Komik

Microsoft Rombak Menu Klik Kanan Windows 11, Kini Bebas Diatur dan Anti Lemot!

Kabar baik, perombakan menu klik kanan Windows 11 terbaru menjanjikan kecepatan ekstra dan fitur kustomisasi!

Tampilan fitur baru kustomisasi menu klik kanan atau context menu pada pembaruan Windows 11 Insider Preview.
Komentar

Menu klik kanan Windows 11 belakangan ini sering kali menjadi sumber rasa frustrasi bagi banyak pemilik PC. Niat hati ingin menyalin berkas (file) atau mengekstrak folder dengan cepat, yang terjadi justru harus menunggu jeda loading menjengkelkan hanya untuk menampilkan deretan opsi di layar.

Parahnya lagi, elemen dari ekstensi pihak ketiga sering kali baru muncul beberapa detik setelah menu terbuka. Efek pop-up susulan ini kerap menggeser tata letak tombol secara tiba-tiba, berujung pada insiden salah klik yang sangat menguras kesabaran.

Merespons gelombang protes terkait antarmuka yang dinilai tidak efisien tersebut, perusahaan raksasa asal Redmond ini akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di blog resminya, Microsoft secara terbuka mengakui kelemahan desain context menu buatan mereka.

“Ketika kami meluncurkan Windows 11, kami memperkenalkan menu konteks baru dengan desain yang dimodernisasi, pengaturan yang lebih baik, serta pendekatan baru untuk ekstensi aplikasi. Namun, seiring waktu, menu tersebut menjadi berantakan dan lambat, sehingga kami menyadari perlunya mengurangi secara drastis waktu antara mengeklik kanan dan munculnya menu yang sepenuhnya siap digunakan,” tulis Microsoft dalam pernyataan resminya.

Pengakuan dosa ini langsung dibarengi dengan tindakan nyata. Microsoft langsung merombak total sistem menu tersebut dan mulai melepasnya untuk diuji coba.

Niat Awal yang Berujung Bumerang

Microsoft Rombak Menu Klik Kanan Windows 11, Kini Bebas Diatur dan Anti Lemot!
Generated Image by Gemini

Mundur ke belakang pada peluncuran perdana tahun 2021 silam, Microsoft sebenarnya punya niat mulia saat merombak antarmuka ini.

Selama hampir dua dekade sejak era Windows XP, menu klik kanan di Windows 10 tumbuh layaknya hutan belantara. Ekstensi dari berbagai aplikasi bercampur aduk tak karuan, membuat daftar perintah menjadi sangat panjang hingga menyentuh ujung layar.

Untuk mengatasi kekacauan itu, Windows 11 memperkenalkan desain ringkas. Perintah esensial seperti Cut, Copy, Paste, Rename, dan Delete diubah menjadi deretan ikon horizontal yang merapat ke kursor. Fitur aplikasi disembunyikan di balik lapisan baru, sementara opsi lawas dibuang ke bagian Show more options.

Sayangnya, solusi ini justru memicu masalah baru. Seiring berjalannya waktu, aplikasi bawaan modern seperti Ask Copilot, Clipchamp, Notepad, Paint, hingga Photos mulai menjejalkan pintasannya ke dalam menu utama.

Penumpukan ini berdampak fatal pada performa, menyebabkan proses rendering menu menjadi sangat lambat (laggy).

Solusi Kustomisasi Bebas di Build Terbaru

Kabar baiknya, penderitaan tersebut akan segera berakhir. Solusi perbaikan performa dan visual ini telah disematkan melalui pembaruan Windows 11 Insider Preview Experimental Build 26340.9212, yang mulai digulirkan pada 17 Agustus 2026 kemarin.

Fokus utama pembaruan ini tidak lagi sekadar menyembunyikan ikon, melainkan menyerahkan kendali penuh ke tangan penggunanya. Melalui fitur bertajuk “Customize menu”, sistem kini menyediakan halaman pengaturan khusus yang bisa diakses lewat menu Settings > Personalization > Context menu.

Di halaman ini, pengguna bisa membongkar pasang isi context menu sesuai selera lewat berbagai opsi berikut:

  • Mematikan Perintah Bawaan
    • Perintah default yang jarang dipakai seperti Send to, Print, Create shortcut, Copy as path, hingga Rotate image kini bisa dinonaktifkan satu per satu agar tidak memenuhi layar.
  • Mengatur Ekstensi Aplikasi
    • Pintasan dari aplikasi pihak ketiga dapat disematkan langsung di halaman utama, dipindahkan ke dalam submenu khusus, atau disembunyikan sepenuhnya.
  • Mengubah Tata Letak Ikon
    • Bagi yang kurang menyukai deretan ikon horizontal ala Windows 11, terdapat opsi “Arrange primary actions inline”. Fitur ini akan mengembalikan susunan tombol Cut, Copy, Rename, dan Delete menjadi format daftar vertikal layaknya era Windows 10.
  • Pemisahan Elemen Khusus
    • Perintah sinkronisasi OneDrive kini dipisahkan dari kelompok ekstensi lain agar lebih terorganisasi, sementara menu Properties dipatenkan berada di posisi paling bawah.

Menariknya, opsi “Show more options” dipastikan tetap akan dipertahankan. Kebijakan ini diambil lantaran masih banyak perangkat lunak lawas, seperti program ekstraktor 7-Zip, yang arsitekturnya belum mendukung sistem ekstensi context menu modern milik Windows 11 dan masih sangat bergantung pada kerangka menu lama.

Bagian dari Misi Menyelamatkan File Explorer

Perombakan menu klik kanan ini hanyalah satu dari sekian banyak manuver Microsoft untuk memoles kualitas File Explorer secara keseluruhan.

Sebelumnya, perusahaan juga tengah bekerja keras mengatasi berbagai penyakit kronis pada pengelola berkas tersebut, mulai dari isu freeze (layar membeku), hang, masalah navigasi Address Bar, perbaikan proses penggantian nama file, hingga inkonsistensi tampilan informasi ukuran data.

Untuk saat ini, perombakan menu super cepat tersebut masih berada dalam tahap eksperimental. Fiturnya baru didistribusikan secara bertahap kepada para peserta Windows Insider Program (jalur Beta).

Berdasarkan laporan dari Windows Latest, Microsoft akan terus mengevaluasi umpan balik (feedback) dari para penguji guna menyempurnakan performanya sebelum pembaruan masif ini dikirimkan ke ratusan juta komputer Windows 11 di seluruh dunia.

Upaya Microsoft untuk mengevaluasi dan merombak ulang fitur navigasi dasar ini jelas menjadi angin segar bagi produktivitas harian di depan layar monitor.

Agar tidak ketinggalan jadwal rilis fitur sistem operasi terbaru, tips optimalisasi kinerja PC, hingga ragam berita peluncuran gadget paling mutakhir, pastikan untuk selalu memantau artikel mendalam lainnya hanya di Dafunda Tekno.

FAQ

1. Kenapa menu klik kanan di Windows 11 sering terasa lambat saat dibuka?

Keterlambatan (lag) ini disebabkan oleh sistem yang harus memuat banyak ekstensi dari aplikasi bawaan (seperti Copilot, Clipchamp, Notepad) dan aplikasi pihak ketiga secara bersamaan setelah menu dipanggil.

2. Kapan fitur kustomisasi menu klik kanan ini dirilis untuk umum?

Saat ini, fitur tersebut masih diuji coba melalui Windows 11 Insider Preview Build 26340.9212 (rilis Agustus 2026). Setelah masa uji coba dan perbaikan bug selesai, fitur ini akan digulirkan melalui pembaruan patch publik dalam beberapa bulan ke depan.

3. Apakah pengguna bisa mengembalikan bentuk menu seperti di Windows 10?

Melalui pembaruan terbaru ini, pengguna bisa mengaktifkan opsi “Arrange primary actions inline” di pengaturan untuk mengubah deretan ikon horisontal (copy, paste, cut) kembali menjadi daftar teks vertikal klasik ala Windows 10.

4. Kenapa opsi “Show more options” tidak dihilangkan saja?

Opsi tersebut masih sangat krusial dan dipertahankan karena belum semua aplikasi pihak ketiga memperbarui kerangka kode mereka. Aplikasi populer seperti 7-Zip masih mengandalkan arsitektur context menu lawas untuk menampilkan perintahnya.

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Steam

Withering Realms adalah game horor action RPG dari kreator Withering Rooms.

Baca selengkapnya