Setelah Bethesda, Dua Akuisisi Microsoft Masih Belum Diumumkan?

in , ,
Dua Akuisisi Microsoft Belum Diumumkan
Dua Akuisisi Microsoft Belum Diumumkan | Microsoft

Microsoft semakin beringas dalam menjalankan bisnisnya dalam dunia game. Setelah berhasil mengakuisisi induk perusahaan game Bethesda yakni ZeniMax, nampaknya dua akuisisi Microsoft lainnya masih belum rilis ke publik.

Kabar tentunya membuat persaingan industri game semakin panas saja. Apa ini adalah strategi yang Microsoft susun agar bisa menang dengan pesaing utamanya Sony? Lebih jelasnya mari kita bahas.

Pembelian ZeniMax dan Bethesda

Zenimax Dan Bethesda
Zenimax Dan Bethesda | Windows Central

Sebelumnya Microsoft telah berhasil mengakuisisi perusahaan game ZeniMax yang merupakan induk perusahaan Bethesda. Pengumuman ini memang membuat banyak orang terkejut, karena Bethesda sendiri memiliki banyak aset game yang siap rilis tahun depan. Dan kemungkinan besarnya game besutan dar Bethesda akan siap beredar pada PC, Xbox dan Game Pass.

Namun, kabar untuk perilisan game Bethesda ini pada tiga platform tadi masih hanya sebatas kemungkinan. Dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak Microsoft. Strategi pembelian ZeniMax dan Bethesa ini mempertegas langkah Microsoft dalam menghadapi Sony dalam industri game.

JANGAN LEWATKAN •
Microsoft Flight Simulator 2020 Siap Meluncur 18 Agustus Mendatang!

Microsoft sendiri membeli ZeniMax dengan harga Rp 111 trilliun dan semua urusan akan rampung pada Januri 2021 mendatang. Dan kabar terbarunya dua akuisisi lainnya milik Microsoft sampai sekarang belum juga rilis.

Rumor Dua Akuisisi Microsoft

Microsoft Xbox
Microsoft Xbox | Microsoft

Kabar ini tersebar melalui podcast dalam Channel Youtube XboxEra. Dalam podcast tersebut Sikamicaniko mengatakan dua akuisisi miliki Microsoft lainnya masih belum diumumkan. Dua akuisisi rahasia ini merupakan sebuah studio bukan publisher, dan ini merupakan strategi bisnis dari Microsoft. Serta ZeniMax adalah rencana besar yang masuk ke dalam strategi tersebut.

Nantinya dua akuisisi ini akan menambah jumlah studio milik Microsoft Xbox menjadi sampai 25 Studio. Nama-nama studio nanti yang akan menambah milik Microsoft Xbox masih belum dapat dipastikan. Namun, ada yang menyebutkan Asobo Studio yang telah membuat game Microsoft Flight Simulator adalah salah satu nama studio yang masuk dalam akuisisi Microsoft.

JANGAN LEWATKAN •
Rumor Baru Lagi, Microsoft yang Beli Silent Hill dari Konami?

Menurut kamu bagaimana mengenai kabar ini? Jangan lupa komen ya dan kunjungi terus Dafunda Game untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar dunia game.