Benarkah Gugatan Epic Games Hanyalah Trik Marketing Untuk Fornite?

in ,
Gugatan Epic Games Disebut Sebagai Trik Marketting
Gugatan Epic Games Disebut Sebagai Trik Marketting | Pinterest

Konflik antara Epic Games dan Apple terus berlangsung sampai sekarang. Permasalahan Fornite yang sudah tidak lagi tersedia pada App Store adalah akar permasalahan dari dua perusahaan besar tersebut. Dalam persidangan terbaru, Apple menyebutkan bahwa gugatan dari Epic Games hanyalah trik marketing untuk Fortnite.

Sepertinya konflik ini sangat lama untuk terselesaikan karena keduanya saling memberikan argumen yang kuat pada persidangan. Pada persidangan sebelumnya hakim memperbolehkan Apple untuk tetap menutup akses Fortnite pada App Store. Namun, Unreal Engine akan terus berlangsung.

Apple Curiga Terhadap Gugatan Epic Games

Fortnite In Apple
Fortnite In Apple | Epic Games

Baru-baru ini Apple curiga terhadap gugatan dari Epic Games tentang Fornite. Dalam persidangan Apple berargumen bahwa Epic Games sengaja membuat tuntutan kepada Apple agar Fortnite kembali populer. Lebih jelasnya Apple mengibaratkan seperti Epic “telah membuat api, kemudian menyiraminya dengan bensin hingga besar, dan meminta pengadilan untuk memadamkannya”.

JANGAN LEWATKAN •
Inilah 10 Smartphone dengan Kamera Terbaik Tahun Ini

Kecurigaan ini berdasarkan data bahwa pada Bulan Juli 2020 kemarin popularitas Fortnite turun sampai 70% daripada bulan Oktober 2019. Ini merupakan bentuk kampanye Epic agar Fortnite kembali banyak mendapat perhatian serta endingnya kenaikan popularitas seperti sebelumnya.

Argumen ini juga digunakan Apple untuk menyangkal klaim Epic Games yang katanya mereka rugi besar dan citra perusahaan menurun yang merupakan imbas dari pemblokiran Fortnite pada App Store. Sebenarnya, apabila Epic Games tidak ingin rugi besar dan reputasinya menurun seharusnya mereka tidak melakukan kesalahan yang seharusnya tidak terjadi.

Bantahan Klaim Apple

Epic Games
Logo Epic Games | Epic Games

Dalam kesempatan bicara yang hakim berikan, Epic Games berpendapat bahwa argumen Apple salah besar. Bagaimana mungkin menilai tingkat popularitas game hanya berdasarkan data dari search engine Google. Padahal untuk menilai tingkat popularitas dari game adalah melihat berapa jumlah pemain yang aktif.

JANGAN LEWATKAN •
Harga iPhone XR, XS dan XS Max Turun Drastis Setelah iPhone 11 Dirilis di Indonesia

Lebih lanjut, Epic mengatakan bahwa jumlah pemain dari Fortnite sampai saat ini terus meningkat. Dan tidak ada penurunan jumlah pemain sama sekali pada PC dan Konsol

Menyoali soal Gugatan Epic Games, mungkin menurut Apple ada benarnya. Jika memang benar Epic tidak ingin rugi dan citra atau reputasi perusahaan menurun, tidak seharusnya Epic melakukan kesalahan yang berakibat pada penutupan akses Fortnite dalam App Store.

Nampaknya, konflik antara Epic Game dan Apple tidak akan selesai dalam waktu yang dekat. Lantaran keduanya saling lempar tuduhan satu sama lain, menarik untuk kita tunggu siapa pemenangnya. Menurutmu bagaimana? Yuk, berikan opini terbaikmu pada kolom komentar.