutuhkan sistem operasi Windows 10. Berdasarkan spesifikasi yang digunakan, kebutuhan hardware-nya masih tergolong cukup masuk akal untuk sebuah game action dengan visual realistis.

Pada konfigurasi minimum, Acts of Blood membutuhkan prosesor Intel Core i5-10400F atau AMD Ryzen 5 3600. Untuk RAM, pemain setidaknya membutuhkan 8 GB RAM.

Sementara untuk urusan kartu grafis, spesifikasi minimum yang dibutuhkan adalah NVIDIA GeForce GTX 1060 atau AMD Radeon RX 580. PC juga perlu mendukung DirectX 11 dan menyediakan setidaknya 7 GB ruang penyimpanan.

Berikut detail spesifikasi minimum Acts of Blood:

  • OS: Windows 10
  • Processor: Intel Core i5-10400F / AMD Ryzen 5 3600
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 1060 / AMD Radeon RX 580
  • DirectX: Version 11
  • Storage: 7 GB available space

Jika melihat kebutuhan tersebut, PC gaming kelas menengah yang masih menggunakan GPU generasi Pascal atau setara kemungkinan menjadi titik awal yang cukup untuk memainkan game ini. Namun, spesifikasi minimum tentunya tidak bisa dijadikan patokan untuk mendapatkan kualitas visual paling tinggi.

Perlu dicatat, halaman Steam saat ini menampilkan spesifikasi yang berbeda dari daftar di atas dan menyebut bahwa kebutuhan sistem masih dapat berubah. Jadi, spesifikasi menjelang peluncuran final masih berpotensi mengalami penyesuaian.

Kalau ingin memainkan Acts of Blood dengan pengalaman yang lebih nyaman, tentu spesifikasi PC yang lebih tinggi akan menjadi pilihan yang lebih aman.

Untuk spesifikasi rekomendasi, game ini membutuhkan Intel Core i5-12400F atau AMD Ryzen 5 5600X. Kapasitas RAM yang disarankan juga meningkat menjadi 16 GB.

Sementara untuk kartu grafis, pemain direkomendasikan menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3060 atau AMD Radeon RX 6600 XT. Game ini juga menggunakan DirectX 12 pada konfigurasi rekomendasi dan tetap membutuhkan sekitar 7 GB ruang penyimpanan.

Berikut spesifikasi rekomendasi Acts of Blood:

  • OS: Windows 10
  • Processor: Intel Core i5-12400F / AMD Ryzen 5 5600X
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce RTX 3060 / AMD Radeon RX 6600 XT
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 7 GB available space

Melihat kebutuhan tersebut, PC dengan spesifikasi rekomendasi seharusnya menjadi pilihan yang lebih ideal bagi pemain yang ingin mendapatkan pengalaman visual dan performa lebih stabil.

Namun, karena Acts of Blood masih berada dalam tahap pengembangan, spesifikasi final tetap bisa berubah. Eksil Team sebelumnya juga sudah menghentikan pembaruan demo dan mengalihkan fokus pengembangan ke versi penuh game.

Acts of Blood Kapan Rilis?

Acts of blood gameplay
Acts of blood gameplay

Sayangnya, sampai saat ini tanggal rilis pasti Acts of Blood masih belum diumumkan. Halaman Steam resmi masih mencantumkan tanggal peluncuran sebagai “To be announced”, sehingga pemain belum mendapatkan tanggal spesifik kapan game tersebut akan tersedia secara penuh.

Meski begitu, Acts of Blood memang ditargetkan hadir pada 2026. Sebelum versi penuh dirilis, pemain juga sudah bisa mencoba demo yang tersedia di Steam. Demo tersebut menawarkan misi cerita khusus, arena dengan sistem wave-based combat, kustomisasi outfit terbatas, serta sejumlah achievement.

Demo Acts of Blood bahkan mendapatkan respons yang cukup positif dari pemain Steam. Saat ini halaman demo mencatat lebih dari seribu ulasan dengan status Very Positive, menunjukkan adanya ketertarikan yang cukup besar terhadap proyek indie asal Indonesia tersebut.

Dengan segala potensi yang dimilikinya, Acts of Blood menjadi salah satu game buatan developer Indonesia yang menarik untuk ditunggu pada 2026. Perpaduan pertarungan brutal, nuansa film aksi Indonesia, serta latar yang terinspirasi dari Bandung membuat game ini punya identitas yang cukup kuat.

Eksil Team sendiri masih menempatkan tanggal rilis pasti Acts of Blood yang akan dilepas di tahun 2026 ini sebagai misteri. Bagaimana dengan PC kamu? Siap menangani game ini di kualitas paling maksimal?

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Steam
Berita Game

War Fantasy, Game Horor Psikologis FPS dari Mantan Developer Call of Duty

12 Agustus 2026 Neli Rahmawati 2 mnt baca

War Fantasy adalah game horor psikologis FPS dari mantan developer Call of Duty, menghadirkan narasi perang gelap dan dunia surreal.

Baca selengkapnya